Breaking News
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
Jalan Rikut Jawu, Tabak Kanilan Rusak Parah. Perharap Prioritas Perbaikan dari Provinsi

MEGAPOLITANPOS.COM (Buntok) - Ruas jalan Rikut Jawu menuju Tabak Kanilan, saat ini kondisinya sangat memprihatikan. Rusak parah. Perlu perhatian dan penanganan secepatnya dari pemerintah Provinsi dan kabupaten setempat. Berlumpur, berair, berlobang, dan susah dilewati. Kondisi itulah yang saat ini dirasakan warga masyarakat kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA) Kabupaten Barito Selatan ( Barsel) Kalimantan Tengah (Kalteng). Itulah yang dikisahkan Mustafa 54 tahun warga Tabak Kalinilan kepada Megapolitanpos, Jum'at 08/01/2022. Gama Kepala Desa Tetei Lanan Kecamatan Dusun Selatan juga tidak bisa berbuat banyak, terkait rusaknya jalan tersebut. Ia minta agar dinas terkait dapat memperhatikan dan segera memperbaiki ruas jalan tersebut. Mengingat apabila jalan ini sampai terputus, maka perekonomian masyarakat akan macet. Dikarenakan hasil masyarakat di sini rata rata dari perkebunan karet dan sawit. "Tidak menutup kemungkinan masyarakat akan jatuh miskin," terangnya, Jum'at (08/01/2022) pukul 09.00 WIB. "Adapun titik rawan yang akan membuat terputus ruas jalan itu adalah ada badan jalan yang ambrul, dalam dan berlobang dikarenakan ada gorong gorong pecah". Di tempat yang terpisah saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Jum'at, (08/01/2022) Pukul 10.30 WIB Camat Gunung Bintang Awai Yust Ellgoland, S.Sos menanggapi terkait status jalan ini. Ia juga mengatakan bahwa akses jalan yang melintasi kecamatan Gunung Bintang Awai adalah kepemilikan aset provinsi. Dan jujur lanjutnya bahwa akses jalan ini sangat penting khususnya masyarakat Gunung Bintang Awai. "Karena ada 9 Desa yang menggunakan jalan tersebut untuk menuju ke Kabupaten dan Provinsi." Dan hampir 70 persen dari Kecamatan Dusun Utara yang desanya berada di wilayah daratan juga menggunakan akses jalan tersebut. Melihat keberadaan jalan selama ini, akses jalan juga di manfaatkan oleh kabupaten tegangga seperti Barito Utara bahkan masyarakat dari Kalimantan Timur (Kaltim). Terkait dengan keluhan masyarakat tentang kondisi jalan saat ini, pihaknya juga sangat prihatin. "Kami warga masyarakat Gunung Bintang Awai begitu memasuki wilayah perbatasan antara kecamatan Gunung Bintang Awai dan Kecamatan Dusun Selatan, tepatnya di Desa Sarimbuah,Tete Lanan ada banyak titik jalan yang rusak." Ia berharap, melalui pemerintah kabupaten dan provinsi agar jalan tersebut mendapat perhatian dan skala prioritas perbaikan. (Ade /Red/MP)

















