- Estafet Kepemimpinan PBM, Gus Nuril Percayakan Tongkat Nagasari kepada Gus Radit
- Revitalisasi SDN Sukasari Kidul Rp 769 Juta, Mutu Bangunan Dipertanyakan
- Kementerian UMKM Percepat Pemulihan Wirausaha Terdampak Bencana di Sumatera
- Kinerja Solid dan Sehat, BNI Catat Laba Operasional Sebelum Pencadangan Kuartal III Tertinggi dalam Sejarah Sebesar Rp27,5 Triliun
- Rp 13 Miliar Digelontorkan, Majalengka Bidik Panen 3 Kali Setahun
- Kementerian ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi.
- Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI.
- PWI Jaya Gelar OKK Angkatan 25, 29 Wartawan Ikuti Pembekalan Organisasi dan Jurnalistik
- Jambore Kumitra 2026, Kementerian UMKM Perluas Akses Modal dan Pasar di Kalimantan Selatan
- Kapolda Metro Komjen Dadang Hartanto Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Jaya 2026
Ada 800 Lampion Hiasi Malam Imlek di Vihara Nimmala Tangerang

Keterangan Gambar : Sebanyak 800 lampion terpasang untuk menghiasi malam tahun baru Imlek 2023 di Vihara Nimmala Boen San Bio, Kelurahan Pasar Baru Karawaci Kota Tangerang.
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Sebanyak 800 lampion terpasang untuk menghiasi malam tahun baru Imlek 2023 di Vihara Nimmala Boen San Bio, Kelurahan Pasar Baru Karawaci Kota Tangerang.
Pembina Vihara Nimmala, Bebeng mengatakan bahwa lampion tersebut semuanya dari umat sebagai rasa syukur dan doa harapan di tahun baru cina dengan shio kelinci.

Baca Lainnya :
- Kajari Kota Tangerang Sebut Pemberitaan Panti Pijat Mawar Bodas Ngaco.
- Danramil 01/Tgr Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kota Tangerang Tahun 2026.
- Pihak Panti Pijat Mawar Bodas Meminta Maaf Catut Nama Jaksa Kejari Kota Tangerang
- Usia 8 Tahun, Leia Raih Gold Award di China melalui Tari Betawi.
- Kejari Kota Tangerang Musnahkan BB 210 Perkara, Pidum Dan Pidsus.
"Lampion yang terpasang semuanya dari umat, dimana umat yang macan namanya ada dibawah, itu untuk dia memohon keberkahan, diberi petunjuk yang terang di tahun ini," ujarnya, Sabtu (21/1/2023) sore.
Bebeng juga menjelaskan bahwa sebelum lampion terpasang, pihaknya terlebih dahulu telah melakukan pembersihan untuk seluruh area vihara dengan tujuan kenyamanan umat yang akan melakukan ibadah.
Perayaan Imlek di tahun Kelinci kali ini pasca pandemi covid-19. Dalam pelaksaan ibdah pihaknya juga tetap menerapkan aturan protokol kesehatan.
"Kita dulu selama dua tahun belakangan melakukan perayaan tertutup, dikit-dikit namun mengalir. saat ini pun selepas dicabutnya aturan PPKM, kita terus melakukan arahan-arahan dari Kapolsek agar tetap menerapkan protokol kesehatan," jelasnya.
Tidak hanya itu, Bebeng juga mengatakan bahwa sebelum ibadah dan umat nyaman, pihaknya bersama pihak kepolisian juga telah melakukan sterilisasi keamanan dari Tim Gegana.

"Tadi sudah ada tim gegana untuk sterilisasi, dimana umat yang melakukan ibadah juga harus melewati alat detektor yang ada di penjagaan demi kenyamanan bersama," tegasnya.
Ia juga berharap, di tahun kelinci ini membawa berkah yang luar bias, tidak ada lagi bencana serta lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
















