- Satpol PP Jaktim Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Sejumlah Ruas Jalan Utama
- 466.535 Lembar Uang Rupiah Palsu Dimusnahkan
- Chandra Terpilih Secara Aklamasi, Lurah Cipondoh Makmur Segera Membuat SK Ketua RW 11
- SIAL Interfood 2026 Kembali Digelar di JIExpo Kemayoran, Perkuat Posisi Indonesia di Industri Pangan Global
- Komisi III DPRD Bongkar Krisis Sampah Majalengka, DLH Disorot
- Kebun Binatang Bandung Segera Punya Pengelola Baru, Pemkot Targetkan Hasil 29 Mei
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
- Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Hadirkan Rasa Aman di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Babinsa Koramil Batuceper Monitoring Pembelian Padi Petani Oleh Bulog

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangsel - Upaya menguatkan ekonomi masyarakat, Babinsa Koramil 02/Btc, Kodim 0506/Tgr memonitoring langsung kegiatan pembelian padi dari kelompok tani Sumber Makmur oleh Bulog Tangerang, Rabu (12/03/2025).
Kegiatan pembelian padi tersebut langsung di lakukan di tempat lahan pertanian padi di lingkungan RW 03 Blok Ambon Kelurahan Poris Gaga Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

Baca Lainnya :
- Satpol PP Jaktim Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Sejumlah Ruas Jalan Utama
- 466.535 Lembar Uang Rupiah Palsu Dimusnahkan
- Chandra Terpilih Secara Aklamasi, Lurah Cipondoh Makmur Segera Membuat SK Ketua RW 11
- SIAL Interfood 2026 Kembali Digelar di JIExpo Kemayoran, Perkuat Posisi Indonesia di Industri Pangan Global
- Komisi III DPRD Bongkar Krisis Sampah Majalengka, DLH Disorot
Babinsa Koramil 02/Batuceper menjelaskan, dalam pembelian padi dari petani oleh Bulog sebanyak 5.279 Kg dengan rincian Omo 634 Kg. Amsori 3.278 Kg. Majid 1.108 Kg dan Sarip 259 Kg.

Dengan adanya pembelian padi langsung oleh Bulog tersebut dapat menstabilkan harga jual gabah pasca panen sesuai apa yang di tentukan oleh pemerintah yaitu, Rp. 6.500 per Kg," katanya.
Sementara, Majid Kelompok tani Sumber Makmur merasa senang dengan adanya pembelian hasil panen oleh bulog.
"Harga menjadi stabil dan tentunya petani tidak merugi," pungkasnya. ** (Nan)

















