- Tiga Penghargaan Sekaligus, Disdik Majalengka Jadi Sorotan BBPMP Jabar Award 2025
- BREAKING: Puluhan Rumah Terdampak Tanah Bergerak di Majalengka, Pemerintah Siapkan Relokasi
- Hadiri Pembukaan Manasik, Parmana Tekankan Pentingnya Bimbingan Terintegrasi
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Jelang Ramadhan 1447.H PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Berbagi Sembako
- Aksi Bersih HPSN 2026, DLH dan Komunitas Sisir Eks Bandara Lama Muara Teweh
- Jemaah Barito Utara Tergabung Kloter 7 Gelombang I, Biaya Haji Tahun Ini Turun
- Bupati Barito Utara Buka Manasik Haji Terintegrasi 1447 H, Tekankan Lima Tertib bagi Jemaah
- Syukuran dan Ruwahan Digelar di Masjid Hasan Ganie, RT 004 Tirtajaya Rayakan Prestasi Siskamling
- Menkop Apresiasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Festival Kopdes Merah Putih 2026 di Purworejo
BREAKING: Puluhan Rumah Terdampak Tanah Bergerak di Majalengka, Pemerintah Siapkan Relokasi

Keterangan Gambar : Lokasi bencana di Desa Sukadana Kecamatan Malausma
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Bencana tanah bergerak mengguncang Blok Godabaya, Desa Sukadana, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka. Situasi mencekam, sedikitnya 25 rumah dilaporkan terdampak, sementara 35 kepala keluarga terpaksa mengungsi meninggalkan tempat tinggal mereka.
Gerakan tanah yang terjadi sejak Rabu (11/2/2026) itu dipicu hujan deras berkepanjangan yang membuat tanah di kawasan perbukitan berubah labil. Retakan memanjang dan pergeseran tanah tercatat mencapai 339 meter, menempatkan wilayah tersebut dalam zona merah rawan bencana.
Ancaman tidak berhenti di situ. Sebanyak 128 jiwa lainnya kini berada dalam kondisi terancam, karena pergerakan tanah masih terus terjadi dan dikhawatirkan memicu longsor susulan.
Baca Lainnya :
- BREAKING: Puluhan Rumah Terdampak Tanah Bergerak di Majalengka, Pemerintah Siapkan Relokasi
- Kementerian ATR/BPN Pastikan Masyarakat Tetap Mendapatkan Pelayanan Pertanahan Pascabencana Hidrometeorologi
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
Bupati Majalengka Eman Suherman langsung turun ke lokasi pada Minggu (15/2/2026) memastikan pemerintah bergerak cepat menangani krisis.
"Kami berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait kemungkinan relokasi warga terdampak jika masyarakat bersedia dipindahkan ke lokasi yang lebih aman," tegas Eman.
Pemkab Majalengka bahkan mulai menyiapkan opsi lahan relokasi agar warga bisa segera keluar dari ancaman bencana tanpa kehilangan akses aktivitas sehari-hari.
Dalam status tanggap darurat, pemerintah daerah telah mendirikan tenda pengungsian dan mengoperasikan dapur umum untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi.
Kepala Bidang Linjamsos Dinsos Majalengka, Apip Supriyanto, menegaskan seluruh fasilitas kedaruratan sudah disiagakan di titik bencana.
"Pemkab Majalengka terus memantau perkembangan lapangan karena kondisi tanah masih labil dan keselamatan warga menjadi prioritas utama." tutupnya. ** (Agit)
















