- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
Cerita dan Harapan Uji Coba MBG dari Warga SDN Periuk 2

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pembiasaan Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih terus berjalan hingga akhir November 2024. Pembiasaan kali ini berlangsung di SDN Periuk 2, Kota Tangerang, pada Kamis (21/11).
Menurut Kepala Sekolah SDN Periuk 2, Khaerudin, pihak sekolah telah mempersiapkan pelaksanaan MBG dengan matang. Mulai dari sosialisasi kepada siswa dan orang tua, hingga memverifikasi kebutuhan khusus para siswa seperti alergi makanan atau preferensi makanan tertentu.
“Kami sudah punya pengalaman, sehingga anak-anak juga sudah terbiasa. Hal ini dilakukan agar mereka tidak kaget dan bisa menyambut program ini dengan antusias,” ujar Khaerudin.
Baca Lainnya :
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
Khaerudin, juga menyoroti respon positif dari para siswa. Meski sempat ditemukan beberapa siswa yang awalnya tidak menyukai sayur atau susu, nyatanya hampir seluruh siswa menikmati makanan yang disajikan.
“Rata-rata 98% anak suka makanannya, hanya 2% yang masih butuh pembiasaan, dan itu akan kami evaluasi untuk pelaksanaan MBG berikutnya,” ungkapnya.
Kepsek, berharap, dengan asupan gizi yang baik, para siswa di Kota Tangerang diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan mampu berkontribusi untuk masa depan Indonesia.
“Kami optimis MBG ini akan memberikan dampak positif, tidak hanya pada kesehatan fisik anak-anak, tetapi juga pada pembentukan kebiasaan mereka untuk mengonsumsi makanan sehat di masa depan,” tutupnya.
Sementara itu, banyak orang tua siswa yang merasa terbantu dengan program ini. Orang tua dari siswa kelas 5, Dewi, mengungkapkan rasa syukur karena anaknya kini mendapatkan makanan yang lebih sehat dan higienis. "Selain menjaga kesehatan anak, kami juga merasa terbantu dari sisi keuangan. Mudah-mudahan program ini berlanjut," ujarnya.
Dari sisi guru, Wali Kelas 1B dan 4B, Sugiarti, juga menyampaikan kebahagiaan dan harapan agar program ini terus berlanjut.
“Anak-anak sangat senang sekali, bahkan ada yang tadinya tidak suka makan sayur, hari ini mau makan karena suasananya bersama-sama,” tutur Sugiarti. ** (Jhn)















