- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
Usai Revitalisasi SDN Babakan 1, Jam Masuk Siswa Menjadi Pagi Hari

Keterangan Gambar : Usai Revitalisasi SDN Babakan 1, Jam Masuk Siswa Menjadi Pagi Hari
MEGAPOLITANPOS.COM, Tangsel-Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) telah merevitalisasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Babakan 1, Kecamatan Setu. Kini, kegiatan belajar mengajar menjadi satu waktu, yakni di pagi hari.
Salah satu tenaga pengajar SDN Babakan 1, Ayu mengucapkan terimakasih atas revitalisasi oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan karena berdampak positif dalam kegiatan belajar mengajar. Sebelumnya, kegiatan mengajar dilakukan pagi dan siang hari disebabkan oleh kurangnya ruangan kelas.
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat

”Alhamdulillah, pembangunan sekolah telah selesai. Jumlah ruangan kelas dan sarana prasarana bertambah,” terangnya saat ditemui di SDN Babakan 1, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, beberapa waktu yang lalu.
”Sekarang, para siswa dan tenaga pengajar sekolah beraktivitas di pagi hari. Sebelumnya, aktivitas dibagi dua waktu yaitu pagi dan siang hari. Sebab, ruangan kelas hanya ada 12 dan sekarang usai dibangun bertambah menjadi 24,” imbuhnya.
Diketahui, revitalisasi dilakukan untuk meningkatkan sarana dan prasarana sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Peningkatan ruangan dan fasilitas sekolah bertujuan untuk mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang layak dan berkualitas, sesuai dengan visi dan misi Walikota Tangerang Selatan.
Sementara, Sekretaris DCKTR Hadi Widodo mengatakan revitalisasi dilakukan bertahap sejak tahun 2023, pembangunan dimulai dengan peningkatan struktur bangunan menjadi tiga lantai, lantai dasar terdiri dari ruangan guru, uks, rapat, kepala sekolah, kelas, toilet, mushola, gudang dan selasar. Lantai dua, kelas, toilet dan selasar. Dan lantai tiga kelas, toilet, gudang dan selasar. Total luas bangunan setelah ditingkatkan mejadi 1500 meter persegi dengan luas tanah 891 meter persegi. ” Untuk struktur bangunan sudah selesai dan sekarang telah ditempati untuk proses belajar mengajar,” katanya.
”Dan tahun ini, dilanjutkan pembangunan lapangan dan pagar,” tandasnya.(**)












1.jpg)




