- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
Bapenda Ajak Peserta Studi Budaya Pemda Jawa-Bali Berkunjung ke Ketapang Urban Aquaculture

MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang mengajak para peserta studi budaya perwakilan Pemerintah Daerah (Pemda) Jawa-Bali berkunjung ke kawasan ekowisata Ketapang Urban Aquaculture.
Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi menyampaikan, kunjungan studi budaya ini untuk memperluas wawasan dan pemahaman terkait pengelolaan ekowisata dan pemberdayaan wilayah pesisir di Kabupaten Tangerang. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Forum Group Discussion (FGD) terkait Opsen PKB, Opsen BBNKB, dan Optimalisasi Pajak Daerah yang dilaksanakan pada 12-14 November 2024.

Baca Lainnya :
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
"Pada kesempatan ini, para peserta mendapat pemaparan mendalam mengenai budidaya mangrove dan pemberdayaan wilayah pesisir," ucapnya.
Pada kegiatan tersebut, terdapat aksi penanaman bibit mangrove sebagai upaya konservasi lingkungan dan pelepasan hewan mimi sebagai simbol pelestarian ekosistem laut.
Dengan adanya rangkaian FGD serta kunjungan budaya ini, pemerintah daerah diharapkan mengimplementasikan strategi yang efektif untuk pengelolaan pajak daerah secara optimal dan berkelanjutan, sambil tetap berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

"Kami berharap melalui kegiatan ini, perwakilan pemerintah daerah se-Jawa-Bali dapat saling bertukar pengetahuan dan pengalaman, yang nantinya akan berguna dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak daerah, termasuk Opsen PKB dan Opsen BBNKB," katanya. ** (Nan)

















