- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Hanya di Jakarta Fair 2026, Produk Furniture Diskon hingga 60 Persen
- Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
- Dari Pupuk Bersubsidi hingga Klinik Kesehatan, KDMP Tamanmartani Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga
- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- Hingga Juni 2026 Polda Metro Berhasil Ungkap 3.809 Kasus dan Sita 17,45 Ton Narkotika
Camat Buka Layanan Pengaduan, Oknum ASN Centeng Wisata Lendir Ketar Ketir Bikin Ngusap Dada

Keterangan Gambar : Caption Tengah : Camat Pasar Kemis H Nurhanudin
MEGAPOLITANPOS.COM Kab. Tangerang - Camat Pasar Kemis H. Nurhanudin mengaku tidak akan memberikan toleransi terhadap pengusaha yang disinyalir menyediakan minuman keras, karoke dan layanan birahi diwilayahnya.
Dalam keterangannya, mantan sekcam Rajeg tersebut mengaku pihaknya sudah melakukan tahapan sosialisasi secara langsung sehingga tidak ada alasan bagi pengelola layanan wisata birahi belum mengetahui terkait surat edaran bupati no 2 tahun 2025 dan beroperasi selama bulan ramadhan.
"Pokoknya gue ubek tiap hari kalau memang ada yang tetap bandel tidak mengindahkan himbauan ini,” tegasnya Senin (3/3/2025).
Baca Lainnya :
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Hanya di Jakarta Fair 2026, Produk Furniture Diskon hingga 60 Persen
- Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
- Dari Pupuk Bersubsidi hingga Klinik Kesehatan, KDMP Tamanmartani Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga
Hal tersebut dilakukan camat Selain untuk menciptakan kenyamanan bagi umat muslim untuk menjalankan ibadah, aksinya tersebut juga diharapkan menutup kemungkinan oknum bawahannya yang memasang badan untuk para pengelola wisata lendir.
"Tidak ada toleransi. Semuanya harus mematuhi himbauan ini. Jangan coba-coba mengelabui kami, maka kami akan tindak tegas," ungkap Nurhanudin.
Camat mengungkapkan, agar lebih surat edaran bupati no 2 Tahun 2025 terimplementasi lebih optimal pihaknya mengajak peran serta masyarakat dengan membuka layanan pengaduan melalui kanal Instagram resmi kecamatan Pasar Kemis.
"Dengan mengklik tautan https://www.instagram.com/p/DGuHdsFyCF6/?igsh=MWlxNWZ4Z2xscjNlOA== dan pastinya Setiap laporan yang masuk sudah pasti kami ditindaklanjuti, ," kata Camat.
Sebelumnya Diduga Bekingi Wisata Lendir, Camat disebut Beri Pukulan Telak Kepada Oknum. Hal itu terjadi usai dituding menjadi beking dari beberapa lokasi tempat hiburan malam dan wisata lendir, beredar foto oknum kelurahan Kutajaya berinisial S bersama muspika kecamatan pasar Kemis membagikan surat himbauan bupati Tangerang tentang larangan beroprasinya lokasi hiburan malam yang menjadi destinasi wisata lendir Jumat, (28/2/2025). https://www.instagram.com/p/DGuHdsFyCF6/?igsh=MWlxNWZ4Z2xscjNlOA==
Foto foto tersebut memperlihatkan oknum kelurahan yang diduga menjadi beking dari lokasi yang menjadi keresahan masyarakat tersebut secara langsung menyerahkan surat edaran tersebut terhadap Bude salahsatu pengelola tempat hiburan malam dibilangan Wisma Mas. ** (Red )











.jpg)





