- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
3 Bersaudara : Calon Atlit, Siap Mengharumkan Nama Kota Tangerang di Ajang Bidang Bela Diri

Keterangan Gambar : 3 (tiga) Atlit Bela Diri Asal Kota Tangerang, Marcelano Indartono (14) tahun, Raphael Indartono (20) tahun, Sanmael Indartono (13) tahun, Warga Kelurahan Gebang Raya
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - 3 (tiga) Atlit Bela Diri Asal Kota Tangerang, Marcelano Indartono (14) tahun, Raphael Indartono (20) tahun, Sanmael Indartono (13) tahun, Warga Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk - Kota Tangerang. Jum'at (22/12/2023).
Putra dari Rudi Indartono (48) , Dwi Rosaini S (40). Anak dari pedagan kaki 5 yang hobby dan gemar berolahraga siap membawa nama baik Kota Tangerang di bidang bela diri.

Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
Marcelano Indartono (14) tahun, Yang memiliki hobby Berolahraga dan juga menggeluti Tekhnologi IT, dan Multimedia. Dan selalu semangat berlatih, yang setiap harinya dilaksanakan dirumah dan dilatih oleh Kakaknya sendiri Raphael, dengan peralatan seadanya.
"Latihan setiap hari sesudah pulang sekolah, Dari awal tahun 2021 sangat ulet dan tekun menggeluti latihan Wushu Sanda, dan terus semangat berlatih untuk mendapatkan hasil yang maksimal," ucapnya.
Dirinya juga Pernah mengikuti, Seleksi Atlet Kota Tangerang menuju Popda Banten Tahun 2024 dan mendapatkan Juara 1, Mengikuti Piala Walikota Cup, Wushu mendapatkan juara 3, Tingkat Kota Madya.
"Mengikuti sparing dengan berbagai lawan dan dilatih untuk bertanding dengan pelatih, dan juga di latih oleh kakanya sendiri," ungkapnya.
Sasana Rudi Camp, yang memiliki penuh arti makna dan kata. Dan akan terus berlatih dengan penuh semangat untuk membawa nama baik Kota Tangerang.

Rudi Indartono (48) Orang tua dari 3 atlet yang siap membawa nama baik Kota Tangerang di bidang bela diri mengatakan, pada masa-masa tersebut, wushu menjadi sangat populer di kalangan masyarakat umum sebagai sarana pertahanan diri dan peningkatan kesehatan serta hiburan.
"Wushu adalah seni berperang dan seni beladiri yang menggunakan metode tendangan, pukulan, bantingan, jepitan, dan menetukan fungsi seluruh bagian tubuh dalam berlatih, untuk menggerakkan potensi terpendam dari tubuh manusia, serta keterampilan dalam menggunakan senjata-senjata tradisional," pungkasnya.
Untuk menggerakkan potensi terpendam dalam tubuh manusia, serta keterampilan dalam menggunakan senjata-senjata tradisional. Senjata yang dipakai dalam pertandingan wushu seperti golok, pedang, tombak dan lain sebagainya.
"Dalam olahraga ini terdapat dua kategori yaitu Taolu dan Sanda. Jenis wushu yang lebih dikenal di Indonesia adalah Taolu.
Seperti olahraga bela diri lain, wushu diajarkan untuk melindungi diri dari berbagai tindak kejahatan," paparnya. ** (Nan)

















