- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
- H.Parmana Setiawan dan Gun Sri Witanto Turut Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah
Dukung Program Pemerintah, Satgassus Polri Awasi Penyaluran Bansos

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Satgassus Pencegahan Korupsi Polri melakukan pengawasan terhadap penerimaan bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial di Wonosobo, Jawa Tengah.
Pengawasan dilakukan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang dan pemberian bansos yang tidak tepat sasaran.
Anggota Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Yudi Purnomo Harahap, mengatakan, hal ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk selalu mendukung program pemerintah.
Baca Lainnya :
- Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- Menkop: Kolaborasi Lintas K/L Kunci Sukses Percepatan Integrasi Program PKH Dalam Ekosistem Kopdes Merah Putih
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- Leuwimunding Majalengka Terobosan Transparansi Bansos Lewat Program Stiker Penerima Manfaat
Polri melakukan pemantauan terhadap program penyaluran bantuan sosial yang dilakukan oleh Kementerian Sosial," ujar Yudi dalam keterangannya,Minggu (23/7/2023).
Sementara itu, Ketua Tim Satgasus Pencegahan Korupsi Polri, Budi Agung Nugroho, menyampaikan, terdapat sejumlah tantangan dalam melakukan pengawasan.
Namun, menurut dia, Polri telah berkolaborasi dengan Kemensos untuk dapat mengatasi sejumlah tantangan tersebut.
"Banyak tantangannya, tetapi kami mencoba untuk berkolaborasi dengan Kemensos agar bantuan sosial yang disalurkan bisa tepat sasaran. Kemudian kami juga berupaya semaksimal mungkin untuk mengurangi terjadinya penyalahgunaan," paparnya.
Budi menjelaskan, Satgassus Pencegahan Korupsi Polri dan Kemensos telah melakukan pengecekan dan pencocokan data pada 202 desa dari 15 kecamatan di Kabupaten Wonosobo sejak 17–21 Juli 2023.
Menurut dia, pengecekan dan pencocokan data ini difokuskan kepada bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).
"Ada beberapa warga yang sangat layak mendapatkan bantuan tetapi belum terdata oleh aparat desa, itu yang akan kami usulkan. Kami juga memberikan saran kepada pemerintah daerah setempat agar memperbaiki data," jelasnya.
"Sehingga warga-warga yang layak mendapatkan bantuan harus diutamakan daripada masyarakat yang mempunyai kemampuan secara ekonomi," tutup Budi.
Reporter: Achmad Sholeh



.jpg)
.jpg)












