- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Ada 800 Lampion Hiasi Malam Imlek di Vihara Nimmala Tangerang

Keterangan Gambar : Sebanyak 800 lampion terpasang untuk menghiasi malam tahun baru Imlek 2023 di Vihara Nimmala Boen San Bio, Kelurahan Pasar Baru Karawaci Kota Tangerang.
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Sebanyak 800 lampion terpasang untuk menghiasi malam tahun baru Imlek 2023 di Vihara Nimmala Boen San Bio, Kelurahan Pasar Baru Karawaci Kota Tangerang.
Pembina Vihara Nimmala, Bebeng mengatakan bahwa lampion tersebut semuanya dari umat sebagai rasa syukur dan doa harapan di tahun baru cina dengan shio kelinci.

Baca Lainnya :
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
- Semarak Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke 51. MUI Kec. Periuk Mengikuti Empat Cabang Lomba
- Anggota Dewan PDI-P Sumarti, S.IP., M.IP : Gedung MUI Periuk Sudah Tidak Layak, Harus Segera Direhab
"Lampion yang terpasang semuanya dari umat, dimana umat yang macan namanya ada dibawah, itu untuk dia memohon keberkahan, diberi petunjuk yang terang di tahun ini," ujarnya, Sabtu (21/1/2023) sore.
Bebeng juga menjelaskan bahwa sebelum lampion terpasang, pihaknya terlebih dahulu telah melakukan pembersihan untuk seluruh area vihara dengan tujuan kenyamanan umat yang akan melakukan ibadah.
Perayaan Imlek di tahun Kelinci kali ini pasca pandemi covid-19. Dalam pelaksaan ibdah pihaknya juga tetap menerapkan aturan protokol kesehatan.
"Kita dulu selama dua tahun belakangan melakukan perayaan tertutup, dikit-dikit namun mengalir. saat ini pun selepas dicabutnya aturan PPKM, kita terus melakukan arahan-arahan dari Kapolsek agar tetap menerapkan protokol kesehatan," jelasnya.
Tidak hanya itu, Bebeng juga mengatakan bahwa sebelum ibadah dan umat nyaman, pihaknya bersama pihak kepolisian juga telah melakukan sterilisasi keamanan dari Tim Gegana.

"Tadi sudah ada tim gegana untuk sterilisasi, dimana umat yang melakukan ibadah juga harus melewati alat detektor yang ada di penjagaan demi kenyamanan bersama," tegasnya.
Ia juga berharap, di tahun kelinci ini membawa berkah yang luar bias, tidak ada lagi bencana serta lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.











.jpg)




