- Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol
- Wabup Barito Utara Hadiri HUT Ke-1 Kodam XXII Tambun Bungai
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi dengan BMKG, Gedung Radar Cuaca Muara Teweh Diresmikan
- Bupati Shalahuddin Buka Raker LPT-IK Kabupaten Barito Utara Tahun 2026
- PT Dua Kuda Indonesia Yakin Bangkit, Kepailitan Dinilai Hambat Operasional Bukan Prospek Bisnis
- Menko Polkam Ajak LPM Berani Ambil Langkah Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat
- M.Rifa\'i : Musancab Targetkan 14 Kursi Parlemen Pemilu 2029 PKB Kabupaten Blitar Kembali Berjaya
- Launching Kopi Bubuk Konvensional Jos Jiz Siap Jadi Pesaing Pasar Internasional
- Operasi Laut Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamine, Delapan Awak Kapal Asing Diamankan
Gempa Magnitudo 2,0 Guncang Selatan Majalengka, Warga Majalengka Rasakan Getaran Saat Tarawih

Keterangan Gambar : dok. BMKG
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,0 mengguncang wilayah selatan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30.59 WIB.
Berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada di koordinat 7.03 Lintang Selatan dan 108.23 Bujur Timur, atau sekitar 22 kilometer selatan Kabupaten Majalengka, dengan kedalaman 18 kilometer.
BMKG menegaskan informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga data masih bisa berubah seiring kelengkapan analisis.
Baca Lainnya :
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi dengan BMKG, Gedung Radar Cuaca Muara Teweh Diresmikan
- Menko Polkam Ajak LPM Berani Ambil Langkah Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
Meski tergolong gempa ringan dan tidak berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan, getarannya sempat dirasakan sebagian warga. Nana, warga Majalengka, mengaku merasakan getaran saat tengah melaksanakan salat tarawih.
"Tadi terasa seperti ada getaran kecil, lantai seperti bergetar sebentar. Kejadiannya pas lagi tarawih. Beberapa jamaah juga sempat saling pandang, tapi tidak sampai panik," ujar Nana. Minggu, (22/02/2026)
Ia menambahkan, getaran hanya berlangsung singkat dan kondisi tetap aman sehingga ibadah kembali dilanjutkan seperti biasa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut. Masyarakat diimbau tetap tenang dan hanya mengakses informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah Majalengka dan sekitarnya. ** (Agit)

















