- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital.
- Patroli Bersama Pwrsonil Kodim dan Komduk Jaga Stabilitas Kamtibmas.
- Gelaran Soekarno Run 2026 Wariskan Semangat Juang Putra Sang Fajar.
- Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
- MHX Jakarta 2026 Hadirkan 21 Rumah Sakit Malaysia, Tawarkan Konsultasi Kesehatan Gratis
Bapanas: Swasembada Pangan Martabat Bangsa, Mutlak untuk Segera Diwujudkan

Keterangan Gambar : Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-- Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi menegaskan bahwa swasembada pangan mutlak untuk dilakukan dan segera diwujudkan. Baginya, ketersediaan pangan nasional tidak boleh lagi bergantung pada kebijakan impor, namun harus dipenuhi dari produksi dalam negeri.
“Swasembada pangan itu mutlak harus ada. Bapak Presiden menyampaikan swasembada pangan di tingkat provinsi kecamatan sampai tingkat desa-desa harus terwujud. Bahkan dulu itu setiap rumah punya lumbung pangan seperti yang ada Sumatera Barat dan di NTB masih punya lumbung,” ujar Arief, pada Kamis (12/12/2024).
Menurut Arief, selain berdampak pada petani di dalam negeri, kebijakan impor juga akan dipengaruhi oleh situasi dan kondisi global seperti perang dan krisis multidimensi geopolitik dunia. Dengan demikian, semua barang impor akan berpengaruh pada kondisi dalam negeri.
Baca Lainnya :
- Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
- Harga Pangan Terkendali Pasca-Lebaran, Pemerintah Pastikan Stok Bapok Aman
- Kementerian Pertanian Pastikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera Barat Segera Tersalurkan
- Kemenkop Pastikan Koperasi Sektor Produksi Siap Penuhi Kebutuhan Bahan Baku SPPG
“Sehingga perintah Bapak Presiden Prabowo jelas sekali bahwa kita harus swasembada pangan. Kita harus penuhi kebutuhan pangan masyarakat dan kita mesti jaga stabilitas harga di tingkat petani maupun kebutuhan konsumen,” katanya.
Arief mengatakan sektor pangan adalah sektor yang paling strategis dalam memperkuat berbagai lini. Karena itu produksi dan stabilisasi perlu mendapat perhatian bersama agar ke depan pangan Indonesia jauh lebih kuat.
“Bapak Presiden bilang fokus kita saat ini adalah produksi, produksi dan produksi. Jadi swasembada pangan adalah solusi pasti yang harus kita jaga bersama, dan karena itu diperlukan sinergi dan kolaborasi semua pihak terkait,” jelasnya.
Sebelumnya pemerintah memastikan ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan pokok strategis menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 bagi masyarakat aman dan cukup dengan harga yang baik dan wajar.
"Jelang Nataru nanti, stok pangan pokok strategis kita pastikan mencukupi. Terkait harga, pemerintah tentunya selalu menjaga tingkat harga agar tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi. Kita tidak ingin petani menderita kalau harga terlalu rendah. Di sisi lain, masyarakat juga perlu bisa memperoleh harga pangan yang wajar," ujar Arief.( Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)






.jpg)






