- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- UMKM 5K Run Jadi Ajang Promosi Produk Olahraga Lokal dan Gaya Hidup Sehat
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
Wamen UMKM Perkuat Keterlibatan UMKM dalam Produksi Becak Listrik Ramah Lingkungan

Keterangan Gambar : Becak listrik merupakan bentuk kepedulian Presiden Prabowo dalam menyejahterakan masyarakat
MEGAPOLITANPOS.COM, Klaten - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza berupaya memperkuat keterlibatan para pengusaha UMKM dalam rantai produksi becak listrik yang memanfaatkan teknologi ramah lingkungan.
"Produksi becak listrik yang tidak menggunakan APBN ini harus terus didorong dengan melibatkan UMKM dan pabrikan lokal, sehingga Tingkat Konsumsi Dalam Negeri (TKDN) bisa menembus angka di atas 70 persen," ujar Wamen Helvi saat memberikan sambutan dalam acara Serah Terima Becak Listrik di Klaten, Jawa Tengah, Rabu (12/2).

Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- Menteri UMKM Apresiasi KURDA Bunga 0 Persen untuk Pengusaha UMKM Sragen
- Menteri Maman Siapkan Aturan Pelindungan dan Perkuatan Ekosistem Digital UMKM
- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
Selain itu, Wamen Helvi melanjutkan, becak listrik merupakan bentuk kepedulian Presiden Prabowo dalam menyejahterakan masyarakat, khususnya para penarik becak lansia yang berusia di atas 60 tahun tapi masih menggantungkan penghasilan mereka dari menarik becak.
"Presiden Prabowo berharap, becak listrik bisa meringankan beban mereka dan membantu meningkatkan produktivitas," kata Wamen Helvi.
Wamen Helvi menambahkan, becak listrik yang dibuat oleh PT LEN Industri (Persero) juga diharapkan menjadi bukti nyata kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam konteks rantai pasok UMKM.
"UMKM tidak akan berjuang sendiri, karena banyak pihak yang membantu. Salah satu yang saat ini membantu adalah PT LEN Industri sebagai salah satu BUMN," katanya.
Penyataan Wamen Helvi didukung oleh Direktur Utama PT LEN Industri Bobby Rasyidin, yang mengatakan bahwa UMKM bisa mengerjakan produk becak listrik yang masuk dalam kategori non teknologi.
"Kami membuka diri untuk bermitra dengan UMKM dalam memproduksi suku cadang atau bagian becak listrik yang non teknologi, misalnya membuat rangka, ban, dan lainnya. Dengan catatan, produk bisa mengikuti standar produksi dari PT LEN," ujar Bobby.
Bobby mengatakan, acara Serah Terima Becak Listrik di Klaten kali ini berbeda dengan acara serupa di beberapa tempat sebelumnya. Hal ini karena becak listrik yang dibagikan di Klaten lebih unggul secara teknologi karena sudah dilengkapi sensor dan aplikasi.
"Aplikasi ini berfungsi untuk memantau kesehatan pengemudinya, mengoptimalkan pendapatan pengemudi, hingga mengecek kondisi becak listrik," katanya.
Dalam acara Serah Terima Becak Listrik itu, turut hadir Sekretaris Jenderal Persatuan Becak Listrik Indonesia (PBLI) Michael Umbas, Ketua Umum PBLI Glenny Kairupan, dan Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya.
Seusai acara tersebut, Wamen Helvi menyempatkan berkunjung ke lokasi pengusaha UMKM di Juwiring, Klaten, yang fokus menggarap produksi tekstil dengan salah satu produk andalannya adalah gorden.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




.jpg)



.jpg)








