- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
- Ormas Laskar Blitar Serukan Rakyat Tetap Mendukung Program MBG dan KDMP
- DPRD Barito Utara Dorong Peningkatan Fasilitas dan Pelayanan Jamaah Haji
- Pemkab Barito Utara Sambut Kepulangan Jamaah Haji, Harapkan Menjadi Teladan di Masyarakat
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Ketua Umum PRSI Bahas Program Workshop Robotika Bersama Anjungan Kalimantan Selatan TMII
- RISNU Masjid Nurul Hidayah Kembali Gelar Gempita Muharram 1448 H, Hadirkan Festival Islami dan Kegiatan Sosial
Hadiri Doa Bersama Peringatan Maulid Nabi, Kapolri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

Keterangan Gambar : doa bersama dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Minggu (7/9/2025).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta,- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah berbagai dinamika. Pesan itu disampaikannya saat menghadiri doa bersama dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Minggu (7/9/2025).
Acara tersebut dihadiri 6.316 undangan yang terdiri dari jajaran PJU Mabes Polri, TNI, Polda Metro Jaya, tokoh agama, tokoh masyarakat, komunitas ojek online, Kokam Muhammadiyah, Senkom, Banser NU, buruh, Laskar Merah Putih, serta Forkopimda DKI Jakarta.
Rangkaian kegiatan diisi tausiah oleh Ustadz Adi Hidayat dan KH Zulfa Mustofa yang menutup ceramah dengan doa bersama. Selain itu, Kapolri juga menyerahkan santunan secara simbolis kepada 8 anak yatim dari total 400 anak yatim penerima bantuan.
Baca Lainnya :
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Bupati Eman Puji Reksa Siaga TNI AU, Warga Majalengka Takjub
- DPRD Apresiasi Fasilitas Kontingen POPDA Banten 2026
- Aktivis di Blitar Penuhi Panggilan Polisi Usai Orasi Antikorupsi
- Perkuat Sinergi, Polsek Pinang Serap dan Edukasi Narkoba Hingga Tawuran
Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menegaskan pentingnya merawat persatuan bangsa. Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah mengalami masa penjajahan dengan strategi pecah belah, namun berhasil meraih kemerdekaan berkat persatuan rakyat.
" Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, agama, bangsa, adat istiadat. Ini adalah kekuatan yang harus terus bersatu untuk merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Kapolri.
Menurutnya, kemerdekaan yang sudah diraih harus dijaga bersama agar Indonesia benar-benar menjadi negara berdaulat dan sejahtera. Ia menekankan kunci keberhasilan pembangunan adalah menyatukan kekuatan dalam keberagaman.
Kapolri juga menyinggung tentang bonus demografi yang akan dialami Indonesia. Ia menyebut peluang ini hanya dapat dimanfaatkan jika bangsa tetap solid dan tidak mudah terpecah belah. “Kalau kita lengah, kita disusupi dan dipecah, maka kita gagal menjadi negara maju,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan bahwa Polri berkomitmen menjadi garda terdepan menjaga persatuan, kesatuan, dan kondusivitas masyarakat. Dengan situasi keamanan yang stabil, pembangunan dan pertumbuhan ekonomi bisa berjalan maksimal.
Dengan persatuan, pemerintah bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Ini cita-cita kita bersama, untuk membawa bangsa ini menjadi bangsa yang lebih baik, unggul, dan besar,” pungkas Jenderal Sigit.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)..



.jpg)







.jpg)




