- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
- Dari UMKM hingga Pantai Teluk Nipah, Relawan Bakti BUMN Tinggalkan Manfaat untuk Desa Bulok
- Sinergi DPRD dan Pemkab Perkuat Arah Pembangunan melalui Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
- Polda Metro Ungkap Sindikat Peredaran Meterai Palsu, Dirjen Pajak Beri Penghargaan
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- DPRD Dukung Langkah Penguatan Penanganan Karhutla dan BBM di Barito Utara
- Wakil Ketua DPRD Barito Utara Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- DPRD Barito Utara Hadiri Seluruh Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Pimpin Rapat Karhutla dan BBM, Bupati Tekankan Bangun Koordinasi dan Kumonikasi Yang Cepat
Bupati Asahan Launching Aplikasi Sikas dan Tutup Virtual Asahan Job Fair 2022

Keterangan Gambar : Launching Sistem Informasi Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan (Sikas) dan Penutupan Virtual Asahan Job Fair 2022, Jum'at (11/11/2022).
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan – Di halaman Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan, Bupati Asahan H. Surya, B.Sc meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan (Sikas) dan menutup virtual Asahan Job Fair 2022 yang dilaksanakan sejak tanggal 3-10 November 2022, Jum'at (11/11/2022).
Virtual Asahan Job Fair 2022 ini diikuti 37 perusahaan dengan 97 jabatan, 356 pelamar serta 2.278 lamaran. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan, Dra. Meilina Siregar, M.Si saat menyampaikan laporannya di hadapan Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala BP3MI Sumatera Utara, OPD, Pimpinan Perusahaan, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten/Kota di Sumatera Utara dan tamu undangan lainnya.
Meilina juga melaporkan tujuan dari virtual Asahan Job Fair 2022 ini untuk mempertemukan perusahaan pencari tenaga kerja dengan pencari kerja sehingga terjadi transaksi lowongan pekerjaan, menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Asahan dan pemulihan ekonomi akibat krisis Covid-19, membangkitkan perekonomian di Kabupaten Asahan serta mengurangi biaya operasional para pencari kerja untuk melamar pekerjaan di berbagai perusahaan.
Baca Lainnya :
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
“Kita menyadari bahwa dunia ketenagakerjaan di hadapkan pada masalah pengangguran, kesempatan kerja, etos kerja, PHK, sumber daya yang tersertifikasi dan masalah lainnya yang tak pernah habis-habisnya dihadapi pencari kerja dan penerima kerja, sehingga Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan merasa perlu mempunyai aplikasi untuk efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Pelayanan dan informasi ketenagakerjaan sangat dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga perlu adanya layanan secara online yang dapat melayani pencari kerja dan terintegrasi melalui Sistem Informasi Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan (Sikas) sebagai konkret digitalisasi birokrasi,” ujar Meilina.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, aplikasi Sikas ini adalah aplikasi spesial yang berbeda dengan aplikasi lainnya di Kabupaten Asahan karena aplikasi ini sudah terintegrasi dengan data Kementerian RI secara otomatis dan sistematis, sehingga data kita sinkron dengan data Kementerian Untuk di Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Asahan yang pertama menggunakan aplikasi ini, dan untuk di Indonesia baru 7 Kabupaten/Kota yang menggunakan aplikasi ini.
Sementara Bupati Asahan pada pidatonya mengatakan, Job Fair ini sangat membantu masyarakat pencari kerja dan tentunya mengurangi biaya karena semua proses dilakukan melalui aplikasi.
“Kita patut bersyukur Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan telah memiliki sistem informasi berbasis online yang dipergunakan untuk menyikapi tuntutan perubahan dunia yang mengarah pada digitalisasi, sebagai salah satu bentuk pelayanan yang lebih mudah, cepat, transparan dan akuntabel dalam hal membuat lowongan kerja bagi perusahaan melamar pekerjaan bagi pencari kerja,” ucap Bupati.
Bupati juga mengatakan, aplikasi ini merupakan sistem yang memproses dan mengintegrasikan seluruh alur proses layanan pemberi dan pencari kerja dalam bentuk jaringan publik, pelaporan dan prosedur administrasi untuk mendukung kinerja dan memperoleh informasi secara tepat, cepat dan akurat dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan informasi lapangan kerja kepada yang membutuhkan.
Di kesempatan ini juga, Bupati Asahan meluncurkan aplikasi Sikas dengan melakukan scan barcode yang telah disediakan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan, diikuti oleh Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Dilanjutkan dengan meninjau ruangan yang menjadi tempat pelayanan Sikas dan melihat produk UMKM binaan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan. (DS)

















