- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Pempek King Al-Bar99 Sensasi Khas Palembang Hadir di Pasar Kemis.
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
BNI Java Jazz Festival 2023 Jadi Momentum Bangkitnya Ekonomi Kreatif Indonesia

Megapolitanpos.com, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI meyakini BNI Java Jazz Festival 2023 menjadi momentum penguatan ekonomi kreatif yang berdampak positif pada berbagai sektor.
Perseroan menggunakan momentum untuk mensosialisasikan berbagai produk digital banking yang akan semakin mempermudah kebutuhan transaksi dan pembiayaan masyarakat.
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan bahwa penyelenggaraan BNI Java Jazz Festival 2023 merupakan salah satu upaya perseroan untuk mendorong bangkitnya ekonomi Indonesia, khususnya bagi para pelaku ekonomi kreatif.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- BNI Perkuat Layanan Digital Emerald dan Private lewat wondr by BNI
Gelaran BNI Java Jazz Festival 2023 dapat memberikan multiplier effect atau efek berganda bagi berbagai sektor ekonomi kreatif seperti musisi, event organizer, periklanan, penjualan tiket, produk UMKM, dan masih banyak lainnya.
"Kami bersyukur BNI Java Jazz Festival 2023 berjalan lancar. Kami berharap gelaran ini dapat memberikan kontribusi bagi bangkitnya ekonomi kreatif serta seluruh sektor ekonomi di Indonesia," ungkapnya.
Lebih lanjut, menurut Royke, terselenggaranya BNI Java Jazz Festival 2023 juga akan mendorong konsumsi masyarakat dan berujung pada meningkatnya perekonomian nasional.
Diketahui bahwa sektor konsumsi selalu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini terlihat dari capaian pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal I 2023 yang mencapai 4,54%. Capaian tersebut berkontribusi 52,88% pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,03% di kuartal I 2023.
"BNI Java Jazz Festival 2023 tentu akan mendorong konsumsi masyarakat yang selama ini selalu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia," imbuhnya.
Dari sisi internal perusahaan, gelaran BNI Java Jazz Festival 2023 juga akan mendorong kinerja channel digital perseroan sejalan dengan tujuan gelaran tahun ini yang ingin menghadirkan pengalaman digital tak terlupakan.
BNI sebagai salah satu pionir digital banking yang terus mendukung transaksi non tunai melalui Tapcash untuk kebutuhan transportasi, F&B, belanja minimarket and other sectors.
Total kartu Tapcash hingga kuartal I 2023 telah mencapai 10,4 juta, dengan sirkulasi volume transaksi Rp474 miliar. Adapun, peningkatan transaksi digital selama periode pelaksanaan BNI Java Jazz tahun lalu terjadi dari BNI Tapcash naik 12,9%.
BNI juga mendorong penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dengan promo cashback 10% bagi pengunjung yang membeli tiket dan bertransaksi menggunakan QRIS BNI Mobile Banking di ticket box yang terletak di JIExpo Senayan, cashback untuk pembayaran parkir, promo save up to 77% untuk pemesanan taksi Blue Bird, dan masih banyak promo lainnya.
"Gelaran ini juga telah menjadi momentum kami untuk menyosialisasikan produk digital BNI baik itu Mobile Banking, TapCash, QRIS, dan lainnya," pungkasnya. (Achmad Sholeh sumiukm2@gmail.com)





.jpg)

.jpg)


.jpg)
.jpg)




