- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Kapolres Majalengka Ajak Bobotoh Junjung Sportivitas Saat Nobar Persib vs Persebaya
- Munjirin Panen Padi Ciherang di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
Bank Jakarta Dukung Abang None 2025, Dorong Generasi Muda Jadi Duta Budaya dan Keuangan

Keterangan Gambar : Bank Jakarta kembali hadir memberikan dukungan pada ajang bergengsi Puncak Abang None Jakarta 2025.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-– Sebagai wujud nyata dalam mendukung pengembangan bakat, kreativitas, sekaligus pelestarian budaya Betawi, Bank Jakarta kembali hadir memberikan dukungan pada ajang bergengsi Puncak Abang None Jakarta 2025. Dukungan diberikan dalam bentuk tabungan bagi para pemenang dan finalis, sekaligus menjadi bagian dari strategi Bank Jakarta memperkenalkan wajah barunya kepada masyarakat.
Acara yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki (26/9/2025) ini dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur Rano Karno, jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta, serta jajaran Direksi dan Komisaris Bank Jakarta.
Gubernur Pramono Anung menyebut Abang None Jakarta sebagai warisan budaya yang tidak boleh hilang.
Baca Lainnya :
- Ketum Asbanda Tekankan KUB Bukan Cuma Modal, tapi Sinergi IT dan SDM
- JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026
- Selamatkan Kekayaan Negara, TNI AL Sita 1,9 Ton Pasir Timah Siap Selundup ke Malaysia
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- Lewat Grup WhatsApp, Diduga Koordinir Siswa Baru Beli Seragam di Toko Tertentu
“Pemilihan Abang None Jakarta merupakan simbol optimisme generasi muda yang menjaga tradisi Betawi, menggambarkan pesona Jakarta, sekaligus meneguhkan sebagai Kota Global yang berbudaya,” ujar Pramono.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bentuk komitmen untuk selalu relevan dengan generasi muda.
“Generasi muda Jakarta adalah agen perubahan. Abang None hadir bukan hanya sebagai ikon pariwisata, tetapi juga representasi anak muda yang mampu menggabungkan tradisi dan modernitas,” katanya.
Agus juga menyoroti pentingnya peran Abang None dalam membawa pesan literasi dan inklusi keuangan. Bank Jakarta membuka peluang bagi Abang None terpilih untuk berkolaborasi, menjadi duta keuangan, sekaligus mendukung visi Jakarta sebagai kota global.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa momentum ini menjadi ajang memperkenalkan wajah baru Bank Jakarta sebagai bank modern, inklusif, dan dekat dengan generasi muda.
“Abang None bagi kami bukan hanya ikon pariwisata, melainkan mitra strategis dalam menyampaikan citra baru Bank Jakarta,” ungkapnya.
Sebagai informasi, Abang None Jakarta telah digelar sejak 1968 dan menjadi wadah pencarian duta budaya serta pariwisata Ibu Kota. Tahun ini, para finalis tidak hanya tampil sebagai ikon pariwisata, tetapi juga didorong menjadi agen perubahan di bidang ekonomi kreatif dan literasi keuangan.
Bank Jakarta sendiri terus konsisten mendukung sektor pariwisata dan budaya Jakarta. Sebelumnya, Bank Jakarta menghadirkan layanan pembayaran non-tunai JakCard, yang memudahkan akses transportasi terintegrasi (Transjakarta, MRT, LRT) dan destinasi wisata unggulan Ibu Kota seperti Ragunan, Monas, Ancol, hingga museum-museum Jakarta.
Melalui dukungan di Abang None 2025, Bank Jakarta berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan generasi muda, menjaga warisan budaya Betawi, serta membangun Jakarta sebagai kota maju, modern, berdaya saing global, dan tetap berbudaya.(Achmad)


.jpg)








1.jpg)





