- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Bupati Shalahuddin Tegaskan APBD-P Harus Transparan dan Akuntabel
- Bupati Shalahuddin, APBD-P 2026 Harus Jadi Ruang Evaluasi Substantif
- Pemkab Barito Utara Petakan Pemerataan Sarana Pendidikan dan Kesehatan
- Bupati Shalahuddin Siapkan Penguatan Sektor Pariwisata Barito Utara
- Bupati Shalahuddin Dorong Penguatan PAD untuk Kurangi Ketergantungan Dana Transfer
- Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Kapolda PMJ Komjen Asep Edi Suheri Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta
- Tutup Rakor Karhutla di Teweh Selatan, Bupati Shalahuddin Tekankan Kesiapsiagaan dan Respons Cepat
Aksi Bersih-Bersih Kolaborasi Babinsa Bersama Warga Sasar Fasos dan Fasum

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangsel - Babinsa Koramil 09/Serut, Kodim 0506/Tgr bersama warga dan petugas Damkar melaksanakan aksi pembersihan sampah-sampah yang menumpuk di lahan Fasos dan Fasum Kelurahan Rawa Kutuk RT 12/08 Kecamatan Setu Kota Tangsel, Senin (20/01/2025).
Kegiatan gotong royong atau karya bhakti tersebut ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus mencegah terjadinya banjir akibat tersumbatnya gorong-gorong atau sanitasi dikarenakan adanya penumpukan sampah.

Baca Lainnya :
- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Bupati Shalahuddin Tegaskan APBD-P Harus Transparan dan Akuntabel
- Bupati Shalahuddin, APBD-P 2026 Harus Jadi Ruang Evaluasi Substantif
- Pemkab Barito Utara Petakan Pemerataan Sarana Pendidikan dan Kesehatan
Danramil 09/Setu Mayor Arh Didik Wahyudi menjelaskan, pembersihan sampah-sampah tersebut dilakukan dengan cara kerja bakti atau gotong royong antara Babinsa bersama warga dan petugas Damkar agar jalan menjadi rapih serta untuk menjaga kenyamanan dan keindahan lingkungan serta saluran air tidak tersumbat oleh sampah.
"Sampah-sampah yang menumpuk di lahan Fasos dan fasum tersebut dapat menimbulkan dampak negatif seperti mengurangi kenyamanan dan keindahan lingkungan," katanya.
"Penyumbatan saluran air dan akan bisa menyebabkan banjir serta akan menjadi sumber penyebaran penyakit," tambahnya.

Danramil menjelaskan, dalam kerja bakti yang terlibat langsung 6 personil Babinsa Koramil 09/ Setu yang di pimpin Serka Rustam, tiga orang personil Damkar Kecamatan Setu, Ketua RW 08 dan warga masyarakat sekitar.
Serka Rustam Babinsa Koramil 09/Setu mengatakan bahwa sebaiknya membuang sampah pada tempatnya, jangan buang sampah sembarangan.
“Semuanya itu harus kita sadari dan perlu dilakukan bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Selain itu dengan lingkungan yang bersih, menjadi langkah awal terciptanya hidup sehat,” ungkapnya.
Untuk mencegah agar tidak terjadi penumpukan sampah di saluran air, sebaiknya kita mengurangi pembuangan sampah yang berlebihan dan menjadikan sampah menjadi daur ulang atau mengolah sampah organik menjadi kompos," katanya. ** (Nan)







.jpg)



.jpg)




