- Presiden Anugrahkan Bintang Jasa hingga Satyalancana Wira Karya kepada Penggerak MBG dan Rantai Pasok SPPG Polri
- MI Al-Furqon Menggelar Kegiatan Tarhib Ramadhan Tahun 1447 H
- HPN 2026 dan HUT PWI ke 80 : Adityawarman Adil Apresiasi Peluncuran Ambulans PWI Kota Bogor
- Tarhib RamadhanTPA Arrahman Kalibata, Pawai Bareng Orangtua Santri
- Telkomsat Tegaskan Peran Strategis di Kepengurusan Baru ASSI 2026–2029
- Punya Riwayat GERD atau Maag? Ini Checklist Sebelum Minum Apa Pun
- Musrenbang Teweh Baru Digelar, Hj Nety Herawati Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Musrenbang Teweh Baru, DPRD Siap Kawal Prioritas Pembangunan 2027
- Ketua DPRD Barito Utara Tekankan Sinkronisasi Program dalam Musrenbang Gunung Timang
Baihaki : Larangan Bukber Antar Pejabat Sebagai Sesuatu Yang Wajar

Keterangan Gambar : Baihaki Anggota DPRD Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Anggota DPRD Kota Tangerang Baihaki menyebut larangan berbuka puasa bersama antar pejabat yang dikeluarkan oleh Presiden Jokowi sebagai sesuatu yang wajar. Terlebih apabila kegiatan tersebut sampai menggunakan fasilitas negara sehingga menjadi sebuah pemborosan. Maka larangan itu menjadi sesuatu yang dapat diterima.
"Sah-sah saja sebetulnya aturannya seperti itu, apalagi di masa sekarang kondisi ekonomi masyarakat juga sedang tidak dalam keadaan baik-baik saja. Jangan sampai terjadi suatu pemborosan,"ujarnya saat dihubungi, Jumat (31/03/2023).
Namun demikian, wakil rakyat dari Fraksi Demokrat ini tidak setuju apabila yang dilarang adalah buka puasa bersama yang digelar antara pejabat dengan rakyat, terlebih untuk masyarakat yang kondisinya sangat membutuhkan.
Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Ramadhan 1447 H, Zakat Fitrah Majalengka Rp. 40 Ribu
- Pembangunan Flyover Sudirman dan Batuceper Solusi Mengatasi Kemacetan
- DPRD Kota Tangerang Dukung Program Isbat Nikah Pemkot untuk Perkuat Perlindungan Keluarga
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
Sebab hal itu menjadi kesempatan baik untuk berbagi kepada masyarakat. Tapi begitu dia memberi catatan agar hal itu lagi-lagi tidak membebani keuangan pemerintah.
"Harus bersumber dari kocek pribadi. Jadi benar-benar diniatin untuk membantu masyarakat, jangan malah jadi pemborosan tadi," ulangnya.
Dia juga mengatakan, selaku wakil rakyat dirinya mempunyai kepentingan untuk bisa memberi perhatian dan membantu masyarakat. "Apalagi seperti kita anggota DPRD, kita punya konstituen. Ini adalah kesempatan yang baik untuk kita bisa berbagi," katanya.
Pria yang juga Ketua Fraksi Demokrat ini mengaku bahwa pihaknya baik bersama partai maupun atas nama pribadi telah menggelar buka puasa bersama dengan masyarakat. "Kalau saya pribadi khususnya, sudah menggelar bukber dengan masyarakat di mana saya tinggal," ucapnya.
Diketahui, sebelumnya Presiden Jokowi mengeluarkan larangan berbuka puasa bersama di lingkup pejabat pemerintah maupun ASN. Larangan itu memang tidak lepas dari maraknya sorotan masyarakat atas gaya hidup sejumlah pejabat yang dinilai tidak sensitif atas kondisi masyarakat yang masih mengalami kesulitan belakangan. Terlebih sifat hedon itu kemudian diunggah di media sosial yang membuat masyarakat mengelus dada.Jhn

















