- Musrenbang RKPD 2027 Resmi Dibuka, Bupati Barito Utara Tekankan Perencanaan Terarah dan Prioritas Pembangunan
- Ketua DPRD Barito Utara Musrenbang RKPD Jadi Wadah Menyelaraskan Aspirasi Masyarakat
- Taufik Nugraha Dorong Revisi RTRWK dan Peningkatan Layanan Pendidikan - Kesehatan
- Hj. Henny Rosgiaty Usulkan Lokasi Strategis Pembangunan Jembatan Lahei
- Salurkan 200 Becak Listrik Banpres Presiden ini Pesan Bupati Blitar Rijanto
- Indonesia–Rusia Perkuat Hubungan Teknologi, PRSI Hadiri Pertemuan di Kedubes Rusia
- Sorot Anggaran Lift Rp 1,8 Miliar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, CBA Minta Kejati DKI Selidiki
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- RoboSports Bangun Ekosistem Olahraga Robotik Modern
- Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
Dua Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Membetulkan Kandang Ayam
.jpg)
Keterangan Gambar : TKP dua pemuda tewas tersengat aliran listrik, saat membetulkan baterai kandang ayam, Selasa (27/9/22).
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Dua orang tewas akibat tersengat aliran listrik, kedua korban itu adalah, Ryan Fachrub Johan Hermawan (21) warga Dusun Pupus, Desa Bacem, Kecamatan Ponggok dan Mariat Irfan Efendi (15), warga Dusun Tegalrejo, Desa Gembongan, Kecamatan Ponggok.
Kapolsek Ponggok AKP Sony Suhartanto mengatakan kedua korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di kandang ayam sekitar pukul 13.30 WIB. Salah satu korban, yaitu, Ryan merupakan pemilik kandang ayam.
Atas kejadian itu dipimpin oleh Kapolsek Ponggok AKP Sony Suhartanto bersama Tim Inafis dan Sat Reskrim Polres Blitar Kota mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dimana ditemukanya dua orang pria tersengat listrik. Peristiwa terjadi di Dusun Pupus Desa Bacem Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, Senin (26/09/2022). Kedua Korban tewas tersengat listrik saat membenahi kandang ayam di Dusun Pupus.
Baca Lainnya :
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Milad ke-65 H. Ateng Sutisna, Doa dan Apresiasi Mengalir untuk Anggota DPR RI dari PKS
- AKG Jadi Sorotan Utama, Bupati dan Kadisdik Awasi Menu MBG hingga Detail
AKP Sony juga menjelaskan kronologi kejadian setelah melihat TKP, diduga awalnya kedua korban berniat membenahi baterai atau kandang ayam yang kondisinya anjlok.
Kedua korban menggunakan kawat untuk menaikkan kandang ayam yang anjlok. Kawat ditali pada kandang ayam lalu dikaitkan pada kayu kuda-kuda bangunan atap kandang untuk menarik kandang ayam yang anjlok.
Nahas, pada kayu kuda-kuda atap kandang ayam terdapat kabel yang teraliri listrik. Kabel pada kayu kuda-kuda mengelupas karena terkena gesekan kawat yang digunakan menarik kandang ayam. Seketika, kedua korban tersengat aliran listrik.
"Korban hanya berdua membenahi kandang ayam. Tidak ada orang lain di kandang kedua korban diketahui tergeletak di kandang ayam oleh, Dwi Nurmiasih, ibu salah satu korban bernama Ryan," tuturnya.
Dijelaskan lebih lanjut oleh Kapolsek, saat itu saksi bernama Dwi ibu korban ini sedang mencari anaknya Ryan di depan rumah, tapi tidak ada. Lalu, Dwi mencoba mencari anaknya di kandang ayam yang berada di belakang rumah.
"Ibu salah satu korban mengetahui anak dan temannya sudah tergeletak di kandang, lalu dia minta tolong ke warga dan diteruskan laporan ke Polsek," ujarnya.
AKP Sony menjelaskan, dari hasil visum tim medis Puskesmas, kedua korban mengalami luka akibat sengatan listrik dan keluarga kedua korban menerima kejadian itu sebagai musibah.
"Masing masing keluarga korban membuat surat pernyataan yang menyebutkan bahwa menerima kejadian itu sebagai musibah," pungkasnya
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Inafis Reskrim dan tim medis Puskesmas Ponggok kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dirawat di dimakamkan. (za/mp)

















