Breaking News
- Karhutla Melanda Barito Utara, Shalahuddin, Felix Turun Langsung Lapangan
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
- Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Pembinaan Mental untuk Perkuat Ketahanan Personel.
- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
Ustad Muchlis As'ad: Jika Wuquf Jatuh Pada Hari Jumat, Hari Nahr atau Idul Adha Hari Sabtu 9 Juli 20

MEGAPOLITANPOS.COM: Ustad Muchlis As'ad mengatakan untuk menentukan hari Raya Idul Adha tahun ini, mengacu pada pelaksanaan rukun hajinya, wuquf merupakan rukun haji, jika wuquf jatuh pada hari jumat, hari Sabtunya sudah masuk pada tanggal 10 Dzulhijjah, sehingga hari nahr atau Idul Adha jatuh pada hari Sabtu bertepatan dengan tanggal 9 Juli 2022. Hal tersebut dikatakan oleh ustad Muchlis saat sedang mengajar dan mengkaji Kitab Bahjatul Wasail pada hari Ahad, 03/07/2022 di Mushollah Nursyafiudin RT 007/08 Kelurahan kalibata Kota administrasi Jakarta Selatan. "Kalo mengacu pada kitab Bahjatul Wasail, sudah sangat jelas wuquf merupakan rukun haji yang pelaksanaannya di hari ke 9 dari bulan Dzulhijjah, dan kita sudah dengar pelaksanaan wuquf pemerintah arab saudi pada hari Jumat, sehingga otomatis hari Sabtunya kita lebaran Idul Adha" ungkap Ustad muchlis Dalam kitab Bahjatul Wasail karangan Syech An Nawawi, halaman 43 tentang Haji dikatakan bahwa Wuquf adalah rukun haji, mereka yang beribadah haji wajib hadir di satu bagian tanah arofah walaupun sebentar,sedang permulaan waktu pelaksanaan wuquf dimulai dari tergelincirnya matahari di hari ke- 9 dari bulan Dzulhijjah dan terus berlangsung hingga fajar dari hari raya qurban yaitu hari ke 10 bulan Dzulhijjah Jika masyarakat ingin mengikuti pemerintah silahkan saja, kan yang bertanggung jawab pemerintah yang diwakili oleh kementerian agama melalui sidang itsbat, namun jika mau ikut Muhammadiyah itu juga benar. " Kalo di tanya nte ikut Muhammadiyah, bilang aja Iye.. kite ikut Muhammadiyah " pungkas Ustad Muchlis sambil tersenyum.


.jpg)













