- Sukses Gelaran Festival Es Campur Merdeka Khas Blitar, Awak Media Hadir Berkontestasi
- Nurhadi Gelar Jalan Sehat Merdeka di Kerjen Blitar Hadianya paling Spektakuler Dinosaurus
- Bioskop Mini Jak Cinema Hadir di Rusun Pasar Rumput, Warga Bisa Nonton Film Indonesia Mulai Rp15 Ribu
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Boyong 19 Medali di Kejurnas SH Terate UIN Satu Cup IV
- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
Anggota Satgas Anti Hoax PWI Pusat berangkat ke Ukraina

MEGAPOLITANPOS.COM JAKARTA - Satuan Tugas Anti Hoax Persatuan Wartawan Indonesia Pusat mengirimkan wakilnya ke wilayah konflik Ukraina-Rusia untuk mempelajari pola narasi hoak yang terjadi dalam perang tersebut sekaligus melakukan peningkatan diplomasi masyarakat sipil.
Budi Nugraha, Ketua Satgas Anti Hoax PWI Pusat menuturkan pihaknya mengirimkan Algooth Putranto selaku Koordinator Riset untuk memenuhi undangan Conversation of the Free: Ukraine and Indonesia yang didukung oleh Renaissance Foundation.
“Terpilihnya Algooth selaku wartawan Suara Merdeka yang menjabat Koordinator Riset Satgas Anti Hoax PWI Pusat merupakan hal yang tepat karena PWI Pusat menjadikan gerakan antihoax sebagai salah satu fokus kerja organisasi,” ujarnya, Jumat (23/5).
Baca Lainnya :
- Sukses Gelaran Festival Es Campur Merdeka Khas Blitar, Awak Media Hadir Berkontestasi
- Nurhadi Gelar Jalan Sehat Merdeka di Kerjen Blitar Hadianya paling Spektakuler Dinosaurus
- Bioskop Mini Jak Cinema Hadir di Rusun Pasar Rumput, Warga Bisa Nonton Film Indonesia Mulai Rp15 Ribu
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Boyong 19 Medali di Kejurnas SH Terate UIN Satu Cup IV
Selain mengikuti kegiatan Conversation of the Free: Ukraine and Indonesia, Algooth yang merupakan dosen Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara (Undira) atas undangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kyiv dijadwalkan memberikan kuliah umum di sejumlah lembaga di Ukraina.
Seperti diketahui, tahun ini Indonesia-Ukraina merayakan 33 tahun hubungan diplomatik. Tahun lalu, Institut Ukraina mengadakan pertemuan dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Indonesia mengenai kerja sama di bidang kebudayaan.
“Ukraina disebut-sebut memiliki banyak kesamaan dengan Indonesia, terutama dalam budaya, tradisi, dan agama. Dalam hal ini Algooth yang memiliki ketertarikan riset pada komunikasi budaya dapat membagikan pandangannya kepada akademisi Ukraina,” tuturnya.
Kesempatan ini terbuka sangat besar mengingat pemerintah Ukraina telah mengizinkan Pusat Kajian Budaya Indonesia di Nizhyn Mykola Gogol State University (NMGSU) di Ukraina pada 7 April 2025.
Kemudian, pada 25 April 2025, diketahui pemerintah Indonesia melalui KBRI Kyiv telah menandatangani memorandum kesepaham (MoU) dengan Akademi Nasional Manajemen Budaya dan Seni Ukraina (NAKKIm).
Algooth Putranto menuturkan perjalanan keduanya ke Kyiv diharapkan dapat menjadi kesempatannya memberikan perspektif yang lebih tepat tentang Indonesia yang belum sepenuhnya dipahami oleh bangsa Ukraina.
“Sebagai bangsa, kita berhutang sangat besar kepada Ukraina. Tanpa perjuangan mereka di PBB tidak akan ada bangsa merdeka Indonesia. Sayang, kita terpisah oleh perang ideologi. Kunjungan di tengah perang ini semoga menjadi awal mempersiapkan hubungan lebih baik kedua negara di masa damai,” pungkasnya. ** (Red)




.jpg)












