- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
- 35 Siswa SMAN 14 Jakarta Ikuti Sosialisasi Robotika untuk Negeri dari PRSI
- Hadir Pada RKPD 2027, Waket I DPRD Tegaskan Pentingnya Sinergi Antara Eksekutif dan Legislatif
- Forum Perangkat Daerah RKPD 2027 Resmi Dibuka, Tekankan Sinergi dan Efektivitas Program
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- Menkop Dorong Polri Perkuat Sinergi Sukseskan Kopdes Merah Putih
- Presiden Anugrahkan Bintang Jasa hingga Satyalancana Wira Karya kepada Penggerak MBG dan Rantai Pasok SPPG Polri
- MI Al-Furqon Menggelar Kegiatan Tarhib Ramadhan Tahun 1447 H
- HPN 2026 dan HUT PWI ke 80 : Adityawarman Adil Apresiasi Peluncuran Ambulans PWI Kota Bogor
- Tarhib RamadhanTPA Arrahman Kalibata, Pawai Bareng Orangtua Santri
Viral : Rumah Makan di Kota Tanggerang, Tawarkan Menu Gratis Jadi Perhatian Warga

Keterangan Gambar : Usaha warteg di Kota Tangerang, tepatnya di Jalan A Damyati Sukasari yang menawarkan makan gratis bagi pelanggan yang berkunjung
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Rumah makan yang telah dikenal oleh masyarakat, Warteg (Warung Tegal) kesannya hanya ada di Tegal. Kenyataannya tidak, karena banyak pengusaha tertarik untuk membuka usaha tersebut dimana mana khususnya di Indonesia.
Ada yang berbeda dengan usaha warteg di Kota Tangerang, tepatnya di Jalan A Damyati Sukasari yang menawarkan makan gratis bagi pelanggan yang berkunjung pada hari jumat. Langkah tersebut menjadi viral karena niat dalam berbagi kesesama dan terhitung mampu menyiapkan hingga 500 porsi makanan.

Baca Lainnya :
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Pembangunan Flyover Sudirman dan Batuceper Solusi Mengatasi Kemacetan
- DPRD Kota Tangerang Dukung Program Isbat Nikah Pemkot untuk Perkuat Perlindungan Keluarga
Basit sebagai wakil dari pemilik warteg menjelaskan, "Sekarang di beri, besok memberi" itulah slogannya. Alasan membuka makanan gratis ini bukan hanya sekedar konten.
Menurutnya, diketaui olehnya bahwa kalau kata dari mas Richard Theodore sendiri dia tidak ingin semua orang kelaparan sejak hari ini. Karena itulah dibuka rumah makan gratis pada 16 November 2023.
"Meski rumah makan gratis, menu yang tersedia bukan ala kadarnya begitu juga fasilitas tempatnya. Dapat terlihat, kondisi bangunan rapi dan terdapat televisi serta tanaman di sudutnya yang membuat bangunan itu lebih berwarna dan sejuk," jelasnya.

Basri menambahkan, area luar semisal tempat parkir luas dan siap bagi pengunjung yang membawa kendaraan baik R2 maupun R4.
"Visi kami adalah bertujuan ingin agar masyarakat tidak merasa kelaparan lagi, dan misinya adalah kita terus konsisten setiap hari untuk membantu masyarakat yang ingin makan secara gratis untuk semua kalangan baik dari yang bawah sampai kelas atas," terang, Basit.
Ditegaskan kembali bahwa, siapa saja boleh makan di tempat ini. Tidak ada syarat tertentu dan tidak membedakan kelas bawah maupun kelas atas, pelayanan yang kami berikan semua sama.
Terlihat, tampak rumah makan tersebut ramai oleh pengunjung yakni warga disekitar. Kebanyakan adalah anak pelajar sekolah juga mahasiswa saat waktu buka pukul 11.00 siang sampai sehabisnya makanan dan untuk liburnya di hari minggu saja.

Dikesempatan itu, masyarakat sekitar berpendapat bahwa konten yang viral tersebut mendapat lebih dari 13,8 ribu tanda suka dan komentar beragam dari warganet.
"Jika setiap wilayah ada rumah makan gratis, berkah InsyaAllah negeri ini," kata salah satu warganet yang mengomentari.
Disambung dengan ucapan alhamdulilah berkah dan jadi bisa menghemat biaya kebutuhan sehari-hari," komentar warga menanggapi.
Warga lainnya turut merespon, dengan adanya Rumah Makan Gratis ini sangat membantu ekonomi saya sehari-harinya. ** (Nauthiyah Alsyafiandra dan Ahmad Chaidir)

















