- Pemerintah Beri Diskon 30 Persen Tiket KAI Menjelang Libur Akhir Tahun
- DPRD Dukung Pembinaan Pencak Silat, Gun Sriwitanto, Isi Waktu Remaja dengan Kegiatan Bermanfaat
- Wamen Ekraf Dorong Mahasiswa Sulap Hasil Penelitian Jadi Bisnis Kreatif
- Kuliner hingga Fesyen, 140 UMKM Meriahkan Kemang Fest 20
- Nurhadi Gelar Sarasehan Kebangsaan Desa Sidomulyo dan Ngrejo \" Wawasan Kebangsaan dan Penjaga Konstitusi.
- TGH. Mustain Pimpin FORMULA NTB 2026–2031, Siapkan 14 Bidang Strategis untuk Pengabdian Umat
- Patrolinya Babinsa Dan Komduk Wujudkan Wilayah Aman Dan Kondusif.
- Satgas Sampah Kodim 0510/Tigaraksa Bersihkan Tumpukan Sampah di Jalan Gandaria Kresek.
- Jaga Kamtibmas, TNI Dan Komduk Patroli Malam Bersama.
- Polemik Gibran Menguat, Maman Imanulhaq Dorong Jalan Konstitusional
Dua Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Membetulkan Kandang Ayam
.jpg)
Keterangan Gambar : TKP dua pemuda tewas tersengat aliran listrik, saat membetulkan baterai kandang ayam, Selasa (27/9/22).
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Dua orang tewas akibat tersengat aliran listrik, kedua korban itu adalah, Ryan Fachrub Johan Hermawan (21) warga Dusun Pupus, Desa Bacem, Kecamatan Ponggok dan Mariat Irfan Efendi (15), warga Dusun Tegalrejo, Desa Gembongan, Kecamatan Ponggok.
Kapolsek Ponggok AKP Sony Suhartanto mengatakan kedua korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di kandang ayam sekitar pukul 13.30 WIB. Salah satu korban, yaitu, Ryan merupakan pemilik kandang ayam.
Atas kejadian itu dipimpin oleh Kapolsek Ponggok AKP Sony Suhartanto bersama Tim Inafis dan Sat Reskrim Polres Blitar Kota mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dimana ditemukanya dua orang pria tersengat listrik. Peristiwa terjadi di Dusun Pupus Desa Bacem Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, Senin (26/09/2022). Kedua Korban tewas tersengat listrik saat membenahi kandang ayam di Dusun Pupus.
Baca Lainnya :
- Polemik Gibran Menguat, Maman Imanulhaq Dorong Jalan Konstitusional
- Coretan Liar Kotori Ruang Publik, Majalengka Kirim Pesan Tegas
- 38 Ribu Pil Obat Keras Terungkap, Polisi Bongkar Jaringan Pengedar di Majalengka
- Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Dampingi Petani Panen Cabai Di Desa Semen.
- Nurhadi Anggota DPR RI : Perlancar Layanyan Kesehatan Serahkan Mobil Ambulan Untuk Pemdes Bacem.
AKP Sony juga menjelaskan kronologi kejadian setelah melihat TKP, diduga awalnya kedua korban berniat membenahi baterai atau kandang ayam yang kondisinya anjlok.
Kedua korban menggunakan kawat untuk menaikkan kandang ayam yang anjlok. Kawat ditali pada kandang ayam lalu dikaitkan pada kayu kuda-kuda bangunan atap kandang untuk menarik kandang ayam yang anjlok.
Nahas, pada kayu kuda-kuda atap kandang ayam terdapat kabel yang teraliri listrik. Kabel pada kayu kuda-kuda mengelupas karena terkena gesekan kawat yang digunakan menarik kandang ayam. Seketika, kedua korban tersengat aliran listrik.
"Korban hanya berdua membenahi kandang ayam. Tidak ada orang lain di kandang kedua korban diketahui tergeletak di kandang ayam oleh, Dwi Nurmiasih, ibu salah satu korban bernama Ryan," tuturnya.
Dijelaskan lebih lanjut oleh Kapolsek, saat itu saksi bernama Dwi ibu korban ini sedang mencari anaknya Ryan di depan rumah, tapi tidak ada. Lalu, Dwi mencoba mencari anaknya di kandang ayam yang berada di belakang rumah.
"Ibu salah satu korban mengetahui anak dan temannya sudah tergeletak di kandang, lalu dia minta tolong ke warga dan diteruskan laporan ke Polsek," ujarnya.
AKP Sony menjelaskan, dari hasil visum tim medis Puskesmas, kedua korban mengalami luka akibat sengatan listrik dan keluarga kedua korban menerima kejadian itu sebagai musibah.
"Masing masing keluarga korban membuat surat pernyataan yang menyebutkan bahwa menerima kejadian itu sebagai musibah," pungkasnya
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Inafis Reskrim dan tim medis Puskesmas Ponggok kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dirawat di dimakamkan. (za/mp)















