- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Marsiana Muhlis,PAUD Fondasi Utama Pembentukan Karakter dan Kesiapan Belajar Anak
- Ribuan Pengunjung Serbu Jakarta Fair 2026, Penyelenggara Perkuat Pengamanan Area Pameran
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
- Legalitas dan Sertifikasi Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Usaha
- Bogor Bersih dari Angkot Tua, Pemkot Siapkan Langkah Peremajaan Armada
- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- DPMPTSP-KADIN Barito Utara Satukan Langkah Tarik Investasi,Hilirisasi Jadi Prioritas
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
Pemkab Barito Utara Komitmen Dukung Cegah Karhutla, Sekda Muhlis Hadiri Apel Siaga Karhutla 2026

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menunjukkan komitmennya dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026. Hal ini ditandai dengan kehadiran Sekretaris Daerah Barito Utara, Drs. Muhlis, yang mewakili Bupati Shalahuddin dalam Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana di halaman Mapolres Barito Utara, Jumat (17/04/2026).
Kehadiran Sekda Muhlis menjadi wujud dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap upaya kesiapsiagaan yang dilakukan jajaran TNI, Polri, dan seluruh stakeholder dalam mengantisipasi potensi karhutla, terutama di tengah ancaman fenomena El Nino yang diprediksi terjadi tahun ini.
Usai mengikuti apel, Sekda turut melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan personel serta sarana dan prasarana penanggulangan karhutla.
Selain itu Sekda juga menyimak pemaparan dari pihak Polres terkait peta wilayah dan titik-titik rawan kebakaran di Kabupaten Barito Utara.
Pemerintah daerah tentunya sangat mendukung kesiapan yang telah dilakukan.
Dari peninjauan ini melihat bahwa personel dan sarana prasarana sudah cukup siap.
Langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama, mengingat karhutla tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat dan aktivitas sosial ekonomi.
Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menekan potensi kebakaran, terutama pada wilayah-wilayah yang telah dipetakan sebagai daerah rawan.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha hingga masyarakat, agar upaya pencegahan bisa berjalan maksimal,” ucap Sekda.
Apel gelar pasukan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama antara Pemerintah Daerah dan seluruh unsur terkait dalam menjaga wilayah Barito Utara tetap aman dari ancaman karhutla, khususnya menghadapi musim kemarau tahun 2026.
(Dd)

.jpg)















