- Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak
- Miskan : Halal Bihalal 1447 H Pemersatu Warga PSHT Hamemayu Hayuning Bawono
- Hindari Potensi Konflik, Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah dan Masyarakat Se-NTB Gotong Royong Mutakhirkan Data Pertanahan
- Hadiri Pengukuhan MUI NTB, Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian
- Ahmad Nawawi Resmi Maju Calon Ketua Umum PB Mathla, ul Anwar 2026–2031
- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Audiensi PRSI di BRIN, Awali Penguatan Kolaborasi Strategis
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Implementasi Robotika untuk Negeri di Padang, Siswa MAN 1 Tunjukkan Prestasi Gemilang
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
Jemaah Barito Utara Tergabung Kloter 7 Gelombang I, Biaya Haji Tahun Ini Turun

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barito Utara melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kabag Kesra, Yulis Ashari ST, menyampaikan sejumlah informasi penting dalam kegiatan pembukaan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 di Aula Bappeda Muara Teweh, Senin (16/02/2026).
Ia mengucapkan selamat kepada seluruh jemaah calon haji Kabupaten Barito Utara yang akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci tahun ini. Disampaikan pula bahwa biaya haji tahun 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, dari kisaran Rp94 juta menjadi sekitar Rp87 juta, disertai sejumlah kemudahan pelayanan dari pemerintah.
Beberapa kemudahan tersebut antara lain kartu nusuk yang direncanakan sudah dibagikan sejak di bandara keberangkatan, bukan lagi di Arab Saudi.
Selain itu, terdapat rencana pembangunan perkampungan haji untuk meningkatkan pelayanan, meskipun fasilitas tersebut belum dapat dinikmati pada musim haji tahun ini.
Yulis menjelaskan bahwa manasik yang dilaksanakan merupakan manasik terintegrasi, mencakup materi ibadah, kesehatan, alur perjalanan, hingga praktik rangkaian ibadah seperti tawaf, sa’i, dan wukuf secara sinergis.
Berdasarkan jadwal pemberangkatan, jemaah asal Kabupaten Barito Utara tahun ini tergabung dalam Kloter 7 Gelombang I yang akan diberangkatkan dari Embarkasi Banjarmasin menuju Madinah Al-Munawwarah.
Pemahaman terhadap alur perjalanan dari daerah asal hingga rangkaian prosesi di Madinah, Mekkah, serta Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) dinilai menjadi kunci kemandirian jemaah.
Dalam kesempatan itu, disampaikan pula tiga pesan utama kepada jemaah calon haji. Pertama, meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT dan menghindari sifat riya. Kedua, menjaga kesehatan mengingat cuaca di Arab Saudi yang ekstrem dengan mengikuti arahan tim kesehatan dan tidak memaksakan diri.
Ketiga, menjaga kebersamaan serta menunjukkan akhlak mulia sebagai duta Barito Utara dan Indonesia, serta mematuhi peraturan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi maupun pemerintah Indonesia.
Dengan pelaksanaan manasik terintegrasi ini, diharapkan seluruh jemaah calon haji Kabupaten Barito Utara dapat melaksanakan ibadah dengan mandiri, tertib, dan meraih haji yang mabrur.
(A)

















