- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
- Semangat Cinta Daerah Anggota DPR RI Nurhadi Tamu Kehormatan HUT RI ke 81 di Kampung
- Komisi II DPRD Minta Kemarau Agar Bupti Blitar Fokus Pola Pertanian Gogorancah
- Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
Apresiasi Berakhirnya Swastanisasi Air, PSI Minta PAM JAYA Maksimalkan Pelayanan Air Bersih

Keterangan Gambar : Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Eneng Maliyanasari
MEGAPOLITANPOS.COM DKI Jakarta,- Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Eneng Maliyanasari mengapresiasi PAM Jaya yang telah resmi mengelola air bersih dan air minum di Jakarta setelah 25 tahun swastanisasi air.
Eneng yang akrab disapa Milli berharap PAM Jaya memberikan pelayanan air bersih lebih baik.
"Pengelolaan air bersih di Jakarta sudah 100% dikelola oleh Pemrov DKI Jakarta dibawah kendali BUMD yaitu PAM Jaya. Maka, harus dimaksimalkan untuk perluasan cakupan pelayanan, penyediaan dan percepatan pelayanan air bersih ini, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan kampung-kampung prioritas di Jakarta," ucapnya.
Baca Lainnya :
- Semangat Cinta Daerah Anggota DPR RI Nurhadi Tamu Kehormatan HUT RI ke 81 di Kampung
- Komisi II DPRD Minta Kemarau Agar Bupti Blitar Fokus Pola Pertanian Gogorancah
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta ini juga meminta PAM Jaya maksimalkan jaringan/instalasi perpipaan yang ada dan merevolusi pipa lama dengan pipa baru.
"Salah satu tantangan pelayanan air bersih adalah menekan kebocoran [NRW] air bersih oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal ini menjadi tantangan bagi PAM Jaya bagaimana upayanya untuk menekan kebocoran, selain itu PAM Jaya juga harus memastikan layanan fasilitas Air bersih di wilayah pesisir Jakarta dapat segera dipenuhi bagi warga," jelasnya.
Milli juga meminta agar kegiatan operasional seperti pembangunan SPAM dan Jaringan dijalankan secara optimal sehingga pelayanan kepada masyarakat tak terganggu.
“Saya berharap, PAM JAYA dapat segera merealisasikan pembangunan SPAM Pesanggarahan dan Ciliwung yang direncanakan sejak 2019, dan pengembangan jaringan SPAM Jatiluhur yang terus menerus ditunda.”
PAM JAYA harus berupaya memberikan pelayanan yang lebih baik lagi. Apalagi, kata dia, pihaknya menargetkan 100 persen cakupan pelayanan pada 2030. ** (Jhn)


.jpg)









.jpg)




