- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
Ajak Jual Produk China, MenKop Teten Disoraki Pedagang Pasar Senen

Keterangan Gambar : Kunjungan MenKop Teten Masduki bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan usai dialog dengan para pedagang di pasar Senen
Megapolitanpos.com, Jakarta- Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki disoraki pedagang baju bekas impor di Pasar Senen saat mengajak mereka beralih jualan produk lokal. Dilansir CNN, Teten hadir bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan untuk melakukan audiensi dengan para pedagang baju bekas di Pasar Senen. Hadir pula Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDIP Adian Napitulu dalam audiensi tersebut.
"Kita harus sama-sama pikirkan bagaimana solusinya. Pemerintah juga memikirkan kalau nanti Bapak/Ibu gak bisa lagi jual pakaian bekas, kita pikirkan bisa jualan pakaian produk lokal," kata Teten di Pasar Senen Blok III, Jakarta Pusat, Kamis (30/3/2023).
Alih-alih disambut baik pedagang baju bekas Pasar Senen, ajakan Teten malah disambut sorakan penolakan. "Huuuuu! Hidup thrifting, hidup thrifting" sorak para pedagang tersebut.
Baca Lainnya :
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
Bahkan, Teten sempat berhenti berbicara imbas diinterupsi sorakan pedagang tersebut. Sampai pada akhirnya Adian membela Teten dan meminta para pedagang untuk tenang.
"Sebagai Menteri Koperasi dan UKM, Pak Teten harus berbicara tentang produk lokal. Jangan dihu-huin (disoraki), tidak boleh. Kita harus hargai keberanian mereka (Teten dan Zulhas) datang bersama-sama di sini," kata Adian.
Setelah itu, Teten melanjutkan pernyataannya dengan mengatakan langkah tersebut adalah solusi karena baju bekas impor ilegal dilarang. Ia juga menegaskan dukungannya terhadap produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Selain itu, Teten mengutip arahan Presiden Joko Widodo. Ia mengatakan penggunaan produk lokal adalah titah langsung Kepala Negara RI.
"Saya juga perlu mendukung pelaku UMKM yang memproduksi pakaian jadi lokal, itu saudara kita juga. Mereka juga cari nafkah seperti kalian," kata Teten.
"Bahkan saran Pak Presiden (Jokowi) produk anak bangsa kita sendiri yang kita konsumsi, kita beli, yang mendominasi atau menjadi tuan di negerinya sendiri. Jangan produk dari luar kata Presiden," sambungnya.
Namun, Teten kembali mendapatkan interupsi. Beberapa pedagang menyauti ucapan tersebut dengan perkataan "Produk China, produk China".
Meski begitu, Teten tetap melanjutkan pernyataannya hingga selesai.
Meski Teten hujan sorakan dari para pedagang, Mendag Zulhas menegaskan para pedagang baju bekas Pasar Senen masih boleh menjajakan barang dagangannya tanpa perlu takut ditangkap polisi. Namun, penjualan tersebut hanya bertahan sampai stok pedagang habis.
"Bapak-bapak yang dagang, walaupun aturannya gak boleh, Pak Teten, saya, sama Pak Adian jamin tetap boleh. Sampai habis dagangannya. Jadi nanti kalau ada yang periksa, kami bertiga tanggung jawab, berat nih. Silakan yang dagang di sini dagang stoknya sampai habis," tegas Zulhas.(AS).




.jpg)
.jpg)











