- Menkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Garda Terdepan Kedaulatan Pangan
- Bank Jakarta Boyong Dua Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
- Polri Tangkap 2 Tersangka Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools
- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Purbaya Dorong Peran Swasta, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melaju Lebih Tinggi
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Ketua DPRD Supriadi Menerima Audiensi PSHT Desak Forkopimda Bertindak Tegas
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
- Ungkap Industri Vape Etomidate di Tangerang, Ribuan Cartridge Disita Resnarkoba PMJ
Bersama Lawan Stunting, Barito Utara Laksanakan Pelatihan Terpadu

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Utara melalui Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Drs. H. Ardian, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Aksi Cegah Stunting, yang digelar di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Selasa (14/10/2025).
Dalam sambutannya H. Ardian, menyampaikan ucapan selamat datang kepada dr. Arief Budiarto, Sp.A(K) dan dr. Artawan, Sp.A., M.Biomed, yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.
“Atas nama masyarakat dan pemerintah Kabupaten Barito Utara, saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan para narasumber yang berkenan berbagi ilmu dalam kegiatan ini. Kami berharap pelatihan ini menjadi momentum penting dalam upaya pencegahan stunting di daerah,” ucapnya.
Baca Lainnya :
- Menkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Garda Terdepan Kedaulatan Pangan
- Bank Jakarta Boyong Dua Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
- Polri Tangkap 2 Tersangka Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools
- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa stunting merupakan persoalan gizi kronis yang memiliki dampak serius terhadap tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun kecerdasan. Untuk itu, diperlukan deteksi dini dan intervensi tepat melalui kerja kolaboratif lintas sektor.
Sekda juga menekankan bahwa penurunan angka stunting merupakan investasi besar dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045. SDM yang sehat, cerdas, dan berkarakter adalah kunci dalam mewujudkan transformasi ekonomi nasional yang inklusif.
“Peran tenaga kesehatan sangat penting dalam mempercepat penurunan angka stunting. Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan kompetensi dan menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Sekda menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Barito Utara yang telah memprakarsai kegiatan tersebut, serta berharap hasil pelatihan dapat diterapkan secara nyata di lapangan.
“Dengan memohon ridho Allah SWT, pelatihan aksi cegah stunting secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya.
(A)

















