- Pempek King Al-Bar99 Sensasi Khas Palembang Hadir di Pasar Kemis.
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
Hindari Tawuran Antar Pelajar, Arief Dorong Dindik Bikin Kegiatan untuk Isi Libur Sekolah

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang yang perdana membebaskan biaya pendidikan atau sekolah gratis di seluruh sekolah negeri dan 146 sekolah swasta baik di tingkat SD dan SMP, mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Namun, Wali Kota Tangerang, H. Arief R. Wismansyah, mengaku kebijakan yang dinilai menjadi solusi dari persoalan klasik di masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yakni zonasi masih perlu disosialisasikan lebih masif.
"Sekarang, kalau nggak masuk ke SD atau SMP Negeri ya sudah, masuk ke swasta sama saja, gratis," ungkap wali kota, saat sampaikan arahan pada Rapat Evaluasi Kewilayahan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Selasa, (20/06/2023)
Baca Lainnya :
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
Arief, mengaku, kebijakan sekolah gratis di SD dan SMP negeri maupun swasta masih perlu dilakukan evaluasi, terlebih ini menjadi hal yang baru pertama kali dilakukan oleh Pemkot Tangerang yang menggandeng pihak swasta dalam hal pendidikan.
"Karena perdana, pasti masih ada kekurangan, tapi masih bisa diperbaiki supaya ke depan bisa lebih baik," terangnya.
Selain itu, wali kota, juga menginstruksikan agar Dinas Pendidikan untuk membuat kegiatan bagi anak usia sekolah dalam mengisi masa libur sekolah, agar anak - anak dapat mengisi libur dengan kegiatan yang positif untuk hindari potensi tawuran antar pelajar.
"Taman - taman kota juga dipersiapkan, supaya bisa menjadi opsi tujuan wisata dalam kota saat libur sekolah," tutup Arief. ** (Jhn)







.jpg)


.jpg)
.jpg)




