- Film \'People Pleaser\' Si Paling Gak Enakan, Siap Tayang 19 November
- Hadir di Tengah Warga, Babinsa Koramil Perkuat Keamanan, Kebersamaan Lewat Patroli Malam.
- Mendagri dan Mentan Teken SEB, Guna Sukseskan Swasembada Pangan
- Brigjen Aries Syahbudin Resmi Menjabat Kepala Korlantas Polri
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Koramil Pondok Aren Salurkan 50 Paket Sembako untuk Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Kota Tangerang.
- Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi.
- Hadiri Bayan Run 2026, Marsdya TNI Muzafar Gaungkan Semangat Olahraga dan Kebersamaan di Kaltim.
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
Kementerian UMKM bersama SMBC Indonesia Dorong Akses Pembiayaan Inklusif bagi UMKM Melalui E-Hub Financial 2025

Keterangan Gambar : Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bersama SMBC Indonesia dan berkolaborasi dengan Universitas Podomoro, mendorong akses pembiayaan inklusif bagi UMKM
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bersama SMBC Indonesia dan berkolaborasi dengan Universitas Podomoro, mendorong akses pembiayaan inklusif bagi UMKM melalui ajang Entrepreneur Hub Financial 2025, untuk memperluas akses pembiayaan wirausaha di Indonesia.
Dalam program ini, SMBC Indonesia tidak hanya berperan sebagai penyedia pembiayaan, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam menyusun modul pelatihan, memberikan pembekalan keuangan, serta melakukan asesmen kelayakan usaha secara menyeluruh. Inisiatif ini sejalan dengan fokus SMBC Indonesia pada pengembangan sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Siti Azizah, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI mengungkapkan pada kata sambutannya di Universitas Podomoro Jakarta, Rabu, (28/5), ”Entrepreneur Hub Finance Jakarta Raya 2025 bukan hanya ruang pertemuan. Ini adalah platform kolaborasi. Tempat di mana, UMKM bisa langsung terhubung dengan lembaga pembiayaan, Diperkuat dengan pendampingan dari coach, mentor berpengalaman dan Dukungan akademik dari kampus serta Dibesarkan oleh komunitas yang aktif dan berdampak.”
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Perpres Ojol Baru Atur Kemitraan, Tarif hingga Perlindungan Sosial Pengemudi
- Kementerian UMKM Ajak ASN Gemar Belanja Produk Lokal, 11 Jenama Eksportir Ikut Bazar
Purnomo B. Soetadi, Head of Retail Lending Business SMBC Indonesia mengatakan, "Sebagai bentuk komitmen SMBC Indonesia untuk mendukung agenda strategis nasional terkait peningkatan rasio wirausaha, kami memahami bahwa UMKM merupakan salah satu pilar penting bagi perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang apik dari semua pihak dalam ekosistem kewirausahaan; sebagaimana yang Kementerian UMKM Republik Indonesia, SMBC Indonesia, dan Universitas Agung Podomoro canangkan pada hari ini."
Bacellius Ruru, Rektor Universitas Agung Podomoro mengungkapkan, “Sebagai institusi pendidikan yang berbasis pada kewirausahaan, Universitas Agung Podomoro menjalin kemitraan strategis dengan Kementerian UMKM dalam upaya mempercepat pertumbuhan rasio wirausaha di Indonesia. Universitas Agung Podomoro meneguhkan posisinya sebagai Home of CEOs and Leaders di Indonesia melalui komitmen untuk mencetak pemimpin visioner dan wirausahawan tangguh yang mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan bangsa."
Melalui Entrepreneur Hub Financial 2025, sejumlah wirausaha terkurasi dari wilayah Jabodetabek akan dibekali pelatihan literasi keuangan, penyusunan rencana bisnis, serta pendampingan intensif oleh tim dari SMBC Indonesia dan Universitas Agung Podomoro. Tujuan dari kegiatan ini adalah mencetak pelaku wirausaha yang bankable dan memiliki prospek usaha yang berkelanjutan. Proses ini diharapkan menjadi jembatan yang efektif antara dunia usaha kecil dan lembaga keuangan.
“Kami sangat mengapresiasi peran aktif SMBC Indonesia dalam program ini, yang mencerminkan pendekatan kolaboratif oleh sektor perbankan dalam menghadapi tantangan pembiayaan UMKM yang selama ini terbentur minimnya literasi keuangan, ketidaksiapan dokumen persyaratan, hingga keterbatasan pemahaman soal skema pembiayaan alternatif,” tambah Siti Azizah, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI
Program ini diharapkan menjadi model sinergi yang berkelanjutan antar pemangku kepentingan seperti pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan akademisi, demi menguatkan ekosistem kewirausahaan secara keseluruhan. Program ini juga menjadi salah satu pembuktian bahwa institusi keuangan seperti SMBC Indonesia tidak hanya menambil peran sebagai pemberi dana semata, namun juga berperan aktif sebagai mitra pemberdaya bagi wirausaha Indonesia.
“Rangkaian program yang kami mulai hari ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas wirausaha para pelaku UMKM, sehingga nantinya dapat membantu mereka untuk mempermudah akses pembiayaan untuk pengembangan usahanya. Kami berharap, upaya yang kami lakukan bersama para UMKM yang ini nantinya dapat turut memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di Indonesia,” tutup Purnomo.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)
.jpg)
.jpg)












