- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
- Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Anggaran BPJS Kota Bogor Menjadi Sorotan DPRD Kota Bogor
- Soal Video AI Prof Djokosoetono, Mintarsih: Tiga Pendiri Blue Bird Hilang
- Jangkau Lokasi Sempit, Babinsa Dan Komduk Patroli Malam Gunakan Motor.
- TMMD 130 Jadi Kado Istimewa HUT Kab Tangerang Ke-394.
- Banten Investment Forum 2026 Dorong Investasi Asing dan Domestik, Pacu Ekonomi Daerah.
- BRI Life Perkuat Integrasi Layanan Kesehatan Lewat Kerja Sama KAPJ
BREAKING: Puluhan Rumah Terdampak Tanah Bergerak di Majalengka, Pemerintah Siapkan Relokasi

Keterangan Gambar : Lokasi bencana di Desa Sukadana Kecamatan Malausma
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Bencana tanah bergerak mengguncang Blok Godabaya, Desa Sukadana, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka. Situasi mencekam, sedikitnya 25 rumah dilaporkan terdampak, sementara 35 kepala keluarga terpaksa mengungsi meninggalkan tempat tinggal mereka.
Gerakan tanah yang terjadi sejak Rabu (11/2/2026) itu dipicu hujan deras berkepanjangan yang membuat tanah di kawasan perbukitan berubah labil. Retakan memanjang dan pergeseran tanah tercatat mencapai 339 meter, menempatkan wilayah tersebut dalam zona merah rawan bencana.
Ancaman tidak berhenti di situ. Sebanyak 128 jiwa lainnya kini berada dalam kondisi terancam, karena pergerakan tanah masih terus terjadi dan dikhawatirkan memicu longsor susulan.
Baca Lainnya :
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
Bupati Majalengka Eman Suherman langsung turun ke lokasi pada Minggu (15/2/2026) memastikan pemerintah bergerak cepat menangani krisis.
"Kami berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait kemungkinan relokasi warga terdampak jika masyarakat bersedia dipindahkan ke lokasi yang lebih aman," tegas Eman.
Pemkab Majalengka bahkan mulai menyiapkan opsi lahan relokasi agar warga bisa segera keluar dari ancaman bencana tanpa kehilangan akses aktivitas sehari-hari.
Dalam status tanggap darurat, pemerintah daerah telah mendirikan tenda pengungsian dan mengoperasikan dapur umum untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi.
Kepala Bidang Linjamsos Dinsos Majalengka, Apip Supriyanto, menegaskan seluruh fasilitas kedaruratan sudah disiagakan di titik bencana.
"Pemkab Majalengka terus memantau perkembangan lapangan karena kondisi tanah masih labil dan keselamatan warga menjadi prioritas utama." tutupnya. ** (Agit)







.jpg)



.jpg)




