- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
Dua Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Membetulkan Kandang Ayam
.jpg)
Keterangan Gambar : TKP dua pemuda tewas tersengat aliran listrik, saat membetulkan baterai kandang ayam, Selasa (27/9/22).
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Dua orang tewas akibat tersengat aliran listrik, kedua korban itu adalah, Ryan Fachrub Johan Hermawan (21) warga Dusun Pupus, Desa Bacem, Kecamatan Ponggok dan Mariat Irfan Efendi (15), warga Dusun Tegalrejo, Desa Gembongan, Kecamatan Ponggok.
Kapolsek Ponggok AKP Sony Suhartanto mengatakan kedua korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di kandang ayam sekitar pukul 13.30 WIB. Salah satu korban, yaitu, Ryan merupakan pemilik kandang ayam.
Atas kejadian itu dipimpin oleh Kapolsek Ponggok AKP Sony Suhartanto bersama Tim Inafis dan Sat Reskrim Polres Blitar Kota mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dimana ditemukanya dua orang pria tersengat listrik. Peristiwa terjadi di Dusun Pupus Desa Bacem Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, Senin (26/09/2022). Kedua Korban tewas tersengat listrik saat membenahi kandang ayam di Dusun Pupus.
Baca Lainnya :
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
AKP Sony juga menjelaskan kronologi kejadian setelah melihat TKP, diduga awalnya kedua korban berniat membenahi baterai atau kandang ayam yang kondisinya anjlok.
Kedua korban menggunakan kawat untuk menaikkan kandang ayam yang anjlok. Kawat ditali pada kandang ayam lalu dikaitkan pada kayu kuda-kuda bangunan atap kandang untuk menarik kandang ayam yang anjlok.
Nahas, pada kayu kuda-kuda atap kandang ayam terdapat kabel yang teraliri listrik. Kabel pada kayu kuda-kuda mengelupas karena terkena gesekan kawat yang digunakan menarik kandang ayam. Seketika, kedua korban tersengat aliran listrik.
"Korban hanya berdua membenahi kandang ayam. Tidak ada orang lain di kandang kedua korban diketahui tergeletak di kandang ayam oleh, Dwi Nurmiasih, ibu salah satu korban bernama Ryan," tuturnya.
Dijelaskan lebih lanjut oleh Kapolsek, saat itu saksi bernama Dwi ibu korban ini sedang mencari anaknya Ryan di depan rumah, tapi tidak ada. Lalu, Dwi mencoba mencari anaknya di kandang ayam yang berada di belakang rumah.
"Ibu salah satu korban mengetahui anak dan temannya sudah tergeletak di kandang, lalu dia minta tolong ke warga dan diteruskan laporan ke Polsek," ujarnya.
AKP Sony menjelaskan, dari hasil visum tim medis Puskesmas, kedua korban mengalami luka akibat sengatan listrik dan keluarga kedua korban menerima kejadian itu sebagai musibah.
"Masing masing keluarga korban membuat surat pernyataan yang menyebutkan bahwa menerima kejadian itu sebagai musibah," pungkasnya
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Inafis Reskrim dan tim medis Puskesmas Ponggok kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dirawat di dimakamkan. (za/mp)















