Depo Pertamina Plumpang Meledak, Kenapa Anies Yang Kena Damprat.
Anies hanya meneruskan apa yang sudah dilakukan Jokowi yaitu pembentukan struktur RT/RW

By Ahmad Romdoni 05 Mar 2023, 18:00:16 WIB DKI Jakarta
Depo Pertamina Plumpang Meledak, Kenapa Anies Yang Kena Damprat.

Keterangan Gambar : Agung Nugroho, Aktivis Jakarta


MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta-Meledaknya Depo Pertamina Plumpang pada hari Jumat, 3 Maret 2023 meninggalkan duka mendalam. Puluhan warga meninggal dunia, puluhan lainnya menderita luka bakar dan harus menjalani perawatan di RS. 

Sementara itu di lokasi kejadian, ratusan rumah hangus terbakar dan ribuan warga harus mengungsi karena rumah mereka hangus tak tersisa. 

Dalam catatan, sudah dua kali Depo Pertamina Plumpang ini meledak. Pertama pada pada hari Minggu 18 Januari 2009. Dari kejadian tersebut satu orang yang diduga petugas Pertamina meninggal dunia. Dugaan polisi saat itu akibat kelalaian manusia, human error.

Baca Lainnya :

Demikian diungkapkan oleh Agung Nugroho, Kabid Litbang Gerakan Aktivis Jakarta (GAJ) dalam siaran persnya, Minggu 4 Maret 2023 di Jakarta kepada media. 

Agung yang juga aktivis 98 ini juga mengungkapkan bahwa Depo Pertamina Plumpang ini meledak diduga karena adanya kebocoran pipa. 

"Keterangan yang saya dapat dari warga di pengungsian, bahwa awalnya sebelum meledak warga mencium bau bensin yang tajam" ungkap Agung.

Namun anehnya menurut Agung, bukan memfokuskan pada penyebab terjadi kebocoran pipa serta penanganan terhadap ribuan warga yang mengungsi dan empati pada keluarga korban kebakaran baik yang meninggal dunia maupun luka bakar. Malah ada kepentingan politik tertentu yang berupaya menggeser permasalahan dengan menuding Anies Baswedan sebagai penyebab timbulnya korban dalam peristiwa tersebut. 

"Kebijakan Anies saat menjadi gubernur DKI yang memberikan IMB pada warga Tanah Merah dianggap sebagai penyebab ini sangat lucu" tawa Agung.

Pemberian IMB oleh Anies Baswedan kepada warga Tanah Merah, Jakut itu karena warga sudah melengkapi syarat pengajuan IMB diantaranya memiliki KTP DKI dan ada pengantar RT/RW serta kelurahan. 

"IMB yang diberikan oleh Anies itu prosedural, karena warga sudah memenuhi syaratnya sehingga diberikan" ungkap Agung. 

Agung juga mengingatkan kepada publik, bahwa syarat KTP DKI dan adanya struktur RT RW itu diberikan dan dibentuk oleh Gubernur sebelum Anies yaitu Jokowi. 

"Anies hanya meneruskan apa yang sudah dilakukan Jokowi yaitu pembentukan struktur RT/RW dan juga pemberian KTP berdasarkan alamat RT/RW yang sudah dibentuk saat Jokowi jadi Gubernur DKI" jelas Agung.





  • Ditresnarkoba PMJ Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintesis di Jakbar, Penjualan Capai Rp 7 Miliar

    🕔11:09:14, 24 Jan 2026
  • Upaya Atasi Masalah Pertanahan dalam Kawasan Hutan, Menteri Nusron: Sudah Miliki MoU dengan Menteri Kehutanan

    🕔00:32:59, 23 Jan 2026
  • Untuk Kepentingan Bangsa dan Negara, Menteri Nusron Sepakati Pencabutan HGU Seluas 85 Ribu Hektare di Atas Tanah Kemenhan

    🕔00:38:46, 23 Jan 2026
  • Ikatan Wartawan Online dan Universitas Bung Karno Teken MoU untuk Kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi

    🕔07:55:07, 23 Jan 2026
  • Raker Bersama Pansus DPR RI, Menteri Nusron Targetkan Kebijakan Satu Peta Rampung Lebih Cepat

    🕔21:32:50, 22 Jan 2026