- 38 Atlet Polri dan Ratusan Peraih Prestasi di Sea Games 2025 Dapat Reward dari Kapolri
- Empat Alumni API BPSDMP Banyuwangi Jadi Pegawai Bandara Haneda Jepang
- Usung Isu Kekerasan Perempuan, Film Tolong Saya DOWAJUSEYO Siap Tayang Akhir Januari 2026
- Dialog Nasional Ekonomi Biru 2026, Media Daerah Jadi Penggerak Narasi Pembangunan
- Kakanwil Kamenag Provinsi Banten Resmikan MTsN 8 Tangerang
- Demi Perbaikan Sistem Klaim Asuransi, Pemohon Ajukan Uji Pasal 304 KUHD di MK
- 40 Hari Wafatnya Alvaro, Kapolres Jaksel Melalui Kapolsek Pesanggrahan Terus Beri Trauma Healing dan Bantuan
- Manfaatkan Lumpur Banjir, Kapolda Aceh Serahkan Ribuan Karung Tanam Untuk Masyarakat Aceh Tamiang
- Bupati Shalahuddin Dorong Pendidikan Digital SMPN 1 Benangin Terima Laptop dan Starlink
- Pemancangan Tiang Listrik, Bupati Barito Utara Ajak Warga Jaga Fasilitas Bersama
Akses Dana BergulirLPDB, Koperasi Sabalam Mampu Berdayakan Petani dan Ekspor Rempah

Keterangan Gambar : Koperasi Sarana Bangun Lampung atau Sabalam yang berbasis di Provinsi Lampung berhasil mencatatkan kinerja positif dalam membina petani
MEGAPOLITANPOS.COM, Lampung- Koperasi Sarana Bangun Lampung atau Sabalam yang berbasis di Provinsi Lampung berhasil mencatatkan kinerja positif dalam membina petani dan menembus pasar ekspor melalui pengolahan dan pemasaran komoditas rempah-rempah unggulan.
Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan pembiayaan dana bergulir yang disalurkan oleh Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) sejak tahun 2022. Berkat pembiayaan tersebut, Koperasi Sabalam mampu membangun ekosistem usaha pertanian yang terintegrasi dengan pelaku industri ekspor, meningkatkan daya saing petani lokal, serta memperkuat rantai pasok produk ekspor seperti lada, cengkeh, kayu manis, dan pala ke pasar internasional.
Ketua Koperasi Sabalam, Supriyanto menjelaskan bahwa koperasi yang berdiri sejak 2019 tersebut semula menghadapi berbagai keterbatasan dalam permodalan dan akses pembiayaan.
Baca Lainnya :
- LPDB Koperasi: Aplikasi BEST Jamin Seleksi Mitra Perbankan Lebih Transparan
- Dana Bergulir LPDB Koperasi Perkuat Usaha KDKMP Sidomulyo Jember Hingga Ekspor Kopi
- Menkop Ferry Dorong Kopontren Masuk Sektor Produktif Guna Perkuat Ekonomi Umat
- LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Inkubator, Siapkan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Jadi Prioritas 2026
- Kemenkop dan PLN EPI Jalin Kerja Sama Kembangkan Ekosistem Biomassa Berbasis Koperasi
Namun, setelah memperoleh dukungan dana bergulir dari LPDB, koperasi mampu memperluas usahanya hingga menjalin kerja sama strategis dengan CV Spice Solution Indonesia (SSI) yang telah memiliki jaringan ekspor global.
“Kami memulai dengan kondisi yang serba terbatas, tapi dengan semangat membangun ekosistem pertanian dari hulu ke hilir. Berkat dana bergulir dari LPDB, kami mampu meningkatkan kapasitas usaha koperasi, memperluas pembinaan kepada petani, dan mendorong produk rempah-rempah ke pasar ekspor,” ujar Supriyanto.
Saat ini, koperasi Sabalam telah membina ratusan kelompok tani di berbagai kabupaten di Lampung, termasuk di Tanggamus, Lampung Barat, dan Pesawaran. Model keanggotaan koperasi pun dibuat selektif dan efisien dengan hanya melibatkan pengurus kelompok sebagai perwakilan, sementara pembinaan dilakukan menyeluruh kepada petani di tingkat bawah dengan sistem klaster.
Supriyanto menjelaskan koperasi menjadi pemasok utama CV SSI untuk ekspor rempah-rempah seperti lada, cengkeh, kayu manis, pala, cabai jawa, dan kunyit ke berbagai negara tujuan.
Lebih lanjut, Supriyanto menyampaikan bahwa kehadiran LPDB memberikan kepercayaan yang besar dari berbagai pihak, baik petani, buyer, hingga mitra usaha.
"Dana bergulir yang diperoleh memungkinkan koperasi melakukan pembayaran tunai kepada petani dan menjaga kesinambungan pasokan bahan baku kepada eksportir," ungkapnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)

.jpg)
.jpg)














