- Ketua Komisi III DPRD, Apresiasi Kinerja Polres Barito Utara, 3 Terduga Pelaku Pembantaian Satu Keluaraga, Berhasil Diringkus
- Makna Kartini Masa Kini, DPR Soroti Pendidikan Perempuan dan Ketahanan Keluarga
- Ketua DPRD Tegaskan Musrenbang RKPD 2027 Jadi Arena Uji Gagasan, Majalengka Didorong Lebih Unggul
- Musrenbang Majalengka RKPD 2027 Serap 2.164 Usulan, Infrastruktur - Ekonomi Jadi Prioritas, Kemiskinan Turun
- Peringatan Hari Kartini 2026, PKS Majalengka Soroti Peran Strategis Perempuan untuk Bangsa
- Hari Kartini, Wamendikdasmen Tinjau Sekolah di Majalengka dan Tegaskan Program Revitalisasi
- Dukung Program Prabowo Dapur MBG Blitar Garum Tawangsari II Kerja Keras Sepenuh Hati
- Pilih Mundur Ketua DPC PPP Kota Blitar Berikan Peluang Emas Generasi Muda untuk Berjaya di 2029
- Kementerian UMKM Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Inklusif
- Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Simak Penjelasan Berikut
34 Remaja Disabilitas Indonesia, Lolos ke Putaran Final Kompetisi Informasi Teknologi
GITC 2022 (Global Information Technology Challenges)

Keterangan Gambar : Tahap National League (Seleksi Nasional) di ruang pelatihan TI YPAC Nasional.
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta-Sejumlah 34 remaja disabilitas Indonesia, dari 400 orang remaja spesial dari 16 negara se-Asia Pasifik dan Afrika, telah lolos ke putaran final (Final Round) ajang kompetisi GITC 2022. Ajang Kompetisi Teknologi Informasi/TI internasional GITC ini merupakan kompetisi tahunan, yang sebelum pandemi, selalu diadakan diberbagai negara secara off-line. Selama pandemi, GITC diselenggarakan secara online dengan panitia pengarah/utama, Rehabilitation International - Korea, di Seoul, Korea Selatan

Selaku contact organization untuk GITC di Indonesia sejak tahun 2014, YPAC Nasional menyeleksi peserta kompetisi sejak bulan Maret 2022, dari 96 orang pendaftar, lolos 66 orang yang kemudian diberikan pelatihan TI selama 3 bulan. Dari jumlah ini, yang lolos seleksi nasional (National League), sejumlah 34 orang. 17 orang (siswa SLB Santi Rama) hadir di ruang Pelatihan TI di Sekretariat YPAC Nasional, mengerjakan soal kompetisi secara online bersama dengan sekitar 400 peserta terbaik dari 16 negara.

Partisipasi Indonesia sejak GITC 2014 di Busan, Korea Selatan, telah menjadi Juara Umum dua kali, dengan 2 remaja Indonesia meraih penghargaan tertinggi GITC, yakni sebagai Global IT Leader, di GITC 2015 di Indonesia (Dyan, remaja pria low vision asal Kebumen, saat ini sudah lulus S-1 Informatika dari UNS-Solo) & GITC 2018 di New Delhi, India (Fayza, remaja putri disabilitas pendengaran, asal Jakarta, saat ini masih kuliah di Universitas Airlangga, Surabaya).

















