- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA.
- Tepat di Momen HANTARU 2026, Implementasi PERINTIS 10 Hari Diperluas hingga ke 95 Kantah.
- Wilayah Aman, Adanya Babinsa Dan Konduk Patroli Malam.
- Indonesia Juara Beregu Putra Asian Games 2026, BNI: Bukti Kerja Keras dan Pembinaan
- Pendam Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Pembinaan Media Massa.
- Kodam Jaya Gelar Hit & Eat, Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga Jakarta.
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- BRI Life Raih Dua Penghargaan Silver di The Best Contact Center Indonesia 2026
- BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulawesi Selatan
Guna Menjaga Ketahan Pangan, Ketua DPRD Kota Tangerang Jadi Pembicara Pada Dinas Ketahanan Pangan

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo Jadi Pembicara Pada Dinas Ketahanan Pangan
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Gatot Wibowo menjadi pembicara pada Dinas Ketahanan Pangan (DKP) guna untuk menjaga ketahanan pangan di Kota Tangerang sebagai salah satu prioritas utama dalam postur APBD Tahun Anggaran 2024 yang bertempat di ruang rapat Dinas Ketahanan Pangan.
Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo mengatakan, ketahanan pangan menjadi bagian prioritas dalam upaya mengantisipasi resesi ekonomi dunia.
“Berbekal pengalaman sejak dulu bangsa Indonesia sudah menjadi swasembada beras, juga sektor perekonomian mengalami stagnasi yang berimbas masalah ketahanan pangan,” ujar Ketua DPRD saat di hubungi, Jum'at (08/12/2023).
Baca Lainnya :
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
Sebab, warga tetap membutuhkan pangan dalam keseharian. Oleh karena itu, perlu adanya upaya antisipasi bersama yang dipersiapkan sejak saat ini.
“Jika terjadi, kurangnya pangan sudah memiliki buffer di sektor ketahanan pangan sehingga tidak memperburuk efek resesi ekonomi di Kota Tangerang,” tuturnya.
Politisi PDI Perjuangan itu juga memaparkan, DPRD Kota Tangerang juga menyetujui alokasi Penyertaan Modal Daerah (PMD) dalam rancangan KUA-PAS APBD T.A 2023 ini, yang dapat digunakan menjadi tambahan modal peningkatan di sektor ketahanan pangan, terutama penyediaan bahan pokok yang menjadi tugas dan fungsi BUMD di wilayah Kota Tangerang.
“PT. TNG juga memiliki pengalaman penyediaan barang dan jasa juga kebutuhan pokok bagi warga saat terjadi bila rendahnya ketahanan pangan nantinya,” paparnya.
Untuk itu, Ia juga berharap program urban farming yang menjadi program kerja dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian tidak sekadar formalitas semata, tapi memunculkan nilai ekonomis yang mampu memberikan daya ketahanan pangan yang stabil di pasar.
“Alhasil, program urban farming di Kota Tangerang memberikan pengaruh signifikan dalam upaya peningkatan sektor ketahanan pangan,” ungkapnya.
Gatot juga meminta Dinas Ketahanan Pangan, PT. TNG dan Bulog berkonsolidasi dan sinergi mengantisipasi efek resesi ekonomi. Ketiga sektor pengampu ini duduk bersama menyusun konsep dan mengeksekusi sesuai tugas fungsi masing-masing.
“Alhasil, kita dapat memberikan kabar baik bagi warga Kota Tangerang walaupun secara nasional kita mendengar akan terjadi resesi ekonomi tahun 2023, kesiapan ketiga sektor pengampu di Kota Tangerang tidak menambah kekhawatiran tersebut. Dan memastikan kebutuhan harga stabil dan pasokan mencukupi,” tandasnya.(**)



.jpg)






.jpg)





