- Ratusan Mahasiswa LSPR Tampilkan Ekosistem Project-Base Learning melalui COMMFEST 2026 di SMESCO
- PB. Formula: Hukum Cenderung Tajam Ke Bawah Tapi Tumpul Ke Atas
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Demi Keselamatan dan Daya Saing, Iperindo Usulkan Transisi B50 Dilakukan Bertahap
- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
Bupati Blitar : Kehadiran Mahasiswa Unibra Malang Jadikan Program MMD Sebagai Pendongkrak Sumber Daya Alam dan Manusia

Keterangan Gambar : Bupati Blitar terima mahasiswa Universitas Brawijaya malang program mahasiswa masuk desa
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Dalam rangka pengabdian ditengah masyarakat, sejumlah mahasiswa dari Universitas Brawijaya Malang mengadakan kegiatan Mahasiswa Membangun Desa (MMD), acara tersebut disambut oleh Bupati Blitar Rini Syarifah di Pendopo Ronggo Hadi Negoro pada Senin (03/07/23). Penyambutan siang itu bupati didampingi Sekretaris Daerah Izul Marom, Staf Ahli, Asisten, dan Kepala Perangkat Daerah.
Dalam acara sambutannya Bupai Blitar Hj.Rini Syarifah mengatakan program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) diharapkan akan membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Blitar.

Baca Lainnya :
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
"Atas nama masyarakat Kabupaten Blitar saya menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Universitas Brawijaya yang telah memilih Kabupaten Blitar sebagai locus kegiatan Mahasiswa Membangun Desa. Karena program ini sangat bersinergi dengan program di Kabupaten Blitar,"ungkap Bupati
Melalui program Mahasiwa Membangun Desa (MMD) yang merupakan proses pembelajaran inovatif mahasiswa melalui berbagai kegiatan langsung di tengah-tengah masyarakat. Mahasiswa berupaya untuk menjadi bagian dari masyarakat serta secara aktif dan kreatif terlibat dalam dinamika yang terjadi di masyarakat sebagai penggerak pembangunan desa.
" Untuk itu saya minta adik-adik mahasiswa bisa mentrasfer ilmunya dan dapat mendampingi desa mulai dari perencanaan program, kajian potensi desa, menyusun prioritas pembangunan, hingga turut memberdayakan masyarakat, dan pengelolaan BUMDes,"tuturnya.
Disampaikan lebih lanjut oleh Bupati wanita pertama di Pemkab Blitar, bahwa program MMD juga bentuk persiapan generasi yang handal, profesional dan berdaya saing. Estafet pembangunan negeri ini kelak menjadi tangggungjawab sehingga MMD ini bisa diikuti dengan serius. Dan ilmu yang ditularkan kepada masyarakat menjadi berkah.
"Masih banyak pekerjaan rumah di Kabupaten Blitar, mulai bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perekonomian, dibidang kesehatan, kita masih harus kerja keras menurunkan angka stunting mencapai 8,6% pada tahun 2024 atau bahkan kita bertekad mencapai zero persen,"jlentrehnya.
Dibidang ekonomi, masih banyak potensi yang harus digali diberdayakan sebagai daya ungkit perekonomian warga. Untuk infrastruktur, berbagai upaya telah kita lakukan termasuk melakukan lobbying kepada pemerintah pusat, karena anggaran tidak mencukupi untuk membangun seluruh infrastuktur yang ada di Kabupaten Blitar ini. Dibidang pariwisata, kita juga terus berupaya memunculkan destinasi wisata yang bisa menarik interst wisatawan.

banyak desa di Kabupaten Blitar ini yang mulai memiliki destinasi wisata desa, termasuk branding produk unggulan dari masing-masing desa. Hal ini semakin berkembang seiring kecanggihan teknologi informasi. Gawai canggih sangat membantu, namun memang semua itu masih terus perlu pendampingan dan dukungan dari berbagai pihak termasuk dari kalian semua.
"Untuk itu, saya sangat mendukung adanya program MMD ini. Sehingga sekali lagi saya minta, tetap semangat berbagi ilmu. Dan doa kami, semoga kalian semua tetap sehat agar terus bisa belajar dan terus bisa berbagi ilmu kepada orang lain,"pungkasnya.(adv/za/mp)















