- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
BREAKING: Puluhan Rumah Terdampak Tanah Bergerak di Majalengka, Pemerintah Siapkan Relokasi

Keterangan Gambar : Lokasi bencana di Desa Sukadana Kecamatan Malausma
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Bencana tanah bergerak mengguncang Blok Godabaya, Desa Sukadana, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka. Situasi mencekam, sedikitnya 25 rumah dilaporkan terdampak, sementara 35 kepala keluarga terpaksa mengungsi meninggalkan tempat tinggal mereka.
Gerakan tanah yang terjadi sejak Rabu (11/2/2026) itu dipicu hujan deras berkepanjangan yang membuat tanah di kawasan perbukitan berubah labil. Retakan memanjang dan pergeseran tanah tercatat mencapai 339 meter, menempatkan wilayah tersebut dalam zona merah rawan bencana.
Ancaman tidak berhenti di situ. Sebanyak 128 jiwa lainnya kini berada dalam kondisi terancam, karena pergerakan tanah masih terus terjadi dan dikhawatirkan memicu longsor susulan.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
- EDRR Indonesia 2026 Dorong Kolaborasi Global untuk Perkuat Ketahanan Bencana Nasional
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- EDRR Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Indonesia Bidik Jadi Pusat Teknologi Kebencanaan Dunia
Bupati Majalengka Eman Suherman langsung turun ke lokasi pada Minggu (15/2/2026) memastikan pemerintah bergerak cepat menangani krisis.
"Kami berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait kemungkinan relokasi warga terdampak jika masyarakat bersedia dipindahkan ke lokasi yang lebih aman," tegas Eman.
Pemkab Majalengka bahkan mulai menyiapkan opsi lahan relokasi agar warga bisa segera keluar dari ancaman bencana tanpa kehilangan akses aktivitas sehari-hari.
Dalam status tanggap darurat, pemerintah daerah telah mendirikan tenda pengungsian dan mengoperasikan dapur umum untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi.
Kepala Bidang Linjamsos Dinsos Majalengka, Apip Supriyanto, menegaskan seluruh fasilitas kedaruratan sudah disiagakan di titik bencana.
"Pemkab Majalengka terus memantau perkembangan lapangan karena kondisi tanah masih labil dan keselamatan warga menjadi prioritas utama." tutupnya. ** (Agit)





.jpg)











