- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
Baihaki : Larangan Bukber Antar Pejabat Sebagai Sesuatu Yang Wajar

Keterangan Gambar : Baihaki Anggota DPRD Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Anggota DPRD Kota Tangerang Baihaki menyebut larangan berbuka puasa bersama antar pejabat yang dikeluarkan oleh Presiden Jokowi sebagai sesuatu yang wajar. Terlebih apabila kegiatan tersebut sampai menggunakan fasilitas negara sehingga menjadi sebuah pemborosan. Maka larangan itu menjadi sesuatu yang dapat diterima.
"Sah-sah saja sebetulnya aturannya seperti itu, apalagi di masa sekarang kondisi ekonomi masyarakat juga sedang tidak dalam keadaan baik-baik saja. Jangan sampai terjadi suatu pemborosan,"ujarnya saat dihubungi, Jumat (31/03/2023).
Namun demikian, wakil rakyat dari Fraksi Demokrat ini tidak setuju apabila yang dilarang adalah buka puasa bersama yang digelar antara pejabat dengan rakyat, terlebih untuk masyarakat yang kondisinya sangat membutuhkan.
Baca Lainnya :
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
Sebab hal itu menjadi kesempatan baik untuk berbagi kepada masyarakat. Tapi begitu dia memberi catatan agar hal itu lagi-lagi tidak membebani keuangan pemerintah.
"Harus bersumber dari kocek pribadi. Jadi benar-benar diniatin untuk membantu masyarakat, jangan malah jadi pemborosan tadi," ulangnya.
Dia juga mengatakan, selaku wakil rakyat dirinya mempunyai kepentingan untuk bisa memberi perhatian dan membantu masyarakat. "Apalagi seperti kita anggota DPRD, kita punya konstituen. Ini adalah kesempatan yang baik untuk kita bisa berbagi," katanya.
Pria yang juga Ketua Fraksi Demokrat ini mengaku bahwa pihaknya baik bersama partai maupun atas nama pribadi telah menggelar buka puasa bersama dengan masyarakat. "Kalau saya pribadi khususnya, sudah menggelar bukber dengan masyarakat di mana saya tinggal," ucapnya.
Diketahui, sebelumnya Presiden Jokowi mengeluarkan larangan berbuka puasa bersama di lingkup pejabat pemerintah maupun ASN. Larangan itu memang tidak lepas dari maraknya sorotan masyarakat atas gaya hidup sejumlah pejabat yang dinilai tidak sensitif atas kondisi masyarakat yang masih mengalami kesulitan belakangan. Terlebih sifat hedon itu kemudian diunggah di media sosial yang membuat masyarakat mengelus dada.Jhn














