- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
BNI Java Jazz Festival 2023 Jadi Momentum Bangkitnya Ekonomi Kreatif Indonesia

Megapolitanpos.com, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI meyakini BNI Java Jazz Festival 2023 menjadi momentum penguatan ekonomi kreatif yang berdampak positif pada berbagai sektor.
Perseroan menggunakan momentum untuk mensosialisasikan berbagai produk digital banking yang akan semakin mempermudah kebutuhan transaksi dan pembiayaan masyarakat.
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan bahwa penyelenggaraan BNI Java Jazz Festival 2023 merupakan salah satu upaya perseroan untuk mendorong bangkitnya ekonomi Indonesia, khususnya bagi para pelaku ekonomi kreatif.
Baca Lainnya :
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
Gelaran BNI Java Jazz Festival 2023 dapat memberikan multiplier effect atau efek berganda bagi berbagai sektor ekonomi kreatif seperti musisi, event organizer, periklanan, penjualan tiket, produk UMKM, dan masih banyak lainnya.
"Kami bersyukur BNI Java Jazz Festival 2023 berjalan lancar. Kami berharap gelaran ini dapat memberikan kontribusi bagi bangkitnya ekonomi kreatif serta seluruh sektor ekonomi di Indonesia," ungkapnya.
Lebih lanjut, menurut Royke, terselenggaranya BNI Java Jazz Festival 2023 juga akan mendorong konsumsi masyarakat dan berujung pada meningkatnya perekonomian nasional.
Diketahui bahwa sektor konsumsi selalu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini terlihat dari capaian pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal I 2023 yang mencapai 4,54%. Capaian tersebut berkontribusi 52,88% pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,03% di kuartal I 2023.
"BNI Java Jazz Festival 2023 tentu akan mendorong konsumsi masyarakat yang selama ini selalu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia," imbuhnya.
Dari sisi internal perusahaan, gelaran BNI Java Jazz Festival 2023 juga akan mendorong kinerja channel digital perseroan sejalan dengan tujuan gelaran tahun ini yang ingin menghadirkan pengalaman digital tak terlupakan.
BNI sebagai salah satu pionir digital banking yang terus mendukung transaksi non tunai melalui Tapcash untuk kebutuhan transportasi, F&B, belanja minimarket and other sectors.
Total kartu Tapcash hingga kuartal I 2023 telah mencapai 10,4 juta, dengan sirkulasi volume transaksi Rp474 miliar. Adapun, peningkatan transaksi digital selama periode pelaksanaan BNI Java Jazz tahun lalu terjadi dari BNI Tapcash naik 12,9%.
BNI juga mendorong penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dengan promo cashback 10% bagi pengunjung yang membeli tiket dan bertransaksi menggunakan QRIS BNI Mobile Banking di ticket box yang terletak di JIExpo Senayan, cashback untuk pembayaran parkir, promo save up to 77% untuk pemesanan taksi Blue Bird, dan masih banyak promo lainnya.
"Gelaran ini juga telah menjadi momentum kami untuk menyosialisasikan produk digital BNI baik itu Mobile Banking, TapCash, QRIS, dan lainnya," pungkasnya. (Achmad Sholeh sumiukm2@gmail.com)
















