- Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei.
- Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari.
- Kaskogabwilhan II Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Menjaga Nilai-Nilai Pancasila.
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Jaga NKRI.
- Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Depok Berlangsung Khidmat, Ini Pesan Supian Suri
- Pemprov DKI Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Pramono Ajak ASN Jaga Keberagaman
- Babak Baru DPRD Majalengka, Sandi Fahmi Resmi Jadi Wakil Rakyat
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Non-KUR melalui SHAT
Wakil Walikota : Lingkungan bersih dan hijau menjadikan pemukiman terkesan elit

Wakil Walikota Tangerang H. Arief R. Wismansyah mengajak masyarakat
untuk mencintai dan merawat lingkungan sehingga dapat terhindar dari
dampak negatif akibat lingkungan yang kurang tertata dengan baik.
Contohnya dampak dari membuang sampah sembarangan yang dapat
mengakibatkan timbulnya banjir. Oleh karena itu, seluruh masyarakat
diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan. “Ayo berbuat baik pada
lingkungan. Jaga lingkungan kita agar selalu bersih dan sehat,” papar
Wakil Walikota saat Sosialisasi dan Penyuluhan tentang Program
Lingkungan Bersih dan Pengelolaan Sampah yang digelar Dinas Kebersihan
dan Pertamanan Kota Tangerang di Aula Kelurahan Keroncong, Kecamatan
Jatiuwung, Kota Tangerang, Selasa (22/01).
Wakil Walikota
menekankan pentingnya merawat lingkungan karena jika lingkungan
dibiarkan kotor dapat menimbulkan saluran drainase yang kurang lancar
sehingga arus air akan tersumbat dan terjadi genangan bahkan menjadi
salah satu penyebab banjir. “Kita punya kewajiban merawat lingkungan,”
ucapnya sambil menambahkan Pemkot Tangerang sejauh ini terus berupaya
melakukan program-program untuk mengurangi titik banjir. Diantaranya
program penurapan dan pengerukan kali, pembangunan drainase dengan
resapan, Biopori, program 1000 bank sampah serta program lainnya yang
mendukung upaya Pemkot dalam menciptakan lingkungan yang bersih, hijau,
sehat serta bebas dari banjir.
Wakil Walikota mencontohkan
beberapa wilayah lingkungan yang sudah menjalankan program lingkungan.
Seperti program 1000 bank sampah, komposting, kampung hijau, dimana
mereka sangat menikmati dampak positif dari program tersebut. “Selain
lingkungan jadi bersih dan nyaman, berkat program-program tersebut
lingkungan jadi kelihatan elit dan nilai jualnya jadi tinggi,” imbuhnya
sambil menyebutkan beberapa wilayah yang sudah berhasil mengelola
lingkungan diantaranya Bugel Mas Indah, Kompleks Perumahan Alam Permai
di Kelurahan Cipondoh Indah, yang dijadikan sebagai percontohan kampung
hijau dengan melibatkan semua penghuni sehingga lingkungan sekitar
menjadi tertata rapi.













