- Merasa Dirugikan Ratusan Juta Rupiah, Pemilik Percetakan Laporkan Tiga Mantan Karyawan
- Hadapi Ketidakpastian Global, Bank Jakarta Percepat Transformasi Digital dan Penguatan Risiko
- Jawaban Bupati Majalengka Soal APBD 2025 : PAD, Pajak, hingga Infrastruktur
- Iing Misbahuddin Soroti 87 Tambang Ilegal, Pajak Majalengka Bocor
- Harganas 2026 Meledak! Bupati Majalengka Guncang Isu Ayah Absen
- Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing
- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
Andri Permana : Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Tangerang Jauh dari Nilai Ideologi Pancasila

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pj Walikota Tangerang, Dr Nurdin diminta evaluasi kinerja Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Teguh Suprianto. Pasalnya Upacara Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila yang dilaksanakan, Sabtu (1/6/2024) di Lapangan Ahmad Yani, dinilai jauh dari makna ideologis.
Ketia Fraksi PDI Perjuangan, Andri S Permana mengatakan, sebagai perangkat daerah, Kesbangpol memiliki tugas dan fungsi sebagai pembinaan ideologi, bukan sebaliknya menjadi sumber masalah. Karena Andri menilai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila hanya mengugurkan kewajiban dan jauh dari dari makna ideologi.
Dia juga mengkritisi minimnya keterlibatan masyarakat saat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang terkesan ala kadarnya. Terlihat tribun yang kosong semakin menggambarkan betapa pancasila tidak lebih penting dibandingkan euforia pagelaran kegiatan lain yang justru dianggap menghamburkan uang rakyat namun minim nilai ideologis.
Baca Lainnya :
- Jawaban Bupati Majalengka Soal APBD 2025 : PAD, Pajak, hingga Infrastruktur
- Iing Misbahuddin Soroti 87 Tambang Ilegal, Pajak Majalengka Bocor
- Harganas 2026 Meledak! Bupati Majalengka Guncang Isu Ayah Absen
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
"Ya, upacara peringatan hari Lahir Pancasila hari ini ala kadarnya.Jauh dibandingkan peringatan dan kegiatan festival lainnya di kota ini," sindir Andri.
"Semua terjebak tren yang semu, apapun momentumnya acaranya selalu bikin konser musik di taman elketrik," ujar Andri menambahkan.
Atas alasan itu, Andri menilai Kesbangpol Kota Tangerang setengah hati dalam melakukan pembinaan ideologi pancasila di Kota Tangerang.
Menurut Andri, Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara, tetapi juga bisa dijadikan pedoman dalam berbangsa dan bernegara. Saatnya mengamalkan nilai-nilai pancasila untuk bisa menjaga kebhinekaan dan memperkuat persatuan agar negara Indonesia memiliki identitas yang kuat.
"Kesbangpol itu jembatan pemersatu bukan dinding pemisah. We can see you", pungkasnya. (Jhn)















