- Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
34 Remaja Disabilitas Indonesia, Lolos ke Putaran Final Kompetisi Informasi Teknologi
GITC 2022 (Global Information Technology Challenges)

Keterangan Gambar : Tahap National League (Seleksi Nasional) di ruang pelatihan TI YPAC Nasional.
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta-Sejumlah 34 remaja disabilitas Indonesia, dari 400 orang remaja spesial dari 16 negara se-Asia Pasifik dan Afrika, telah lolos ke putaran final (Final Round) ajang kompetisi GITC 2022. Ajang Kompetisi Teknologi Informasi/TI internasional GITC ini merupakan kompetisi tahunan, yang sebelum pandemi, selalu diadakan diberbagai negara secara off-line. Selama pandemi, GITC diselenggarakan secara online dengan panitia pengarah/utama, Rehabilitation International - Korea, di Seoul, Korea Selatan

Selaku contact organization untuk GITC di Indonesia sejak tahun 2014, YPAC Nasional menyeleksi peserta kompetisi sejak bulan Maret 2022, dari 96 orang pendaftar, lolos 66 orang yang kemudian diberikan pelatihan TI selama 3 bulan. Dari jumlah ini, yang lolos seleksi nasional (National League), sejumlah 34 orang. 17 orang (siswa SLB Santi Rama) hadir di ruang Pelatihan TI di Sekretariat YPAC Nasional, mengerjakan soal kompetisi secara online bersama dengan sekitar 400 peserta terbaik dari 16 negara.

Partisipasi Indonesia sejak GITC 2014 di Busan, Korea Selatan, telah menjadi Juara Umum dua kali, dengan 2 remaja Indonesia meraih penghargaan tertinggi GITC, yakni sebagai Global IT Leader, di GITC 2015 di Indonesia (Dyan, remaja pria low vision asal Kebumen, saat ini sudah lulus S-1 Informatika dari UNS-Solo) & GITC 2018 di New Delhi, India (Fayza, remaja putri disabilitas pendengaran, asal Jakarta, saat ini masih kuliah di Universitas Airlangga, Surabaya).


.jpg)







.jpg)






