Bupati Blitar: Keluarga Menjadi Pondasi Utama Membangunan Karakter Bangsa

By Sarinan MP 06 Jul 2022, 21:06:09 WIB Daerah
Bupati Blitar: Keluarga Menjadi Pondasi Utama Membangunan Karakter Bangsa

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Sebuah pondasi untuk menentukan bagi arah dan konsep dalam sebuah lembaga Pemerintahan untuk memberikan arah pembangunan secara global, baik mulai tingkat perencanan jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang. Pembangunan karakter Bangsa yang akhlaqul Kharimah, semua sangat ditentukan oleh faktor Human nya, agar bisa mencapai masyarakat yang Baldatun Warobun Toyibatun Qofur. Hal ini diungkapkan Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah pada acara gelar apel pasukan Bangga Kencana , Hari Keluarga Nasional Ke 29 Tahun 2022 pada Selasa (06/07/22) di aloon- aloon Kantor Kabupaten Blitar di Kanigoro. Bupati meyebut delapan kunci dasar yang berfungsi sebagai konsep ketahanan Nasional. "Konsep dasar Nasional itu meliputi fungsi Agama, fungsi Sosial budaya , fungsi cinta kasih , fungsi melindungi , dan pungsi reproduksi, yang semua itu mempunyai keterkaitan yang sangat erat hubungan satu sama lainya"Tutur Bupati wanita pertama di Kabupaten Blitar. Pada apel siaga pagi yang dihadiri oleh unsur Forkopimda, Sekertaris Daerah, para Asisten, Kepala OPD, tokoh agama, pihaknya sangat mengapresiasi acara tersebut, melalui momentum Harganas ke- 29 karena keluarga merupakan bagian penting terkecil dalam membangun karakter dan kepribadian suatu bangsa." Peranan kelurga mempunyai arti yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, keluarga juga merupakan pranata pertama dan yang utama yang mengemban fungsi strategis dalam nilai kehidupan berbangsa dan bernegara," tandasnya. Selain itu masih ujar Bupati Blitar yang akrab disebut Mak Rini itu juga berharap melalui semangat Hari Keluarga Nasional ke- 29 ini bisa menjadi momentum untuk membentuk kepribadian rakyat Kabupaten Blitar sebagai landasan membangun manusia setuhnya yang sehat jasmani, sehat rokhani dan berbudi pekerti luhur, serta moment ini menjadi ajang sosialisasi dan optimalisasi delapan fungsi keluarga, di Indonesia yakni Dengan optimalisasi delapan pungsi tersebut. "Pada masa sulit pandemi Covid-19, keluarga menjadi ujung tombak guna memutus mata rantai penyebaran Virus Disease Covid Pandemi, peran keluarga sangat mendukung percepatan pemulihan dari pandemi menuju endemi, kami tetap mengajak kepada masyarakat untuk tetap waspada, tetap mematuhi Prokes karena Covid masih ada, hal ini terbukti dengan munnculnya varian baru,"jlentrehnya. Masyarakat juga diharapkan oleh Rini Syarifah untuk lebih meningkatkan peran aktif dan tetap berkomitmen dalam mengatasi berbagai isu di masyarakat, yang diantaranya krisis pangan secara global, dan masalah isu stunting. Keluarga sebagai ujung tombak sangat dominan berperan menekan angka penurunan prevalensi stunting. "Kusus di Kabupaten Bkitar saya menekankan keterlibatan semua pihak dalam Pencegahan stunting untuk tugas kemanusiaan, ini adalah tugas dan menjadi tanggungjawab bersama, kita harus tetap kompak, bergotongroyong untuk mempecepat penurunan stunting di Kabupaten Blitar,"pungkas Mak Rini. (za/mp)




  • Mahasiswa UNY Dorong Partisipasi Donor Darah Lewat Red Heroes Project, Perkuat Dukungan pada SDGs 3 dan 4

    🕔16:17:39, 24 Nov 2025
  • Wamenkop Farida: Kopontren Dapat Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Umat

    🕔21:24:46, 14 Nov 2025
  • Polres Palopo Ungkap Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Feni Ere

    🕔21:24:00, 21 Mar 2025
  • Reuni Alumni Akpol 1991 Bhara Daksa Sambangi Rumah Kompol(Purn) Sutomo, Berikan Kado Kursi Roda

    🕔10:56:12, 23 Agu 2024
  • Latihkan Baris Berbaris, Satgas Yonif 762/VYS Tanamkan Disiplin Anak Pedalaman Papua Barat Daya

    🕔21:27:25, 15 Jul 2024