- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
- H.Parmana Setiawan dan Gun Sri Witanto Turut Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah
Akses Dana BergulirLPDB, Koperasi Sabalam Mampu Berdayakan Petani dan Ekspor Rempah

Keterangan Gambar : Koperasi Sarana Bangun Lampung atau Sabalam yang berbasis di Provinsi Lampung berhasil mencatatkan kinerja positif dalam membina petani
MEGAPOLITANPOS.COM, Lampung- Koperasi Sarana Bangun Lampung atau Sabalam yang berbasis di Provinsi Lampung berhasil mencatatkan kinerja positif dalam membina petani dan menembus pasar ekspor melalui pengolahan dan pemasaran komoditas rempah-rempah unggulan.
Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan pembiayaan dana bergulir yang disalurkan oleh Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) sejak tahun 2022. Berkat pembiayaan tersebut, Koperasi Sabalam mampu membangun ekosistem usaha pertanian yang terintegrasi dengan pelaku industri ekspor, meningkatkan daya saing petani lokal, serta memperkuat rantai pasok produk ekspor seperti lada, cengkeh, kayu manis, dan pala ke pasar internasional.
Ketua Koperasi Sabalam, Supriyanto menjelaskan bahwa koperasi yang berdiri sejak 2019 tersebut semula menghadapi berbagai keterbatasan dalam permodalan dan akses pembiayaan.
Baca Lainnya :
- Dari Petani Ikan hingga Program MBG, Ekosistem BMT THS Tumbuh Berkat Dukungan LPDB Koperasi
- Petani Tebu Dapat Kepastian Pasar, Pemerintah Perkuat Koperasi Menuju Swasembada Gula
- LPDB Koperasi Tegaskan Komitmen Pembiayaan Syariah Berbasis Good Governance
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Waspada Penipuan! LPDB Koperasi Pastikan Tak Ada Biaya Pengajuan Pembiayaan
Namun, setelah memperoleh dukungan dana bergulir dari LPDB, koperasi mampu memperluas usahanya hingga menjalin kerja sama strategis dengan CV Spice Solution Indonesia (SSI) yang telah memiliki jaringan ekspor global.
“Kami memulai dengan kondisi yang serba terbatas, tapi dengan semangat membangun ekosistem pertanian dari hulu ke hilir. Berkat dana bergulir dari LPDB, kami mampu meningkatkan kapasitas usaha koperasi, memperluas pembinaan kepada petani, dan mendorong produk rempah-rempah ke pasar ekspor,” ujar Supriyanto.
Saat ini, koperasi Sabalam telah membina ratusan kelompok tani di berbagai kabupaten di Lampung, termasuk di Tanggamus, Lampung Barat, dan Pesawaran. Model keanggotaan koperasi pun dibuat selektif dan efisien dengan hanya melibatkan pengurus kelompok sebagai perwakilan, sementara pembinaan dilakukan menyeluruh kepada petani di tingkat bawah dengan sistem klaster.
Supriyanto menjelaskan koperasi menjadi pemasok utama CV SSI untuk ekspor rempah-rempah seperti lada, cengkeh, kayu manis, pala, cabai jawa, dan kunyit ke berbagai negara tujuan.
Lebih lanjut, Supriyanto menyampaikan bahwa kehadiran LPDB memberikan kepercayaan yang besar dari berbagai pihak, baik petani, buyer, hingga mitra usaha.
"Dana bergulir yang diperoleh memungkinkan koperasi melakukan pembayaran tunai kepada petani dan menjaga kesinambungan pasokan bahan baku kepada eksportir," ungkapnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)

















