- BRI Life Hadirkan CSR Berkelanjutan: Dari Kesehatan Mata hingga Penguatan Ekonomi Desa
- KPK Dampingi Perbaikan Tata Kelola, Pemkab Barito Utara Siapkan Langkah Pembenahan
- Di Forum KPK, Bupati Shalahuddin Beberkan Evaluasi Tata Kelola Pemkab Barito Utara
- Polisi dan Masyarakat Barito Utara Bersinergi Jaga Kerukunan Antarumat Beragama
- Kolaborasi Lintas Kementerian Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas Lewat Akad Massal KUR di Bali
- BNI Perkuat Regenerasi Bulu Tangkis Nasional, Ubed Tunjukkan Kelas di Thailand Open 2026
- LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas Lewat Coaching Clinic
- Harga Telur dan Daging Ayam Stabil di Pasar Palmerah, Pedagang Harap Pasokan Lancar
- Satpol PP Jaktim Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Sejumlah Ruas Jalan Utama
- 466.535 Lembar Uang Rupiah Palsu Dimusnahkan
Anggota DPR RI Beri Bantuan Kepada TKW Korban Kecelakaan Kerja Asal Blitar

Keterangan Gambar : Kades Marsaid bersama anggota DPR RI kunjungan bakti sosial ke rumah warga Kedung banteng
MEGAPOLITANPOS. COM, Blitar - Program kesejahteraan masyarakat desa Kedung Banteng Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar selama masih ada program pemerintah Bantuan Langsung Tunai ( BLT) DD mengalir kepada warga miskin setiap bulannya, kepada para lansia, dan warga kurang mampu lainya. Seperti halnya bantuan kepada Sulis (50) perempuan korban kecelakaan kerja di Hongkong, menderita koma selama 10 tahun akibat kecelakaan kerja.
Keprihatinan yang mendalam Marsaid sebagai Kepala Desa Kedung Banteng, selain BLT Dana Desa, pada Selasa ( 28/10/25 ) mendamping Nurhadi anggota DPR RI mengunjungi rumah Sulis (50) dan ke beberapa warga Kedung Banteng.
"Memang secara kusus bantuan BLT DD kepada mbak Sulis tidak kita pindah pindah, tetap kami berikan rutin, kami juga berterimakasih kepada pak Nurhadi yang telah membantu warga kami," ungkap Marsaid mendampingi Nurhadi.
Baca Lainnya :
- Chandra Terpilih Secara Aklamasi, Lurah Cipondoh Makmur Segera Membuat SK Ketua RW 11
- YPPM Ungkap Alasan Pilih Otong Syuhada Jadi Rektor UNMA
- Kadisdik Kota Tangerang Beberkan Rincian Program Sekolah Gratis Tahun 2026
- DPRD Majalengka Bongkar Dilema Galian C Ilegal : Lingkungan Rusak, Rakyat Terjepit
- Ratusan Pil Haram Diamankan, Satres Narkoba Majalengka Bongkar Peredaran Obat Ilegal
Desa Kedung Banteng ada 30 Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ). Penentuan penerima manfaat ini melalui beberapa prosedur mulai dari RT setempat melakukan pengajuan kemudian dipilih dan divalidasi sesuai dengan kriteria melalui musyawarah desa untuk penetapan daftar penerima melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) berdasarkan Permendesa PDTT Nomor 2 Tahun 2024, fokus Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tetap ditujukan pada penanganan kemiskinan ekstrem di desa.
“Dengan kriteria Keluarga Penerima Manfaat yaitu Lansia miskin,Penyandang disabilitas, ,Keluarga dengan anggota yang memiliki penyakit kronis atau menahun, Keluarga yang belum menerima bantuan sosial lainnya bantuan setiap bulannya sebesar Rp 300.000,- selama satu tahun” imbuhnya.
Nurhadi anggota DPR RI Komisi IX, saat kunjungan ke beberapa rumah warga kurang mampu di Desa Kedung Banteng Kecamatan Bakung.
Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Nurhadi untuk secara rutin menyambangi masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan pentingnya perhatian terhadap warga yang mengalami kesulitan.
“Saya rutin keliling seminggu sekali. Saya sempatkan untuk berkunjung ke rumah-rumah warga yang memang layak untuk kita bantu,” kata Nurhadi.
Selain Sulis, Nurhadi juga menyambangi Slamet, seorang pria berusia lebih dari 50 tahun yang mengalami keterbatasan mental. Dalam kunjungan tersebut, Nurhadi terkesan dengan keponakan Selamet, yaitu Angga, yang berjualan sayur keliling dan tetap menyisihkan rezeki untuk merawat pamannya.
“Saya sangat kagum dengan pemuda-pemuda di desa ini yang menjadi tauladan dan sangat berbakti kepada orang tua,” tutur Nurhadi.
Nurhadi juga mengunjungi Misiem, seorang warga sebatang kara. Nurhadi berharap, dengan semangat gotong royong, tidak ada lagi warga yang mengalami kelaparan di Kabupaten Blitar.
“Kita galakkan semangat kepedulian kita. Maka saya yakin di Kabupaten Blitar ini tidak ada istilah orang namanya kelaparan atau tidak bisa makan,” tandasnya.
“Dengan upaya bersama, ia optimis akan terciptanya lingkungan yang lebih peduli dan saling membantu di masyarakat,” pungkas Nurhadi. (za/mp)








.jpg)








