- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Hasil Sinergi, Maryono: Wujudkan Pemerataan & Infrastruktur Kian Dekat Warga .
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sidak Proyek Joko Pangon Ini Catatan Komisi III DPRD Kota Blitar.
- Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya.
- KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel
Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
.jpg)
Keterangan Gambar : Pembangunan Eco Park Joko Pangon di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, yang diproyeksikan menjadi destinasi wisata edukasi sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM dan perekonomian masyarakat.
MEGAPOLITANPOS.COM - Blitar - Pemerintah Kota Blitar terus menggenjot pembangunan sektor pariwisata buatan. Salah satunya melalui pembangunan "Taman Eco Park Joko Pangon" yang berlokasi di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, dengan pagu anggaran 2026 sebesar 3,8 Miliar dari APBD Kota Blitar.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar Ir. Jajuk Indihartati mengemukakan mengenai kegiatan dan Pembangunan Eco Park ini bukan sekadar proyek taman biasa. Ada tujuan besar di baliknya yakni meningkatkan PAD Kota Blitar, Eco Park Joko Pangon diproyeksikan menjadi ikon wisata baru dan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Kota Blitar dikenal sebagai kota jasa, perdagangan, dan pariwisata, sehingga pengelolaan wisata buatan harus dimaksimalkan," ujarnya
Baca Lainnya :
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Sidak Proyek Joko Pangon Ini Catatan Komisi III DPRD Kota Blitar.
- Kementerian UMKM Integrasikan SAPA UMKM dengan InaExport untuk Perkuat Ekspor
- Alhamdulilah Elim Tyu Samba Nahkodai KONI Kota Blitar Gema Olah Raga Semakin Menggelegar.
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
Pembangunan wahana joko Pangon Eco Park secara bertahab masuk dalam dua kali penganggaran APBD II kota Blitar 2024 dan 2026.
Proyek Joko Pangon memiliki nilai kontrak sekitar Rp3,078 miliar setelah proses lelang, dari nilai HPS sekitar Rp3,8 miliar. Pekerjaan ditargetkan rampung pada 2 Desember mendatang.
Jajuk juga menyampaikan Eco Park Joko Pangon Kelurahan Gedog Kecamatan Sananwetan sebagai wahana baru destinasi wisata yang baru dan juga sebagai ruang edukasi kawasan yang dekat dengan Situs Candi Gedog peninggalan Majapahit.
"Ini akan dikonsep sebagai wisata edukasi, outbound, camping ground, dan taman bermain keluarga. Hal ini sejalan dengan konsep pengembangan wisata non-alam di Kota Blitar" terangnya.
Dampak lain adanya pembangunan ini masih ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar adalah Penyerapan Tenaga Kerja & UMKM
Dengan beroperasinya Eco Park Joko Pangon, Pemkot menargetkan akan tumbuh sentra UMKM, lapangan kerja baru bagi warga Gedog, serta menjadi jujukan wisatawan lokal maupun luar daerah.
Kondisi kemajian fisik pembangunan Eco Park Joko Pangon Pekerjaan Pembesian Tahap Struktur
Saat ini progres pekerjaan memasuki tahap pekerjaan pembesian dan struktur. Seluruh material wajib uji laboratorium, mulai dari uji besi tulangan hingga uji mutu beton K-250/K-300 untuk menjamin kualitas bangunan sesuai spektek SNI.
" Kami sangat sangat berterimakasih saran dan. Masukan Komisi III DPRD Kota Blitar, kami akan bekerja maksimal dalam melakukan pengawasan di lapangan bersama tim tehnis, agar progres pekerjaan berjalan dengan baik dan tidak berdampak hukum," Pungkasnya. ( za/mp )






.jpg)






