Dukung Revitalisasi Pasar Anyar, Pedagang Pakaian Mulai Lakukan Pemindahan Barang

Keterangan Gambar : Rencana revitalisasi Pasar Anyar oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI akan segera direalisasikan.
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang -Rencana revitalisasi Pasar Anyar oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI akan segera direalisasikan dalam waktu dekat ini. Merespon hal tersebut, terlihat puluhan pedagang pakaian dan tekstil yang sebelumnya menempati Pasar Anyar sudah mulai melakukan pemindahan barang masing-masing.
Direktur Utama Perumda Pasar Kota Tangerang, Titien Mulyati menuturkan, pemindahan barang yang dilakukan para pedagang pakaian dan tekstil ini dilakukan untuk melancarkan proses relokasi yang sudah mulai direalisasikan sejak beberapa waktu kemarin. Sesuai dengan rencana yang telah disiapkan, Perumda Pasar Kota Tangerang telah menyediakan lokasi alternatif sementara waktu ini, yakni di Metropolis Town Square dan Plaza Shinta.
Baca Lainnya :
- Ketua DPRD Kabupaten Blitar Pimpin Rapat Paripurna Bahas Dua Agenda Penting, Tentang RPJMD dan Pembentukan Panitia Kusus
- Jaga Sinergitas, Danramil 12/Rajeg Rapat Koordinasi Forkopimcam
- Cabut Plang di Lahan Sengketa, RT Rahmat Akan di Laporkan Polisi
- DPRD Kabupaten Blitar Gelar Rapat Paripurna Bersama Eksekutif Agenda Penyampaian Rancangan Perda RPJMD 2025–2029
- Kemendagri Beri Penghargaan SPM Terbaik 2025 kepada Pemda
“Proses relokasi telah berjalan sejak beberapa hari kemarin. Kedepannya, relokasi akan terus dilakukan secara bertahap dengan menyediakan lokasi-lokasi baru yang lebih representatif dan membuka peluang lebih besar bagi keuntungan para pedagang,” ujar Direktur Utama Perumda Pasar Kota Tangerang, Titien Mulyati, Jumat, (1/12/23).
Ia melanjutkan, Perumda Pasar juga memfasilitasi para pedagang pakaian dan tekstil di Pasar Anyar untuk melakukan relokasi secara berkala ke lokasi yang telah disediakan. Berdasarkan data terbaru menunjukkan terdapat sekitar 188 pedagang yang akan direlokasi, meliputi pedagang pakaian, tekstil, gorden, sepatu, sandal, kosmetik, dsb.
“Tidak hanya lokasi alternatif yang telah disediakan, beberapa pedagang juga telah mulai melakukan relokasi, seperti ke Giant Poris, Pinang, Kebon Jahe, dan lokasi-lokasi lainnya,” tambahnya.
Selain itu, proses relokasi juga akan terus dilakukan secara bertahap dalam beberapa waktu mendatang. Perumda Pasar berharap relokasi dapat berjalan secara lancar, kondusif, serta memberikan keuntungan baru bagi para pedagang. *" (Adv)
