- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
- Pemkab Barut Tegaskan Arah Kebijakan RAPBD 2027
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
34 Remaja Disabilitas Indonesia, Lolos ke Putaran Final Kompetisi Informasi Teknologi
GITC 2022 (Global Information Technology Challenges)

Keterangan Gambar : Tahap National League (Seleksi Nasional) di ruang pelatihan TI YPAC Nasional.
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta-Sejumlah 34 remaja disabilitas Indonesia, dari 400 orang remaja spesial dari 16 negara se-Asia Pasifik dan Afrika, telah lolos ke putaran final (Final Round) ajang kompetisi GITC 2022. Ajang Kompetisi Teknologi Informasi/TI internasional GITC ini merupakan kompetisi tahunan, yang sebelum pandemi, selalu diadakan diberbagai negara secara off-line. Selama pandemi, GITC diselenggarakan secara online dengan panitia pengarah/utama, Rehabilitation International - Korea, di Seoul, Korea Selatan

Selaku contact organization untuk GITC di Indonesia sejak tahun 2014, YPAC Nasional menyeleksi peserta kompetisi sejak bulan Maret 2022, dari 96 orang pendaftar, lolos 66 orang yang kemudian diberikan pelatihan TI selama 3 bulan. Dari jumlah ini, yang lolos seleksi nasional (National League), sejumlah 34 orang. 17 orang (siswa SLB Santi Rama) hadir di ruang Pelatihan TI di Sekretariat YPAC Nasional, mengerjakan soal kompetisi secara online bersama dengan sekitar 400 peserta terbaik dari 16 negara.

Partisipasi Indonesia sejak GITC 2014 di Busan, Korea Selatan, telah menjadi Juara Umum dua kali, dengan 2 remaja Indonesia meraih penghargaan tertinggi GITC, yakni sebagai Global IT Leader, di GITC 2015 di Indonesia (Dyan, remaja pria low vision asal Kebumen, saat ini sudah lulus S-1 Informatika dari UNS-Solo) & GITC 2018 di New Delhi, India (Fayza, remaja putri disabilitas pendengaran, asal Jakarta, saat ini masih kuliah di Universitas Airlangga, Surabaya).


.jpg)





.jpg)







