- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- Kompetitif di 4 Putaran Awal, Tim HRI Target Raih Gelar Juara Nasional Akhir Pekan Ini di Mandalika
- Jaga Stabilitas Keamanan, Babinsa Koramil Ciledug Dan Pondok Aren Patroli Malam Bersama Komduk.
- Mediasi Dugaan Limbah Greenfields Memanas, kenapa Pejabat Masih Baru Akan Turun ke Lokasi.
- Pemkab Barut Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal dan Cegah Stunting Lewat Lomba Cipta Menu B2SA
- Ketua TP-PKK Barito Utara Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Stunting melalui Pangan B2SA
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Asthara Skyfront City Rampungkan Dua Show Unit Terbaru Allurea Type E.
- Tokoh Masyarakat Lahei Minta Keselamatan Warga Jadi Prioritas dalam Persoalan Jalan Hauling
- Dandim 0510/Tigaraksa Dukung Ketahanan Pangan, Panen Padi Sawah dan Pemberian Bantuan Sarana Pertanian
Wakil Ketua DPRD Kab Blitar, Ratna Dewi Nirwana Minta BPJS Perbaiki Kinerja Terkait Layanan BPJS Kesehatan

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Hj. Ratna Dewi Nirwana Sari, S.S., S.H., M.Kn,
MEGAPOLITANPOS.COM Blitar – Santer berita miring terkait dugaan ketidak keterbukaan managemen BPJS Kesehatan, DPRD Kabupaten Blitar undang para pihak terkait bersama komisi yang membidangi untuk dilakukan klarifikasi. Senin, (10/02/2025)
Terkait hal tersebut dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Hj. Ratna Dewi Nirwana Sari, S.S., S.H., M.Kn, mendorong perbaikan layanan BPJS Kesehatan dalam rapat bersama pihak BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan dan pihak terkait.
"Kami dari lembaga Legeslatif menyoroti berbagai kendala yang masih dialami masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan, mulai dari perbedaan pemahaman regulasi hingga kualitas pelayanan di lapangan banyak persoalan," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
Menurut Ratna Dewi yang juga dari lartai Gerindra ini, masih banyak kasus di mana pasien harus pulang meskipun belum sembuh dan harus mengantre ulang jika ingin berobat kembali.
“Regulasi sebenarnya tidak seperti itu, tetapi di lapangan pelaksanaannya berbeda. Ini menunjukkan masih ada kendala dalam pemahaman dan penerapan aturan,” ujarnya usai memimpin rapat.
Lebih jauh Ratna juga mengkritisi pentingnya peningkatan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan, terutama di rumah sakit negeri dan puskesmas.
“Era digitalisasi seharusnya membawa kemudahan bagi masyarakat. Namun, jika kualitas pelayanan masih belum optimal, maka perlu ada pembenahan,” tambahnya.
Ratna Dewi juga menekankan perlunya sosialisasi yang lebih baik kepada masyarakat mengenai prosedur BPJS Kesehatan, termasuk pentingnya rujukan dari dokter sebelum ke rumah sakit. “Banyak masyarakat yang belum memahami alur layanan BPJS, sehingga perlu ada edukasi lebih lanjut,” katanya.
DPRD Kabupaten Blitar berencana menggelar pembahasan lebih lanjut bersama Komisi 4 untuk mencari solusi yang lebih konkret, baik dalam peningkatan pelayanan maupun penyelarasan regulasi agar masyarakat dapat merasakan manfaat layanan kesehatan yang lebih baik.

Sementara itu, Humas BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kediri, Anggun Laily menegaskan, pihaknya akan menindak lanjuti sejumlah keluhan dari masyarakat dan akan meningkatkan sosialisasi terkait regulasi dan pelayanan.
"Kami sangat terbuka terhadap berbagai keluhan dari masyarakat dan kami pasti menindak lanjutinya. Sosialisasi tentang regulasi juga akan kami gencarkan, agar pelayanan kesehatan juga terus meningkat," imbuhnya.
Pada kesempatan itu juga dihadiri oleh Direktur Rumah Sakit Ngudiwaluyo Wlingi dr Endah Woro Utami dan juga kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dr Christin. ** (za/mp)


.jpg)


.jpg)




.jpg)




