- Syukuran dan Ruwahan Digelar di Masjid Hasan Ganie, RT 004 Tirtajaya Rayakan Prestasi Siskamling
- Menkop Apresiasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Festival Kopdes Merah Putih 2026 di Purworejo
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Bukti Pelayanan Publik yang Bersih dan Akuntabel, Kantah Kota Denpasar Raih Predikat WBBM
- Menteri Nusron Tawarkan Skema HGB di Atas HPL Pemprov DKI Jakarta untuk Amakan Aset Pemerintah dan Lindungi Masyarakat
- Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025
- Wamen Ossy Dukung GALANG RTHB sebagai Langkah Strategis Pembangunan Berkelanjutan
- Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
- Pemkab Barito Utara Atur Jam Kerja Selama Puasa, Pelayanan Tetap GASPOL
- Mudik Aman Berbagi Harapan, BUMN Fasilitasi Transportasi Gratis Lebaran 2026
Hindari Tawuran Antar Pelajar, Arief Dorong Dindik Bikin Kegiatan untuk Isi Libur Sekolah

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang yang perdana membebaskan biaya pendidikan atau sekolah gratis di seluruh sekolah negeri dan 146 sekolah swasta baik di tingkat SD dan SMP, mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Namun, Wali Kota Tangerang, H. Arief R. Wismansyah, mengaku kebijakan yang dinilai menjadi solusi dari persoalan klasik di masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yakni zonasi masih perlu disosialisasikan lebih masif.
"Sekarang, kalau nggak masuk ke SD atau SMP Negeri ya sudah, masuk ke swasta sama saja, gratis," ungkap wali kota, saat sampaikan arahan pada Rapat Evaluasi Kewilayahan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Selasa, (20/06/2023)
Baca Lainnya :
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Pembangunan Flyover Sudirman dan Batuceper Solusi Mengatasi Kemacetan
- DPRD Kota Tangerang Dukung Program Isbat Nikah Pemkot untuk Perkuat Perlindungan Keluarga
Arief, mengaku, kebijakan sekolah gratis di SD dan SMP negeri maupun swasta masih perlu dilakukan evaluasi, terlebih ini menjadi hal yang baru pertama kali dilakukan oleh Pemkot Tangerang yang menggandeng pihak swasta dalam hal pendidikan.
"Karena perdana, pasti masih ada kekurangan, tapi masih bisa diperbaiki supaya ke depan bisa lebih baik," terangnya.
Selain itu, wali kota, juga menginstruksikan agar Dinas Pendidikan untuk membuat kegiatan bagi anak usia sekolah dalam mengisi masa libur sekolah, agar anak - anak dapat mengisi libur dengan kegiatan yang positif untuk hindari potensi tawuran antar pelajar.
"Taman - taman kota juga dipersiapkan, supaya bisa menjadi opsi tujuan wisata dalam kota saat libur sekolah," tutup Arief. ** (Jhn)

















