- Menteri Agama Nasaruddin Umar, Umumkan 1 Ramadhan 1447 H
- Publikasi Media Anjlok Ketua SMSI Prawoto Sadewo Kecam Pejabat Pemkab Blitar
- Robotika untuk Negeri Hadir di Kepulauan Seribu, PRSI Bekali Siswa dan Guru Teknologi Masa Depan
- UGC Tembus Puluhan Juta Views, SanDisk Sukses Gaet King Aloy Secara Autentik
- Tiga Penghargaan Sekaligus, Disdik Majalengka Jadi Sorotan BBPMP Jabar Award 2025
- BREAKING: Puluhan Rumah Terdampak Tanah Bergerak di Majalengka, Pemerintah Siapkan Relokasi
- Hadiri Pembukaan Manasik, Parmana Tekankan Pentingnya Bimbingan Terintegrasi
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Jelang Ramadhan 1447.H PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Berbagi Sembako
- Aksi Bersih HPSN 2026, DLH dan Komunitas Sisir Eks Bandara Lama Muara Teweh
Berburu Takjil di Hari Keenam Ramadan di Sepanjang Jalan Menceng Raya

Keterangan Gambar : Berburu takjil merupakan momentum yang menyenangkan saat di bulan Ramadan.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Berburu takjil merupakan momentum yang menyenangkan saat di bulan Ramadan. Momen seperti ini hanya dapat disaksikan saat bulan Ramadan saja, terlebih lagi ramai masyarakat yang berburu takjil mulai dari siang hari sampai menjelang berbuka puasa.
Keseruan berburu takjil di hari keenam puasa bulan Ramadan ini dapat disaksikan di sepanjang Jalan Menceng Raya, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Kota Jakarta Barat. Mulai dari anak-anak hingga orang tua selalu menyempatkan waktunya untuk berburu takjil di sepanjang jalan ini.

Baca Lainnya :
- BREAKING: Puluhan Rumah Terdampak Tanah Bergerak di Majalengka, Pemerintah Siapkan Relokasi
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
Di sepanjang pinggir jalan, terlihat ramai para pedagang yang menawarkan menu takjil yang enak dan menggugah selera. Salah satunya seperti pedagang takjil Mama Nanda, yang sudah menjajakan dagangan takjilnya sekitar pukul 04.00 sore.
Mama Nanda sering berjualan takjil di setiap bulan Ramadan. "Iya sering jualan di sini (di pinggir Jalan Menceng Raya) dan setiap tahun. Kalau engga Ramadan saya jualan mi ayam, kalau lagi Ramadan jualan takjil di sini," tuturnya.
Menu takjil yang dijual oleh Mama Nanda ini beragam. "Ada lontong isi, gorengan, risoles, mi, kolak, bubur sumsum, dan banyak lagi," tambahnya.
Untuk harganya tidak perlu khawatir, karena takjilnya dijual dengan harga yang murah meriah, yakni dibanderol mulai dari harga Rp. 2 ribu hingga Rp. 10 ribu.
Selain itu, kebanyakan masyarakat juga memilih sop buah untuk hidangan berbuka puasa. Perpaduan macam buah yang segar, ditambah dengan sirup cocopandan yang manis, menjadikan sop buah ini terkenal menyegarkan di bulan Ramadan.

Seperti pedagang sop buah Bapak Udin ini yang sudah lama berjualan di sekitar Jalan Menceng Raya sejak tahun 2012. Harga satu porsi sop buah ini cukup terjangkau, yakni di hari biasa dibanderol dengan harga Rp. 6 ribu, apabila di bulan Ramadan harganya menjadi Rp. 12 ribu.
Bapak Udin menambahkan, jam buka dagangan sop buahnya di bulan Ramadan berbeda dari hari-hari biasanya. "Kalau bulan Ramadan buka jam 3 sore, kalau hari biasa buka jam 1 siang," jelasnya.
Bapak Udin juga mengaku, penghasilan yang didapat lebih meningkat saat di bulan Ramadan. "Alhamdulillah peningkatannya lumayan, cuma ya di hari puasa aja. Kalau hari-hari biasa cukuplah buat uang makan," imbuhnya. ** (SMKN 42 Jakarta)

















