- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara

MEGAPOLITANPOS.COM - Gorontalo - Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, memanfaatkan ajang Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan Tahun 2026 untuk menyerap berbagai inovasi pertanian yang dinilai berpotensi diterapkan di daerahnya.
Saat mengunjungi kawasan Gelar Teknologi (Geltek) di GORR David-Tony, Limboto, Sabtu (20/06/2026), Felix bersama jajaran Dinas Pertanian serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Barito Utara meninjau sejumlah teknologi pertanian modern yang dipamerkan peserta dari berbagai wilayah Indonesia.
Baca Lainnya :
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
Beragam inovasi yang ditampilkan mencakup mekanisasi pertanian, sistem irigasi efisien, teknologi budidaya modern, hingga digitalisasi sektor agribisnis yang menjadi bagian dari upaya transformasi pertanian nasional.
Felix menilai perkembangan teknologi pertanian harus mampu menjawab tantangan peningkatan produksi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.
“Gelar Teknologi pada PENAS XVII ini harus menjadi wadah kemajuan pertanian Indonesia sekaligus ruang pembelajaran yang nyata bagi petani dan nelayan kita,” kata Felix.
Ia menegaskan bahwa teknologi yang diperkenalkan dalam pameran tidak boleh berhenti pada tahap demonstrasi semata, melainkan harus dapat diadopsi dan diterapkan sesuai kebutuhan daerah.
“Teknologi ini harus bisa diterapkan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, partisipasi Barito Utara dalam PENAS XVII menjadi kesempatan penting untuk memperluas wawasan sekaligus membangun jejaring kerja sama dengan berbagai pihak dalam mendukung pengembangan sektor pertanian dan perikanan.
Melalui kolaborasi yang terbangun dalam ajang nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap dapat mempercepat modernisasi sektor pertanian daerah sehingga lebih maju, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi dalam mendukung ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.
(Dd)
sumber: humasbarut





.jpg)


.jpg)
.jpg)






