- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
Baihaki : Larangan Bukber Antar Pejabat Sebagai Sesuatu Yang Wajar

Keterangan Gambar : Baihaki Anggota DPRD Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Anggota DPRD Kota Tangerang Baihaki menyebut larangan berbuka puasa bersama antar pejabat yang dikeluarkan oleh Presiden Jokowi sebagai sesuatu yang wajar. Terlebih apabila kegiatan tersebut sampai menggunakan fasilitas negara sehingga menjadi sebuah pemborosan. Maka larangan itu menjadi sesuatu yang dapat diterima.
"Sah-sah saja sebetulnya aturannya seperti itu, apalagi di masa sekarang kondisi ekonomi masyarakat juga sedang tidak dalam keadaan baik-baik saja. Jangan sampai terjadi suatu pemborosan,"ujarnya saat dihubungi, Jumat (31/03/2023).
Namun demikian, wakil rakyat dari Fraksi Demokrat ini tidak setuju apabila yang dilarang adalah buka puasa bersama yang digelar antara pejabat dengan rakyat, terlebih untuk masyarakat yang kondisinya sangat membutuhkan.
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Taklimat Presiden Prabowo kepada 800 Pati TNI-Polri: Perkuat Soliditas Hadapi Tantangan
Sebab hal itu menjadi kesempatan baik untuk berbagi kepada masyarakat. Tapi begitu dia memberi catatan agar hal itu lagi-lagi tidak membebani keuangan pemerintah.
"Harus bersumber dari kocek pribadi. Jadi benar-benar diniatin untuk membantu masyarakat, jangan malah jadi pemborosan tadi," ulangnya.
Dia juga mengatakan, selaku wakil rakyat dirinya mempunyai kepentingan untuk bisa memberi perhatian dan membantu masyarakat. "Apalagi seperti kita anggota DPRD, kita punya konstituen. Ini adalah kesempatan yang baik untuk kita bisa berbagi," katanya.
Pria yang juga Ketua Fraksi Demokrat ini mengaku bahwa pihaknya baik bersama partai maupun atas nama pribadi telah menggelar buka puasa bersama dengan masyarakat. "Kalau saya pribadi khususnya, sudah menggelar bukber dengan masyarakat di mana saya tinggal," ucapnya.
Diketahui, sebelumnya Presiden Jokowi mengeluarkan larangan berbuka puasa bersama di lingkup pejabat pemerintah maupun ASN. Larangan itu memang tidak lepas dari maraknya sorotan masyarakat atas gaya hidup sejumlah pejabat yang dinilai tidak sensitif atas kondisi masyarakat yang masih mengalami kesulitan belakangan. Terlebih sifat hedon itu kemudian diunggah di media sosial yang membuat masyarakat mengelus dada.Jhn









.jpg)
.jpg)





