- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
HUT RI ke 80, Bupati Asahan Hadiri Bakti Sosial IWOI

Keterangan Gambar : HUT RI ke 80, Bupati Asahan Hadiri Bakti Sosial IWOI
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Asahan tahun ini terasa lebih istimewa. Di tengah padatnya agenda kenegaraan pada tanggal 17 Agustus 2025, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., tetap meluangkan waktu hadir langsung di Kelurahan Sentang, Kecamatan Kota Kisaran Timur, untuk mengikuti kegiatan bakti sosial yang diprakarsai Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPD IWOI) Kabupaten Asahan.
Kegiatan yang digelar Minggu sore tersebut meliputi santunan kepada anak yatim, pemberian bantuan bahan pokok bagi kaum duafa, serta berbagai perlombaan rakyat yang disambut antusias oleh warga. Kehadiran Bupati bersama Kepala Dinas Kominfo Asahan, Jutawan Sinaga, S.STP., M.AP., serta jajaran pengurus DPD IWOI menambah semarak acara. Anak-anak tampak gembira mengikuti lomba, sementara para orang tua larut dalam suasana kebersamaan di momen bersejarah ini.
Ketua DPD IWOI Asahan, Muhamad Adenan Dalimunthe, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian insan pers terhadap masyarakat. Ia menyampaikan bahwa di momen kemerdekaan, IWOI ingin berbagi sekaligus merayakannya bersama anak yatim dan kaum duafa. Namun yang paling membahagiakan dan membanggakan, lanjutnya, adalah kehadiran langsung Bupati Asahan di tengah padatnya agenda kenegaraan 17 Agustus. “Kehadiran beliau sungguh luar biasa dan menjadi energi positif bagi kami serta masyarakat,” ungkap Adenan penuh rasa syukur.
Baca Lainnya :
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Alokasi Dana Desa Sumber Untuk Ketahanan Pangan Kambing Sebesar 20 Persen
- Lolos Seleksi Penjaringan Tonny Andreas Siap Majukan Prestasi KONI Kota Blitar
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Kota Bogor Apresiasi BIIFest: ICMI Berhasil Gabungkan Syiar Agama dan Penguatan Ekonomi
Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyerukan semangat persatuan dan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan. “Merdeka! Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-80 Republik Indonesia. Mari kita rawat persatuan dan kesatuan bangsa ini, sekaligus saling berbagi untuk sesama,” ucap Bupati penuh semangat. Ia juga memberikan apresiasi kepada IWOI atas konsistensi mengadakan kegiatan sosial setiap tahun, bahkan mengingatkan bahwa pada tahun sebelumnya dirinya hadir sebagai Wakil Bupati. “Alhamdulillah, hari ini saya hadir kembali sebagai Bupati. Semoga kegiatan sosial seperti ini terus berlanjut karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim dan bantuan sembako untuk kaum duafa oleh Bupati bersama pengurus DPD IWOI. Momen itu disambut haru sekaligus bahagia oleh penerima. Sebelum meninggalkan lokasi, Bupati Taufik juga sempat melantunkan sebuah lagu, yang disambut tepuk tangan riuh masyarakat dan menambah hangatnya suasana perayaan kemerdekaan.
Kegiatan yang sederhana namun penuh makna ini menjadi simbol bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara, tetapi juga diwujudkan dengan aksi nyata berbagi kebahagiaan bersama masyarakat yang membutuhkan. (DS)

















