Breaking News
- Ratusan Mahasiswa LSPR Tampilkan Ekosistem Project-Base Learning melalui COMMFEST 2026 di SMESCO
- PB. Formula: Hukum Cenderung Tajam Ke Bawah Tapi Tumpul Ke Atas
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Demi Keselamatan dan Daya Saing, Iperindo Usulkan Transisi B50 Dilakukan Bertahap
- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
340 Jamaah Umroh Syawwal Berangkat dari Juanda T2, Diiringi Doa dan Harapan Kebaikan

Keterangan Gambar : 340 Jamaah Umroh Syawwal Berangkat dari Juanda T2, Diiringi Doa dan Harapan Kebaikan
MEGAPOLITANPOS.COM, SURABAYA- Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti keberangkatan 340 jamaah umroh Syawwal yang diberangkatkan dari Bandara Juanda Terminal 2.
Ratusan jamaah tampak kompak mengenakan seragam biru, berkumpul dengan wajah sumringah, siap menapaki perjalanan suci menuju Tanah Haram.
Keberangkatan kali ini menggunakan rute langsung (direct) Surabaya–Jeddah, yang memberikan kenyamanan lebih bagi jamaah tanpa transit. Di tengah situasi global yang sedang menjadi perhatian, pihak penyelenggara memastikan bahwa perjalanan ini, insyaAllah, aman dan terkendali.
Jamaah yang berjumlah 340 orang ini diberangkatkan dalam 11 bus, menunjukkan skala besar dan kesiapan logistik yang matang dari penyelenggara.
Kerapihan dan kekompakan rombongan menjadi pemandangan yang mengesankan di area keberangkatan.
Turut hadir memberikan pendampingan dan doa, Ustadz Nafi' Unnas, yang dikenal sebagai Pembimbing Umroh Samira Travel Jawa Timur, dosen Bahasa Arab di UIN Sunan Ampel Surabaya, serta alumni Pondok Modern Darussalam Gontor.
Dalam momen penuh khidmat tersebut, beliau memimpin doa untuk keselamatan, kelancaran ibadah, dan kemabruran seluruh jamaah.
“Semoga Allah menjaga setiap langkah perjalanan jamaah, memberikan kesehatan, kemudahan dalam beribadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat umroh yang maqbul,” ungkap beliau dalam doanya yang diamini dengan penuh harap oleh para jamaah.
Keberangkatan umroh Syawwal ini menjadi momentum istimewa, mengingat bulan Syawwal merupakan waktu yang penuh keutamaan setelah Ramadhan. Banyak jamaah yang berharap ibadah umrohnya menjadi penyempurna ibadah Ramadhan yang telah dilalui.
Dengan semangat kebersamaan, kekhusyukan, dan doa yang mengiringi, rombongan ini pun bertolak menuju Jeddah, membawa harapan besar untuk meraih keberkahan dan kedekatan dengan Allah SWT di Tanah Suci.
(Redho)















