- Tanggapan Maxim Indonesia Mengenai Program Turbo, Komisi Aplikasi, dan Biaya Layanan
- BNI Tawarkan SBR015 lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% dan Cashback hingga Rp15 Juta
- Rocky Gerung: Koperasi Harus Jadi Pilar Utama Kekuatan Ekonomi Nasional
- Ringankan Beban Pengemudi Lansia, 120 Becak Listrik Bantuan Prabowo Hadir di Depok
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Dari GBK ke Lapangan Daerah, Gema Sasmita: Sepak Bola Indonesia Harus Dibangun dari Bawah
- Sinergi Babinsa dan Komduk, Perketat Patroli Malam.
- Pimpin HUT ke-81 TNI, Prabowo Ingatkan Prajurit Selalu Hadir untuk Rakyat
- Bank Jakarta Buka Peluang Duplikasi Program CSR Biodigester di Seluruh Wilayah
- Bupati Tangerang Tegaskan Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru Tingkatkan Pengelolaan Sekolah.
Dinas PUPR Kota Tangerang Diduga Bangun Drainase Asal Jadi

Keterangan Gambar : Dinas PUPR Kota Tangerang Bangun Drainase Asal Jadi Walikota Tangerang Diminta Sidak Pembangunan Drainase Asal Jadi
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang– Janggal, peningkatan saluran drainase lingkungan di Jalan Kampung Kelapa Indah di RW 03 Kelurahan Cikokol Kecamatan Tangerang. Pasalnya, pembangunan saluran drainase gorong-gorong senilai 0,5 Miliar milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang diduga dibangun asal jadi.
Warga Kampung Kelapa Indah, Yanuar mengatakan, bahwa Jalan Kampung Kelapa Indah termasuk rawan banjir dan sering masuk berita, seharusnya Dinas PUPR Kota Tangerang memprioritaskan dan lebih mengawasi pembangunan drainase di daerah rawan banjir.
“Kinerja Dinas PUPR perlu dievaluasi dan kapan Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah datang kesini untuk melihat langsung hasil pembangunan drainase yang asal jadi dan lubang galian dibiarkan di tempat pembuangan sampah sementara di Jalan Kampung Kelapa indah,” ungkap Yanuar kepada wartawan di lokasi pembangunan drainase, Kamis (17/11/2022).
Baca Lainnya :
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
Menurutnya, PT Alina Utama Karya sebagai pelaksana kegiatan tidak professional, karena dari awal proses pembangunan di bulan Oktober hingga sekarang banyak kejanggalan karena luput dari pengawasan Dinas PUPR Kota Tangerang.
“Pada awal pembangunan di hari pertama dan kedua nampak rapih, setelah digali langsung dipasang u-ditch dan di hari ketiga pelaksana hanya menggali saja selama seminggu tanpa memasang u-ditc sekitar 300 meter, setelah itu eskavator sudah tidak ada di lokasi dan tidak ada aktifitas dan lubang galian dibiarkan selama seminggu,” terangnya.
Seminggu kemudian, lanjut Yanuar, kegiatan pembangunan berjalan kembali hanya memasang u-ditch, itupun bergelombang tidak rapih asal jadi banyak yang renggang, karena jumlah pekerjanya sedikit sekitar 6 orang.
“Pemasangan u-ditch tidak rata dan banyak yang renggang dan setelah selesai warga turun tangan membantu pemasangan tutup u-ditch, karena selama seminggu lubang galian dibiarkan mengganggu aktifitas warga,” tuturnya.
Setelah itu tak ada kegiatan pembangunan lagi, kata Yanuar, dari awal bulan November sampai sekarang lubang yang sudah digali sebagian dibiarkan dan anehnya pembangunan drainase hanya berjalan sebulan dan sudah tak ada kegiatan lagi, padahal waktu pelaksanaa selama 120 hari kerja.
“Proyek drainase setengah miliar bangunnya asal jadi, kegiatanya cuma sebulan dengan waktu pelaksanaan 4 bulan di papan proyek, kegiatannya cuma sebulan dan hanya sekitar 250 meter yang dipasang u-ditch, sisa lubang galian dibiarkan ditambah lagi kegiatan pembangunan terhenti dua kali dan dibiarkan Dinas PUPR Kota Tangerang, kerjanya ngapain aja,” pungkasnya.
Ketika di konfirmasi melalui telepon selularnya, Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono belum juga memberikan keterangan.Jhn








.jpg)







