- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
Ambisi Walikota Blitar Mewujudkan Museum Supriadi Semangati Kaum Milenial

Keterangan Gambar : Walikota Blitar Santoso
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Walikota Blitar Drs. santoso M.Pd memiliki semangat dan ambisi yang luar biasa untuk mewujudkan impiannya mendirikan museum Sundanco Supriadi sebagai tanda heroisme Pahlawan Pembela Tanah Air (Peta), Supriadi dikenal sebagai tokoh muda saat itu yang bersikeras memberontak Jepang yang dianggap sebagai bangsa penjajah yang sangat menyengsarakan bangsa Indonesia.
Ungkapan Walikota ini disampaikan dalam acara diskusi publik sejarah Peta Blitar di balai kota Koesoemo Wicitro pada Selasa (20/09/22), acara ini dihadiri oleh ketua Yapeta Tinton Suprapto, Letjend Prn. Agus suhartono, serta pengamat sejarah Supriadi se Blitar Raya dan tokoh masyarakat.

Baca Lainnya :
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
"Semenjak saya pertama kali menjabat Walikota Blitar, saya sangat berambisi untuk mewujudkan pembangunan museum Peta di Kota Blitar, sekarang Pemkot sudah mewujudkan sebagian yang sekarang ditempatkan di lingkup ex SMP 3, meriam dan tank disisi kiri patung Supriadi," ujar Walikota.
Museum Supriadi dalam jangka panjang masih ujar Santoso, melalui forum diskusi yang dihadiri oleh pemerhati sejarah, termasuk dari keluarga besar Supriadi, agar memiliki kesan patriotik warga Blitar Raya, pihak nya juga memohon kepada Panglima TNI agar menambah lagi satu tank lagi dan pesawat tempur, rencana akan di tempatkan disisi kanan patung Supriadi, dan sebelum tanggal 10 November pesawat dan tank sudah terpasang di lokasi.

"Atas nama Pemerintah Kota Blitar, saya sangat mengapresiasi dukungan semua pihak, juga kepada Ketua Yapeta yang telah membantu mewujudkan terbangunnya musium Peta Supriadi,"tuturnya.
Sementara itu Laksamana TNI Prn. Agus Suhartono yang Mantan Panglima TNI dan juga sebagai pengamat sejarah, Aguala Suhartono menilai, Pembangunan museum Peta setelah di bangun di Bogor, museum Peta juga dikembangkan lebih besar lagi, ini mengingat Supriadi adalah tokoh pergerakan melawan tentara Jepang yang berasal dari Blitar, Supriadi begitu melegenda di hati masyarakat Blitar.
"Kami sangat mendukung pembangunan museum Supriadi yang sangat monumental ini, bahwa museum adalah untuk mengabadikan peristiwa masa lampau untuk dikenang sepanjang masa, pembangunan museum Supriadi di Blitar harus segera diwujudkan dan lebih lengkap," ucap Agus Suhartono.
Sisi lain Ketua Yapeta pusat Tinton Suprapto juga menjelaskan, Dia yang juga putra pejuang se angkatan Sdc. Supriadi dan Presiden pertama RI Soekarno, Supriadi adalah sosok yang cukup ia kenal lantaran kedekatan sang ayah (Letjen Sudjatmo alm. Red ) dengan Suriadi, untuk itu pihaknya berpesan kepada masyarakat Blitar mengenal sosok Supriadi pahlawan Peta dari Blitar, mendirikan sebuah museum adalah salah satu sarana untuk mengetahui sejarah perjuangan Sdc Supriadi dan kawan kawan yang memberontak kekejaman tentara Jepang.
"Bukti kongkrit mengenang jasa Supriadi adalah dengan membangun museum di Blitar, saya akan sumbangkan koleksi kami untuk mengisi museum Supriadi di Blitar," pungkasnya. (adv/kmftik/za/mp)















