- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
Diduga Aktor Intelektual Perampokan Rumdin Walikota Blitar, Samanhudi Diringkus Petugas

Keterangan Gambar : Foto Istimewa : M Samanhudi Anwar terduga otak pelaku perampokan Rumdin Walikota Blitar sedang diamankan petugas Polda Jatim
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Polda Jatim Kembangkan Kasus Perampokan Rumdin Walikota Blitar Drs. santoso sebelumnya telah berhasil menangkap 3 pelaku dari 5 orang yang menyatroni Rumah Dinas Walikota di Jalan Sudanco Supriadi, dari hasil ungkap kasus tersebut Polda Jatim berhasil dikembangkan hingga menyeret nama mantan Walikota Blitar M. Samanhudi Anwar.
Melansir dari laman mataraman.tribunnews.com/2023/01/27 Samanhudi ditangkap diduga menajadi otak perampokan Rumah Dinas Walikota Blitar Santoso. Samanhudi diduga sebagai pelaku utama.
"Kita memastikan menangkap mantan Wali Kota Blitar dalam keterlibatan kasus pencurian dengan kekerasan di rumahdi rumah dinas Wali Kota Blitar,"ujar Kapolda Jatim Irjen Tono Harmanto kepada wartawan, Jumat (27/1/23).
Baca Lainnya :
- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
Sebelumnya pelaku perampok Rumah Dinas Wali Kota Blitar Ditangkap, 2 Lainnya masih dikejar dan dinyatakan sebagai DPO. Dalam keterangan kepada sejumlah wartawan di Surabaya, Kapolda
Toni menambahkan penangkapan itu ditegaskan dengan alat bukti dan fakta hukum. Dan juga berdasarkan hasil pemeriksaan intensif dari para pelaku yang ditangkap petugas sebelumnya.
Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Hermanto mengkonfirmasi langsung penangkapan itu. Dirinya mengkonfirmasi bahwa Samanhudi diduga menjadi aktor intelektual dalam kasus perampokan tersebut.
“Kita memastikan menangkap mantan Wali Kota Blitar dalam keterlibatan kasus pencurian dengan kekerasan di rumah dinas Wali Kota Blitar,” ungkapnya, kepada awak media, Jumat (27/1/23).
Dirinya memastikan, bahwa pihaknya telah memiliki alat bukti yang kuat dalam penetapan tersangka ini. Pihak kepolisian juga menggunakan data pemeriksaan dari tiga pelaku yang ditangkap sebelumnya.
“Yang jelas ini adalah hasil pemeriksaan intensif kepada pelaku yang sudah kita tangkap sebelumnya. Dan kita pastikan mereka bertemu dan komunikasi di satu lapas, dan berikan informasi tempat penyimpanan uang dan waktu yang baik untuk melakukan aksi,” tandasnya
Diberitakan sebelumnya Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Santoso disatroni komplotan bersenjata. Para pelaku mengikat Wali Kota Blitar Santoso, isterinya, dan 3 orang penjaga, sebelum kabur membawa uang 400 juta rupiah serta sejumlah barang berharga lainnya, pada Senin (12/12/22) lalu.
Sedangkan Samanhudi sendiri baru saja keluar dari Rutan Sragen Jawa Tengah tahun 2022 lalu, setelah mendekam sejak 2018, akibat kasus korupsi suap.
Sementara itu Iptu Rochan Kasubag Humas Polres Blitar kota dihubungi media ini melalui nomor phonselnya Jum'at sore (27/01/23), Rochan mengaku mendengar kabar penangkapan M.Samanhudi Anwar mantan Walikota Blitar.
" Kami mendengar kabar itu dari sejumlah media, terkait apakah pak Samanhudi apakah memang sudah ditetapkan sebagai tersangka, kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari Polda Jatim yang menangani kasus tersebut,"pungkas Rochan. (za/mp)















