- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
- Disdik Barito Utara Perkuat Sinergi Pendidikan Bersama Korwil dan Pengawas Sekolah
- Bupati Barito Utara Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat di Masjid Jami Muara Teweh
- PB PRSI Audiensi dengan Kemenpora RI, Siapkan Olimpiade Robotika Indonesia 2026
- M. Rifa\'i: Idhul Kurban Landasi Semangat Kebersamaan dalam Kebhinekaan
- Bagikan Daging Kurban DPD Golkar Kabupaten Blitar Wujudkan Kegotongroyongan
Berburu Takjil di Hari Keenam Ramadan di Sepanjang Jalan Menceng Raya

Keterangan Gambar : Berburu takjil merupakan momentum yang menyenangkan saat di bulan Ramadan.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Berburu takjil merupakan momentum yang menyenangkan saat di bulan Ramadan. Momen seperti ini hanya dapat disaksikan saat bulan Ramadan saja, terlebih lagi ramai masyarakat yang berburu takjil mulai dari siang hari sampai menjelang berbuka puasa.
Keseruan berburu takjil di hari keenam puasa bulan Ramadan ini dapat disaksikan di sepanjang Jalan Menceng Raya, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Kota Jakarta Barat. Mulai dari anak-anak hingga orang tua selalu menyempatkan waktunya untuk berburu takjil di sepanjang jalan ini.

Baca Lainnya :
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- RSUD Majalengka Borong Penghargaan Nasional, Direktur Terbaik
- Majalengka Jadi Pusat Zakat Nasional, BDF V Guncang Daerah
- BAZNAS Majalengka Luncurkan Kampung Zakat, Salurkan Rp 25 Juta
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
Di sepanjang pinggir jalan, terlihat ramai para pedagang yang menawarkan menu takjil yang enak dan menggugah selera. Salah satunya seperti pedagang takjil Mama Nanda, yang sudah menjajakan dagangan takjilnya sekitar pukul 04.00 sore.
Mama Nanda sering berjualan takjil di setiap bulan Ramadan. "Iya sering jualan di sini (di pinggir Jalan Menceng Raya) dan setiap tahun. Kalau engga Ramadan saya jualan mi ayam, kalau lagi Ramadan jualan takjil di sini," tuturnya.
Menu takjil yang dijual oleh Mama Nanda ini beragam. "Ada lontong isi, gorengan, risoles, mi, kolak, bubur sumsum, dan banyak lagi," tambahnya.
Untuk harganya tidak perlu khawatir, karena takjilnya dijual dengan harga yang murah meriah, yakni dibanderol mulai dari harga Rp. 2 ribu hingga Rp. 10 ribu.
Selain itu, kebanyakan masyarakat juga memilih sop buah untuk hidangan berbuka puasa. Perpaduan macam buah yang segar, ditambah dengan sirup cocopandan yang manis, menjadikan sop buah ini terkenal menyegarkan di bulan Ramadan.

Seperti pedagang sop buah Bapak Udin ini yang sudah lama berjualan di sekitar Jalan Menceng Raya sejak tahun 2012. Harga satu porsi sop buah ini cukup terjangkau, yakni di hari biasa dibanderol dengan harga Rp. 6 ribu, apabila di bulan Ramadan harganya menjadi Rp. 12 ribu.
Bapak Udin menambahkan, jam buka dagangan sop buahnya di bulan Ramadan berbeda dari hari-hari biasanya. "Kalau bulan Ramadan buka jam 3 sore, kalau hari biasa buka jam 1 siang," jelasnya.
Bapak Udin juga mengaku, penghasilan yang didapat lebih meningkat saat di bulan Ramadan. "Alhamdulillah peningkatannya lumayan, cuma ya di hari puasa aja. Kalau hari-hari biasa cukuplah buat uang makan," imbuhnya. ** (SMKN 42 Jakarta)

















