Mendagri dan Mentan Teken SEB, Guna Sukseskan Swasembada Pangan
SEB Mendagri dan Mentan

By Anton 12 Okt 2026, 21:41:41 WIB Megapolitan
Mendagri dan Mentan Teken SEB, Guna Sukseskan Swasembada Pangan

Keterangan Gambar : Mendagri M.Tito Karnavian dan Mentan Andi Amran Sulaiman melakukan penandatanganan Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Pengelolaan Sarana Prasarana, serta Ketenagaan Penyuluhan Pertanian.(Ist)


MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Mentan Andi Amran Sulaiman melakukan penandatanganan Surat Edaran Bersama (SEB), di Gedung Sasanan Bhakti Praja (SBP), Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (12/10/2026).

SEB tersebut terkait Pengelolaan Sarana Prasarana, serta Ketenagaan Penyuluhan Pertanian dalam rangka Swasembada Pangan Berkelanjutan.

Mendagri Tito dalam kesempatan itu meminta pemerintah daerah (Pemda) menyukseskan swasembada pangan dengan mendukung penyuluhan pertanian ke masyarakat. Sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo, swasembada pangan membutuhkan peran penyuluh pertanian yang merupakan garda terdepan di lapangan.

Baca Lainnya :

Posisi mereka kini langsung di bawah naungan Kementerian Pertanian berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 tahun 2025 tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian dalam Rangka Percepatan Swasembada Pangan.

"Persoalannya adalah beliau (Menteri Pertanian) memerlukan pasukan di lapangan. Jadi selama ini beliau bekerja sama dengan PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan)," ujar Mendagri kepada awak media.

Lanjut Mendagri mengungkapkan, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) menjadi wadah para penyuluh untuk menjalankan tugasnya di tingkat kecamatan. Karenanya, ia meminta kepala daerah untuk turut membantu operasional BPP dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), anggaran Transfer ke Daerah (TKD), atau mekanisme penganggaran lain. 

Mendagri mengatakan, BPP yang rusak juga akan diperbaiki oleh Kementerian Pertanian. Melalui sinergi tersebut, ia berharap kebijakan swasembada di tingkat pusat bisa terlaksana dengan baik di lapangan. 

"Kami kira, kita mem-backup sepenuhnya pada Bapak Menteri Pertanian," tegasnya. 

Sementara itu, Mentan Andi Amran Sulaiman menjabarkan, berdasarkan data Kementerian Pertanian per 9 Oktober 2026, terdapat 37.237 penyuluh pertanian di seluruh Indonesia. Dalam menjalankan tugasnya, mereka memanfaatkan 5.836 unit BPP yang tersebar di berbagai daerah. 

Ia memastikan jajarannya siap memperbaiki BPP yang rusak agar bisa dioptimalkan.

"Kami langsung refocusing anggaran biaya tahun ini. Kalau bisa dua bulan selesai yang tadi rusak berat, kita perbaiki. Kemudian Insyaallah tahun depan sudah selesai semuanya. Ini (BPP) untuk tempatnya PPL bernaung," ujar Mentan. 

Dalam kesempatan ini, Mentan mengapresiasi konsistensi upaya Mendagri untuk menstabilkan harga pangan di berbagai daerah. "Terima kasih Pak Mendagri, Profesor Tito. Beliau Bapak inflasi Indonesia yang menstabilkan harga sepanjang jabatan beliau, selama beliau menjabat sampai hari ini," tutupnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional Andriko Noto Susanto, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, serta pihak terkait lainnya.(***)




  • Mendagri dan Mentan Teken SEB, Guna Sukseskan Swasembada Pangan

    🕔21:41:41, 12 Okt 2026
  • Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!

    🕔11:34:24, 11 Okt 2026
  • Pansus CSR DPRD DKI Apresiasi Program CSR Biodigester Sampah Organik Komunal Bank Jakarta, Ubah Sampah Jadi Energi Biogas

    🕔16:00:15, 05 Okt 2026
  • Wali Kota Jakpus Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Tekankan Pentingnya Akurasi dan Kompetensi Wartawan

    🕔12:55:48, 05 Okt 2026
  • Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat

    🕔21:36:41, 02 Okt 2026