- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
- Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- Muhammad Nazaruddin Pimpin Jalan Sehat PRI, Bahas Program Pemerintah dan Agenda Partai
- Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan I, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan II Pererat Silaturahmi Dan Kepedulian.
- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Kirab Budaya dan Ruwat Bumi, Pentingnya Menjaga Kerukunan .
Gempa Magnitudo 2,0 Guncang Selatan Majalengka, Warga Majalengka Rasakan Getaran Saat Tarawih

Keterangan Gambar : dok. BMKG
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,0 mengguncang wilayah selatan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30.59 WIB.
Berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada di koordinat 7.03 Lintang Selatan dan 108.23 Bujur Timur, atau sekitar 22 kilometer selatan Kabupaten Majalengka, dengan kedalaman 18 kilometer.
BMKG menegaskan informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga data masih bisa berubah seiring kelengkapan analisis.
Baca Lainnya :
- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- DPKPP Majalengka Tegur CV Adibrata Jaya Persada soal Proyek Sumberjaya
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
Meski tergolong gempa ringan dan tidak berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan, getarannya sempat dirasakan sebagian warga. Nana, warga Majalengka, mengaku merasakan getaran saat tengah melaksanakan salat tarawih.
"Tadi terasa seperti ada getaran kecil, lantai seperti bergetar sebentar. Kejadiannya pas lagi tarawih. Beberapa jamaah juga sempat saling pandang, tapi tidak sampai panik," ujar Nana. Minggu, (22/02/2026)
Ia menambahkan, getaran hanya berlangsung singkat dan kondisi tetap aman sehingga ibadah kembali dilanjutkan seperti biasa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut. Masyarakat diimbau tetap tenang dan hanya mengakses informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah Majalengka dan sekitarnya. ** (Agit)









1.jpg)
.jpg)





