- Pemprov DKI Jakarta Resmi Cabut Izin Operasional B Fashion dan The Seven terkait Peredaran Narkotika
- Peserta UKW di Barito Utara Diberi Pembekalan, Wartawan Senior Tekankan Etika dan Verifikasi Berita
- Komitmen Hijau BNI: Konservasi Satwa Dilindungi hingga Pemberdayaan Desa Penyangga
- Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Jatim-Jateng, Tonggak Baru Ekonomi Desa
- Menikmati Sunrise dari Atas Awan, Nimo Highland Jadi Primadona Libur Panjang
- Dukung Suporter Indonesia di Thailand Open 2026, BNI Andalkan QRIS wondr by BNI
- Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula
- Ditreskrimum Polda Metro Siapkan Tim Buru Begal dan Kejahatan Jalanan 24 Jam
- Wujudkan Swasembada Gula Kementan Kerjasama CV Lang Buana Tanam Bibit Unggul Tebu Aas Agribun
- BNI Perkuat Dukungan untuk PBSI, Regenerasi Atlet Bulu Tangkis Indonesia Kian Bersinar
Hadiri Doa Bersama Peringatan Maulid Nabi, Kapolri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

Keterangan Gambar : doa bersama dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Minggu (7/9/2025).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta,- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah berbagai dinamika. Pesan itu disampaikannya saat menghadiri doa bersama dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Minggu (7/9/2025).
Acara tersebut dihadiri 6.316 undangan yang terdiri dari jajaran PJU Mabes Polri, TNI, Polda Metro Jaya, tokoh agama, tokoh masyarakat, komunitas ojek online, Kokam Muhammadiyah, Senkom, Banser NU, buruh, Laskar Merah Putih, serta Forkopimda DKI Jakarta.
Rangkaian kegiatan diisi tausiah oleh Ustadz Adi Hidayat dan KH Zulfa Mustofa yang menutup ceramah dengan doa bersama. Selain itu, Kapolri juga menyerahkan santunan secara simbolis kepada 8 anak yatim dari total 400 anak yatim penerima bantuan.
Baca Lainnya :
- Tony Andreas Calon Kuat Pimpin KONI Kota Blitar Lebih Berjaya.
- JKB Audiensi dengan PSI di DPRD DKI, Bahas Pencegahan Radikalisme dan Kolaborasi Sosial
- Satnarkoba Ungkap Modus Baru! Produksi Narkotika Cair di Rumah Warga
- Kapolsek dan Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Bareskrim Polri
- Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi
Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menegaskan pentingnya merawat persatuan bangsa. Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah mengalami masa penjajahan dengan strategi pecah belah, namun berhasil meraih kemerdekaan berkat persatuan rakyat.
" Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, agama, bangsa, adat istiadat. Ini adalah kekuatan yang harus terus bersatu untuk merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Kapolri.
Menurutnya, kemerdekaan yang sudah diraih harus dijaga bersama agar Indonesia benar-benar menjadi negara berdaulat dan sejahtera. Ia menekankan kunci keberhasilan pembangunan adalah menyatukan kekuatan dalam keberagaman.
Kapolri juga menyinggung tentang bonus demografi yang akan dialami Indonesia. Ia menyebut peluang ini hanya dapat dimanfaatkan jika bangsa tetap solid dan tidak mudah terpecah belah. “Kalau kita lengah, kita disusupi dan dipecah, maka kita gagal menjadi negara maju,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan bahwa Polri berkomitmen menjadi garda terdepan menjaga persatuan, kesatuan, dan kondusivitas masyarakat. Dengan situasi keamanan yang stabil, pembangunan dan pertumbuhan ekonomi bisa berjalan maksimal.
Dengan persatuan, pemerintah bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Ini cita-cita kita bersama, untuk membawa bangsa ini menjadi bangsa yang lebih baik, unggul, dan besar,” pungkas Jenderal Sigit.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)..

.jpg)







1.jpg)






